Radio: Dari Senjata Revolusi Jadi Barang Antik yang Dilupakan Generasi Z

- Penulis

Kamis, 11 September 2025 - 08:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Siapa sangka, benda kotak dengan antena menjulang yang dulu jadi rebutan, kini hanya jadi hiasan di sudut rumah?

Radio—yang pernah jadi saksi sejarah proklamasi kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945—sekarang seakan dikubur oleh era digital.

Pada masanya, radio bukan sekadar hiburan. Ia adalah “senjata perang” dalam menyampaikan informasi, penyambung lidah rakyat, bahkan media pemersatu bangsa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari radio pula kabar kemerdekaan tersebar ke seluruh penjuru negeri, membakar semangat perjuangan para pejuang dan rakyat. Tidak berlebihan jika radio disebut sebagai pahlawan sunyi dalam sejarah bangsa.

Baca Juga :  Ciri-Ciri Serangan Asam Lambung, Kenali Biar Nggak Panik!

Namun, roda zaman berputar cepat. Kehadiran televisi, lalu internet, hingga media sosial membuat fungsi radio kian menyempit.

Generasi milenial dan Gen Z lebih sibuk scroll TikTok atau Spotify ketimbang memutar dial mencari siaran. Radio kini sering dicap “jadul”, padahal dulu ia adalah pusat informasi paling berharga.

Meski begitu, radio belum benar-benar mati. Beberapa stasiun radio justru bertransformasi ke platform digital, menghadirkan live streaming dan podcast agar tetap relevan.

Baca Juga :  Inilah Tiro Turnip Hilarius, Mahasiswa Asal Indonesia yang Ukir Prestasi di Rusia

Bahkan, komunitas pecinta radio lawas masih eksis, menganggap benda ini sebagai barang koleksi bernilai sejarah tinggi.

Ironisnya, apa yang dulu dianggap mewah dan tak tergantikan, kini hanya dianggap sekadar nostalgia. Radio yang pernah jadi denyut nadi bangsa, kini harus berjuang keras agar tak benar-benar hilang ditelan zaman.

Pertanyaannya: Apakah radio akan bangkit dengan wajah baru di era digital, atau benar-benar jadi fosil peradaban komunikasi manusia? (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Keajaiban di Lereng Sindoro: Satu Dekade Stuc General Mengawal Mimpi Anak Desa
Konser Guns N’ Roses di Indonesia Bakal Pecah! Panggung Super Mewah, Produksinya Disebut Terbesar
Mengenal Ekonomi Manajerial: Kunci Pengambilan Keputusan Bisnis yang Efektif
Sri Sultan Hamengku Buwono X Sakit, Siapa yang Jadi Pelaksana Tugas Gubernur Jogja?
GEMABUDHI Sulawesi Selatan Resmi Luncurkan “Bergema Temple Explorer”, Sembahyang Bersama di Cetiya Panca Dharma Selatan
Cerita di Balik ‘Too Late to Hold On’, Lagu yang Menandai Kebangkitan Lysa Belmar
Pacaran Remaja: Antara Ekspresi Kasih Sayang dan Jerat Pelanggaran
Lulus Kuliah Tapi Susah Dapat Kerja: Salah Gen Z atau Pasar Kerjanya?
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 08:14 WIB

Keajaiban di Lereng Sindoro: Satu Dekade Stuc General Mengawal Mimpi Anak Desa

Sabtu, 27 Juni 2026 - 11:51 WIB

Konser Guns N’ Roses di Indonesia Bakal Pecah! Panggung Super Mewah, Produksinya Disebut Terbesar

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:35 WIB

Mengenal Ekonomi Manajerial: Kunci Pengambilan Keputusan Bisnis yang Efektif

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:45 WIB

Sri Sultan Hamengku Buwono X Sakit, Siapa yang Jadi Pelaksana Tugas Gubernur Jogja?

Minggu, 14 Juni 2026 - 08:36 WIB

GEMABUDHI Sulawesi Selatan Resmi Luncurkan “Bergema Temple Explorer”, Sembahyang Bersama di Cetiya Panca Dharma Selatan

Berita Terbaru

KABAR NUSANTARA

Mengapa Sekjen dan Pengurus Partai Buruh Mundur Rame-rame?

Minggu, 28 Jun 2026 - 09:08 WIB

LINTAS AKADEMIKA

“Sekolah Layak, Pendidikan Bermartabat”

Minggu, 28 Jun 2026 - 08:47 WIB