Sekilas tentang IOC, Si Penguasa Dunia Olahraga yang Lagi Ribut Sama Indonesia

- Penulis

Jumat, 24 Oktober 2025 - 15:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Logo Olimpiade. (Pinterest)

Logo Olimpiade. (Pinterest)

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Buat kamu yang belum tahu, IOC alias International Olympic Committee adalah lembaga tertinggi yang ngatur semua hal soal Olimpiade di dunia. Singkatnya, mereka ini “bos besar”-nya ajang olahraga internasional.

IOC berdiri di Paris pada 23 Juni 1894. Pendirinya? Pierre de Coubertin — si “Bapak Olimpiade Modern” yang pengen olahraga jadi jalan buat perdamaian dunia.

Organisasi ini bukan milik pemerintah mana pun. Mereka independen dan isinya perwakilan dari berbagai negara, yang disebut National Olympic Committee (NOC). Indonesia juga punya, namanya NOC Indonesia.

Nah, para anggota IOC ini yang ikut bikin keputusan penting — mulai dari nentuin kota tuan rumah Olimpiade sampai bikin aturan buat semua cabang olahraga di bawah bendera Olimpiade.

Misi utama IOC kelihatan keren banget: mempromosikan nilai-nilai universal kayak perdamaian, solidaritas, dan fair play. Mereka juga anti diskriminasi, entah itu politik, ras, agama, atau kebangsaan.

Makanya, IOC punya aturan ketat: kalau kamu mau jadi tuan rumah event olahraga internasional, kamu harus siap nerima semua atlet yang memenuhi syarat — tanpa pandang asal negaranya.

Baca Juga :  Dari Papan Tulis ke Papan Cuan: Dosen Matematik Jadi Konglomerat Rp 482 Triliun!

Peran IOC di Dunia Olahraga

Sebagai “pengatur lalu lintas” dunia olahraga, IOC ngatur jadwal Olimpiade, milih kota penyelenggara, dan menjembatani kerja sama antarnegara. Tapi bukan cuma itu — mereka juga punya misi sosial: membangun perdamaian lewat olahraga, bantu pendidikan atlet, dan dorong pembangunan berkelanjutan.

Kalau ada negara yang bandel, apalagi sampai melanggar prinsip inklusivitas, IOC bisa turun tangan dan kasih sanksi. Jadi, bisa dibilang IOC bukan sekadar panitia olahraga, tapi juga penjaga nilai-nilai kemanusiaan di dunia olahraga. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
Staycation Seru di Montera Glamping Lembang
Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
TEP UI Dorong Hilirisasi Pala Berbasis Riset Melalui Uji Laboratorium
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia
Menyulam Kebhinekaan dalam Irama Borneo
Berita ini 11 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Rabu, 16 September 2026 - 18:44 WIB

Staycation Seru di Montera Glamping Lembang

Sabtu, 12 September 2026 - 15:04 WIB

Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak

Jumat, 11 September 2026 - 13:22 WIB

TEP UI Dorong Hilirisasi Pala Berbasis Riset Melalui Uji Laboratorium

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB