Gara-Gara Dedi Mulyadi, Isu Kualitas Air Kemasan Kembali Naik ke Permukaan!

- Penulis

Minggu, 26 Oktober 2025 - 10:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur SanLex Forum, Anugrah Alqadri.

Direktur SanLex Forum, Anugrah Alqadri.

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Video Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang menyoroti salah satu produk air minum dalam kemasan kembali memantik perbincangan publik soal kualitas air minum di Indonesia.

Peristiwa itu dinilai menjadi momentum penting bagi pemerintah untuk mengevaluasi sistem pengawasan dan standar mutu air yang beredar di pasaran.

Menurut SanLex Forum, viralnya video tersebut bukan hanya soal kontroversi di media sosial, tetapi menyentuh isu fundamental: hak masyarakat atas air layak konsumsi. Air bersih dan aman merupakan kebutuhan dasar yang dijamin oleh konstitusi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam konteks pengawasan, Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) menjadi ujung tombak pengujian kualitas air.

Lembaga ini bertugas memastikan setiap produk air minum memenuhi ketentuan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 492/Menkes/Per/IV/2010 tentang Persyaratan Kualitas Air Minum.

Baca Juga :  Gerakan Rp1.000 Sehari: Dedi Mulyadi Ajak Warga Jabar Gotong Royong Lewat “Rereongan Poe Ibu"

“Pemeriksaan berkala dan hasil uji yang transparan menjadi bentuk akuntabilitas publik terhadap produsen,” tulis SanLex Forum dalam keterangan resminya.

Selain Labkesda, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) juga memiliki peran penting dalam pengawasan mutu air dalam kemasan maupun air isi ulang.

Berdasarkan Peraturan BPOM Nomor 31 Tahun 2018 tentang Label Pangan Olahan dan Peraturan BPOM Nomor 26 Tahun 2017 tentang Pengawasan Air Minum dalam Kemasan dan Air Minum Isi Ulang, lembaga ini wajib memastikan keamanan produk sebelum diedarkan ke masyarakat.

Salah satu persoalan utama adalah ketimpangan kualitas air antara daerah perkotaan dan pedesaan.

Di sejumlah wilayah, sumber air yang digunakan oleh depot air minum berasal dari sumur bor yang belum tentu memenuhi syarat kesehatan.

Baca Juga :  Qari Bogor Bikin Bangga Indonesia, Sabet Juara II MTQ Internasional BRICS di Brasil!

Kondisi ini menuntut pemerintah daerah melakukan sertifikasi ulang dan pengetatan izin operasional bagi depot air minum. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga mutu dan mencegah risiko kesehatan akibat konsumsi air yang terkontaminasi.

Refleksi dan Tanggung Jawab Bersama

SanLex Forum menilai perlunya pengawasan terpadu antara pemerintah daerah, BPOM, dan Labkesda. Selain itu, keterlibatan masyarakat dalam pelaporan dan pengawasan juga perlu diperkuat.

“Transparansi hasil uji air oleh pemerintah merupakan langkah strategis untuk membangun kepercayaan publik,” kata Direktur SanLex Forum, Anugrah Alqadri.

Ia menegaskan, air bukan semata komoditas ekonomi, melainkan hak dasar manusia. Karena itu, pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat harus bersama-sama memastikan bahwa setiap tetes air yang dikonsumsi rakyat Indonesia benar-benar bersih, sehat, dan aman. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Madas Sedarah Soroti BPH Migas, Pertanyakan Ruang Suara DEM Madura
Jokowi Bikin Pernyataan Berani: “PSI Partai Baru, tapi Sudah Banyak yang Ketakutan”
Vonis Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun, Ini yang Berubah
Pidato di PBB, Sugiono Bawa Pesan Prabowo: Dunia Butuh Ketahanan dan Kerja Sama
Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Berita ini 11 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 10:03 WIB

Madas Sedarah Soroti BPH Migas, Pertanyakan Ruang Suara DEM Madura

Senin, 28 September 2026 - 09:29 WIB

Jokowi Bikin Pernyataan Berani: “PSI Partai Baru, tapi Sudah Banyak yang Ketakutan”

Minggu, 27 September 2026 - 11:44 WIB

Vonis Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun, Ini yang Berubah

Minggu, 27 September 2026 - 09:31 WIB

Pidato di PBB, Sugiono Bawa Pesan Prabowo: Dunia Butuh Ketahanan dan Kerja Sama

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Berita Terbaru

Ilustrasi: suaramuda.net

Sino Insight

China Pimpin BRICS 2027, Dedolarisasi Kembali Jadi Sorotan

Rabu, 30 Sep 2026 - 13:42 WIB

KILAS GLOBAL

Mengapa Greenland Penting bagi AS, Eropa, dan Masa Depan Arktik

Rabu, 30 Sep 2026 - 12:28 WIB

KABAR NUSANTARA

Madas Sedarah Soroti BPH Migas, Pertanyakan Ruang Suara DEM Madura

Selasa, 29 Sep 2026 - 10:03 WIB