Bukan Main! Rusia Bidik Indonesia Jadi Pasar Utama Gandum hingga 2036

SUARAMUDA.NET, MOSKOW — Wilayah Rostov Oblast, Rusia, tancap gas memperluas pasar ekspor hingga 2036. Fokusnya jelas, yakni memperkuat kerja sama dagang dengan negara-negara Asia Pasifik. Dan, Indonesia masuk radar utama.

Komitmen ini ditegaskan dalam pertemuan resmi yang dipimpin Wakil Gubernur Pertama Rostov Oblast, Alexey Gospodarev. Dalam data perdagangan terbaru, Indonesia tercatat sebagai salah satu mitra dagang strategis Rostov on Don—status yang dinilai punya potensi besar untuk terus dikembangkan.

Pakar hubungan Rusia–Indonesia dari ANO Center for Mediastrategi, Amy Maulana, menilai wilayah selatan Rusia, khususnya Rostov on Don, punya peluang emas sebagai pemasok komoditas biji-bijian ke Indonesia.

“Kebutuhan impor gandum Indonesia sangat besar, rata-rata mencapai 10–11 juta ton per tahun. Belum lagi ketumbar, yang tingkat konsumsinya juga tinggi,” ujar Amy.

Menurutnya, impor ketumbar dari Rusia dilakukan untuk menutup kekurangan produksi dalam negeri, menjaga stabilitas harga, serta memenuhi kebutuhan industri makanan dan farmasi.

Amy yang sudah beberapa kali menjembatani pengusaha Indonesia–Rusia optimistis, kerja sama di sektor ini bakal terus tumbuh.

Bukan tanpa alasan. Dalam beberapa tahun terakhir, Rostov Oblast konsisten jadi pemimpin ekspor di Distrik Federal Selatan Rusia. Sepanjang sembilan bulan pertama 2025 saja, wilayah ini telah melakukan transaksi perdagangan dengan 140 negara.

Daftar mitra ekspornya pun bergengsi antara lain Turki, Tiongkok, Indonesia, Mesir, Hong Kong, hingga Belarusia. Komoditas unggulannya meliputi produk makanan (termasuk biji-bijian), mesin, logam, dan produk kimia.

Melihat besarnya peluang pasar Asia, pemerintah Rostov menegaskan langkah ekspansif ke depan.

“Kami akan fokus mengembangkan hubungan dengan negara-negara Afrika dan Asia Pasifik,” tegas Alexey Gospodarev dalam pernyataan resminya di portal donland.ru.

Sebagai bentuk dukungan konkret, pemerintah setempat akan mengoptimalkan peran Pusat Ekspor Rusia serta ANO Pusat Koordinasi Dukungan UMKM Berorientasi Ekspor di Rostov on Don.

Tak ketinggalan, berbagai agenda ekonomi internasional juga disiapkan untuk mempertemukan pelaku usaha lintas negara.

Indonesia siap panen peluang, Rusia siap suplai—kolaborasi pangan lintas benua ini makin menjanjikan. (Red)

 

Redaksi Suara Muda, Saatnya Semangat Kita, Spirit Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like