PBB Murka! Trump Serang Iran, Dunia Deg-Degan Tunggu Balasan

- Penulis

Minggu, 1 Maret 2026 - 08:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepulan asap tebal pas serangan bom di pusat kota Teheran, Iran. (Foto: istimewa)

Kepulan asap tebal pas serangan bom di pusat kota Teheran, Iran. (Foto: istimewa)

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Dunia kembali panas. Kali ini bukan sekadar perang kata-kata, tapi hujan rudal sungguhan. Kepala HAM PBB, Volker Türk, langsung angkat suara keras mengecam serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran.

Dalam pernyataan pedasnya, Türk menilai aksi militer tersebut hanya akan berujung pada satu hal: korban sipil berjatuhan.

“Seperti biasa, dalam setiap konflik bersenjata, warga sipil yang membayar harga tertinggi,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mendesak semua pihak untuk menahan diri dan kembali ke meja perundingan sebelum situasi berubah jadi bencana kemanusiaan global.

Trump Gas Pol! “Kebal atau Mati!”

Baca Juga :  Tumpah-Ruah, 13 Ribu Umat Muslim Rusia Ikuti Buka Bersama

Drama makin panas setelah Presiden AS, Donald Trump, mengumumkan serangan militer “masif” ke Republik Islam Iran.

Tak tanggung-tanggung, Trump melayangkan ultimatum keras kepada militer Iran, khususnya Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), pasukan elite yang berada langsung di bawah komando Ali Khamenei.

“Letakkan senjata kalian dan dapatkan kekebalan penuh, atau hadapi kematian yang pasti!” tegas Trump.

Kalimat itu bukan sekadar retorika. Laporan terbaru memastikan serangan udara dan rudal sudah diluncurkan.

Teheran Berguncang, Asap Hitam Membubung

Ledakan besar dilaporkan mengguncang ibu kota Teheran, dengan kepulan asap hitam terlihat di dekat instalasi militer. Kota-kota besar lain seperti Isfahan dan Shiraz juga dilaporkan terdampak.

Baca Juga :  Ribuan Migran Serbu Ceuta! Spanyol Turunkan Militer, Maroko Semprot Massa Pakai Meriam Air

Sistem pertahanan udara Iran bekerja keras mencegat proyektil yang masuk. Tapi situasi di lapangan disebut sangat mencekam.

Tak tinggal diam, Iran disebut meluncurkan serangan balasan ke pangkalan militer AS di Bahrain, Uni Emirat Arab, dan Oman.

Konflik yang awalnya regional kini berpotensi melebar jadi krisis global.

Di tengah saling serang, PBB memperingatkan: jika tak segera dihentikan, yang hancur bukan cuma infrastruktur — tapi masa depan jutaan warga sipil.

Pertanyaannya sekarang: ini awal Perang Besar berikutnya, atau masih ada ruang untuk damai? (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Netanyahu Naik Podium, Delegasi Indonesia Pilih Walk Out dari Sidang PBB
BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!
International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas
GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029
Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?
Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia
EEF-2026: Kehadiran Internasional Tunjukkan Pergeseran Ekonomi Global, Barat Tak Lagi Sentral
Iran Tebar Ranjau Lagi di Selat Hormuz, Perang dengan AS Makin Memanas
Berita ini 12 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 07:49 WIB

Netanyahu Naik Podium, Delegasi Indonesia Pilih Walk Out dari Sidang PBB

Senin, 21 September 2026 - 22:09 WIB

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Minggu, 20 September 2026 - 08:36 WIB

International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas

Minggu, 20 September 2026 - 08:25 WIB

GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029

Sabtu, 12 September 2026 - 12:14 WIB

Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?

Berita Terbaru

KABAR NUSANTARA

Madas Sedarah Soroti BPH Migas, Pertanyakan Ruang Suara DEM Madura

Selasa, 29 Sep 2026 - 10:03 WIB

Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim. (Gambar: Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

KABAR NUSANTARA

Vonis Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun, Ini yang Berubah

Minggu, 27 Sep 2026 - 11:44 WIB