Selamat Datang 2026! Tanpa Kembang Api, Tahun Baru di Semarang Diisi Doa Lintas Iman & Aksi Solidaritas

- Penulis

Kamis, 1 Januari 2026 - 00:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar: pinterest

Gambar: pinterest

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Pergantian tahun 2026 di Kota Semarang berlangsung dengan nuansa berbeda. Alih-alih pesta kembang api yang gemerlap, Pemerintah Kota Semarang memilih perayaan yang lebih sederhana, reflektif, dan penuh makna.

Pemkot Semarang resmi meniadakan pesta kembang api yang biasanya memeriahkan malam tahun baru di kawasan Simpang Lima.

Keputusan ini diambil sebagai bentuk empati terhadap para korban bencana banjir yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Sebagai gantinya, malam pergantian tahun diarahkan pada kegiatan doa lintas agama serta penggalangan donasi kemanusiaan. Warga diajak merayakan tahun baru dengan kepedulian sosial, bukan sekadar hiburan.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, menyampaikan bahwa kebijakan tersebut lahir dari semangat solidaritas dan rasa kemanusiaan.

“Untuk kembang api dari pemerintah kota, saya kira tidak. Biasanya memang ada di Simpang Lima, tapi kemarin saya sarankan kepada panitia agar tidak perlu,” ujarnya di Semarang, Rabu.

Baca Juga :  Rusia Dapat Jadi Wadah Konferensi Dialog Agama-agama Dunia

Meski tanpa dentuman kembang api, Agustina menegaskan bahwa perayaan tahun baru tetap digelar.

Hanya saja, konsepnya dibuat lebih bermakna dengan mengajak masyarakat yang hadir untuk berdoa bersama demi keselamatan, kedamaian, dan harapan baik di tahun 2026.

Tahun baru pun disambut bukan dengan cahaya di langit, melainkan dengan doa dan kepedulian dari hati. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengapa Sekjen dan Pengurus Partai Buruh Mundur Rame-rame?
Keajaiban di Lereng Sindoro: Satu Dekade Stuc General Mengawal Mimpi Anak Desa
Konser Guns N’ Roses di Indonesia Bakal Pecah! Panggung Super Mewah, Produksinya Disebut Terbesar
Mengenal Ekonomi Manajerial: Kunci Pengambilan Keputusan Bisnis yang Efektif
Sri Sultan Hamengku Buwono X Sakit, Siapa yang Jadi Pelaksana Tugas Gubernur Jogja?
Waduh, Peserta SPPI Kok pada Meninggal Saat Latihan Militer?
Sino-Nusantara Institute Jembatani Peluang Investasi Kesehatan Indonesia–Tiongkok
Taufik Hidayat, Rupanya Kau Benar-benar Sangat Sadis dan Keji!
Berita ini 4 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 09:08 WIB

Mengapa Sekjen dan Pengurus Partai Buruh Mundur Rame-rame?

Minggu, 28 Juni 2026 - 08:14 WIB

Keajaiban di Lereng Sindoro: Satu Dekade Stuc General Mengawal Mimpi Anak Desa

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:35 WIB

Mengenal Ekonomi Manajerial: Kunci Pengambilan Keputusan Bisnis yang Efektif

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:45 WIB

Sri Sultan Hamengku Buwono X Sakit, Siapa yang Jadi Pelaksana Tugas Gubernur Jogja?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:10 WIB

Waduh, Peserta SPPI Kok pada Meninggal Saat Latihan Militer?

Berita Terbaru

KABAR NUSANTARA

Mengapa Sekjen dan Pengurus Partai Buruh Mundur Rame-rame?

Minggu, 28 Jun 2026 - 09:08 WIB

LINTAS AKADEMIKA

“Sekolah Layak, Pendidikan Bermartabat”

Minggu, 28 Jun 2026 - 08:47 WIB