Bukan Main! Rusia Bidik Indonesia Jadi Pasar Utama Gandum hingga 2036

- Penulis

Selasa, 27 Januari 2026 - 07:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, MOSKOW — Wilayah Rostov Oblast, Rusia, tancap gas memperluas pasar ekspor hingga 2036. Fokusnya jelas, yakni memperkuat kerja sama dagang dengan negara-negara Asia Pasifik. Dan, Indonesia masuk radar utama.

Komitmen ini ditegaskan dalam pertemuan resmi yang dipimpin Wakil Gubernur Pertama Rostov Oblast, Alexey Gospodarev. Dalam data perdagangan terbaru, Indonesia tercatat sebagai salah satu mitra dagang strategis Rostov on Don—status yang dinilai punya potensi besar untuk terus dikembangkan.

Pakar hubungan Rusia–Indonesia dari ANO Center for Mediastrategi, Amy Maulana, menilai wilayah selatan Rusia, khususnya Rostov on Don, punya peluang emas sebagai pemasok komoditas biji-bijian ke Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kebutuhan impor gandum Indonesia sangat besar, rata-rata mencapai 10–11 juta ton per tahun. Belum lagi ketumbar, yang tingkat konsumsinya juga tinggi,” ujar Amy.

Baca Juga :  UMKM Indonesia Ekspansi ke Pasar Rusia, Didorong oleh Trade Expo Indonesia ke-40

Menurutnya, impor ketumbar dari Rusia dilakukan untuk menutup kekurangan produksi dalam negeri, menjaga stabilitas harga, serta memenuhi kebutuhan industri makanan dan farmasi.

Amy yang sudah beberapa kali menjembatani pengusaha Indonesia–Rusia optimistis, kerja sama di sektor ini bakal terus tumbuh.

Bukan tanpa alasan. Dalam beberapa tahun terakhir, Rostov Oblast konsisten jadi pemimpin ekspor di Distrik Federal Selatan Rusia. Sepanjang sembilan bulan pertama 2025 saja, wilayah ini telah melakukan transaksi perdagangan dengan 140 negara.

Daftar mitra ekspornya pun bergengsi antara lain Turki, Tiongkok, Indonesia, Mesir, Hong Kong, hingga Belarusia. Komoditas unggulannya meliputi produk makanan (termasuk biji-bijian), mesin, logam, dan produk kimia.

Baca Juga :  Peringati 75 Tahun Diplomasi Indonesia-Tiongkok, PCINU Tiongkok Bedah Strategi Hadapi Ketegangan Perdagangan Global

Melihat besarnya peluang pasar Asia, pemerintah Rostov menegaskan langkah ekspansif ke depan.

“Kami akan fokus mengembangkan hubungan dengan negara-negara Afrika dan Asia Pasifik,” tegas Alexey Gospodarev dalam pernyataan resminya di portal donland.ru.

Sebagai bentuk dukungan konkret, pemerintah setempat akan mengoptimalkan peran Pusat Ekspor Rusia serta ANO Pusat Koordinasi Dukungan UMKM Berorientasi Ekspor di Rostov on Don.

Tak ketinggalan, berbagai agenda ekonomi internasional juga disiapkan untuk mempertemukan pelaku usaha lintas negara.

Indonesia siap panen peluang, Rusia siap suplai—kolaborasi pangan lintas benua ini makin menjanjikan. (Red)

 

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Selamat! Akhirnya Spanyol Juara!
Ambisi Inggris di Arktika: Tantangan dari Skotlandia dan Risiko bagi Skandinavia
Wow! China Resmi Tanam Chip Otak Komersial Pertama di Dunia, Siap Saingi Neuralink Elon Musk?
Indonesia dan Armenia Perkuat Kemitraan Industri di Tengah Peringatan 34 Tahun Hubungan Diplomatik
Arktik sebagai Medan Perang Baru: Ketika Isu Lingkungan Jadi Alat Geopolitik
Menperin RI Gelar Rangkaian Pertemuan Bilateral di INNOPROM 2026 dengan Armenia, Belarus, Kazakhstan, Kyrgyzstan, dan Tatarstan
Kerennya China! Sudah Tanam 66 Miliar Pohon, Pertumbuhannya Malah Ngebut Kalahkan Hutan Alami
PM India Narendra Modi Sambangi Indonesia Pekan Depan, Temui Prabowo dan Kunjungi Yogyakarta
Berita ini 15 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 09:38 WIB

Selamat! Akhirnya Spanyol Juara!

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:02 WIB

Ambisi Inggris di Arktika: Tantangan dari Skotlandia dan Risiko bagi Skandinavia

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:58 WIB

Wow! China Resmi Tanam Chip Otak Komersial Pertama di Dunia, Siap Saingi Neuralink Elon Musk?

Sabtu, 11 Juli 2026 - 10:37 WIB

Indonesia dan Armenia Perkuat Kemitraan Industri di Tengah Peringatan 34 Tahun Hubungan Diplomatik

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:50 WIB

Arktik sebagai Medan Perang Baru: Ketika Isu Lingkungan Jadi Alat Geopolitik

Berita Terbaru