PPI Suriah Resmi Kukuhkan Kabinet Istimewa 2025–2026, Dilanjutkan Muker dan Rapat Triwulan I

- Penulis

Sabtu, 22 November 2025 - 16:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, DAMASKUS — Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Suriah kembali menggelar rangkaian acara yang diikuti oleh seluruh anggotanya, Jumat (21/11/2025).

Acara tersebut meliputi Pelantikan Pengurus PPI Suriah 2025-2026, Musyawarah Kerja (Muker), & Rapat Triwulan I. Dengan ini juga, dimulai semangat baru dalam mengemban amanah yang diberikan kepada para pengurus kabinet Istimewa yang dinahkodai sdr. Silmy Kaffah.

Sayyid Ali Rahmatullah, selaku ketua Panitia KPU 2025 menjelaskan dalam sambutannya, bahwa acara ini bukan sekedar kumpulan, melainkan juga pemantik semangat teman-teman dalam berorganisasi kembali.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, organisasi adalah pondasi kehidupan kedua setelah ilmu, serta menjadi jembatan untuk membangun relasi antar sesama, bukan hanya untuk kalangan pelajar Indonesia saja, juga untuk orang penting lainnya, warga Suriah sendiri, serta teman-teman yang ada di seluruh penjuru dunia.

“Bahkan di dunia organisasilah kita belajar bermasyarakat, membangun relasi dan belajar komunikasi. Yang di mana atas dasar poin-poin tersebut menandakan bahwa organisasi dan mencari ilmu syariat bukanlah suatu hal yg bertabrakan, “imbuhnya, di akhir sambutannya, diikuti tepuk tangan yang meriah.

Baca Juga :  Gila! China Ciptakan Pulau Terapung Pertama di Dunia—Diklaim Kebal Badai & Bisa Tembus Laut 10.000 Meter!

Dalam hal ini, kepanitiaan KPU telah bekerja kurang lebih selama 3 bulan. Dimulai sejak akhir bulan Agustus, dan dipungkasi dengan acara pelantikan pengurus di bulan November.

Kehadiran para Staf KBRI Damaskus menambah kekhusyukan acara ini. Bayu Arif Ramadan S.IP, selaku PF Pensosbud Damaskus Suriah 2025, menyampaikan bahwa dirinya bisa sampai di titik ini lantaran organisasi.

“Banyak pengalaman yang bisa diambil karena bertemu banyak orang, bertukar pikiran, dan menjalin relasi. Juga dalam hal ini, beliau merasakan pengalaman baru yang tak terlupakan, yakni melantik pengurus baru, “ujarnya.

Acara pertama pelantikan pengurus baru dimulai dari pukul 10.30 – 12.00 waktu Suriah. Kemudian istirahat untuk sholat Jumat, lalu dilanjutkan pada pukul 14.00 acara kedua dan ketiga yaitu Muker & Rapat Triwulan I, sampai dengan pukul 17.00.

Kegiatan Muker sendiri, merupakan penjabaran program kerja (proker) oleh pengurus kepada seluruh anggotanya. Divisi bagian PPI Suriah saat ini terbagi menjadi 5, antara lain; Badan Pelaksana Harian atau disingkat Bapelha yang meliputi Ketua & Wakil Ketua, Sekretaris, Bendahara, kemudian 4 lainnya ada Kapesda (Keagamaan Pendidikan & SDA singkatan dari Sumber Daya Anggota), Medkompub (Media, Komunikasi & Publikasi), OKSB (Olahraga Kesehatan dan Seni Budaya), Humasdakes (Hubungan Masyarakat & Data Kesektariatan).

Baca Juga :  PM Israel Netanyahu Isyaratkan Palestina Berdiri di Arab Saudi: Konyol!

Adapun Rapat Triwulan merupakan program tradisi turun temurun PPI Suriah secara 3 bulan sekali untuk membahas sesuatu permasalahan yang penting dan mendesak.

Dibutuhkan suara seluruh anggota PPI untuk menentukan keputusannya, maka tak heran biasanya acara ini digabung dengan acara lain, sehingga memaksimalkan penuh terkumpulnya seluruh anggota saat itu agar tidak mengambil hak-hak mahasiswa untuk tetap belajar.

Ketua terpilih Silmy Kaffah beserta jajaran pengurusnya diharapkan bisa membawa perubahan yang lebih baik untuk organisasi PPI Suriah ke depannya, berdampak bagi sekitar, menjunjung nilai-nilai Pancasila, serta menjadikan seluruh mahasiswa yang ada di Suriah merasa istimewa. (Red)

Kontributor: Mahfudz Muhammad, Pimpinan Redaksi Literasi Zuhaili

 

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ratusan Diaspora Indonesia di Tunisia Semarakkan HUT RI ke-81
Dokumen Bocor Ungkap Aktivitas Intelijen Jepang di Rusia
Semarak HUT RI ke-81, KBRI Tunis dan PPI Tunisia Gelar Merdeka Summer Run & Clean The City
Indonesia Dorong BRICS Jadikan Kebudayaan sebagai Kekuatan Strategis
Empat Cabang Istimewa Desak PBNU Susun Peta Jalan Ekonomi Menuju Muktamar Ke-35
Perebutan Opini Publik di Rusia: Kampanye Hitam dan Krisis Oposisi Menjelang Pemilu
Milisi Kurdi Serang Garda Revolusi Iran, Teheran Mulai Diserang dari Dalam?
Malaysia Merasa Ditipu Gibran, Begini Penjelasannya!
Berita ini 10 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:10 WIB

Ratusan Diaspora Indonesia di Tunisia Semarakkan HUT RI ke-81

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:34 WIB

Dokumen Bocor Ungkap Aktivitas Intelijen Jepang di Rusia

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:38 WIB

Semarak HUT RI ke-81, KBRI Tunis dan PPI Tunisia Gelar Merdeka Summer Run & Clean The City

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:22 WIB

Indonesia Dorong BRICS Jadikan Kebudayaan sebagai Kekuatan Strategis

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:05 WIB

Empat Cabang Istimewa Desak PBNU Susun Peta Jalan Ekonomi Menuju Muktamar Ke-35

Berita Terbaru

KILAS GLOBAL

Ratusan Diaspora Indonesia di Tunisia Semarakkan HUT RI ke-81

Minggu, 16 Agu 2026 - 13:10 WIB