China Buka Pasar Kopi untuk Brasil, Hindari Tarif Tinggi AS?

- Penulis

Kamis, 7 Agustus 2025 - 08:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

China telah mengizinkan mitra BRICS-nya, Brasil, untuk mendapatkan akses pasar bebas guna menghindari tarif AS. (FOTO: EBC/ sindonews)

China telah mengizinkan mitra BRICS-nya, Brasil, untuk mendapatkan akses pasar bebas guna menghindari tarif AS. (FOTO: EBC/ sindonews)

SUARAMUDA.NET., SEMARANG – Dalam upaya memperkuat solidaritas di antara negara-negara BRICS, China membuka akses pasar bebas bagi Brasil, khususnya untuk komoditas kopi.

Kebijakan ini sekaligus menjadi langkah strategis untuk membantu Brasil menghindari tarif tinggi yang diberlakukan Amerika Serikat.

Presiden AS Donald Trump sebelumnya telah mengenakan tarif sebesar 50% terhadap produk Brasil, yang paling berdampak pada sektor ekspor kopi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Brasil sendiri menyuplai sekitar sepertiga kebutuhan kopi AS. Jika tarif ini terus diberlakukan, konsumen di Amerika kemungkinan besar akan merasakan kenaikan harga kopi—kecuali para importir bersedia menanggung biaya tambahan tersebut.

Baca Juga :  KBRI Moskow Perkuat Komitmen Dialog Lintas Agama dan Lanjutkan Warisan Persahabatan Indonesia-Rusia di Konferensi Omsk

Menanggapi situasi ini, China menyetujui ekspor bebas tarif bagi 183 perusahaan kopi asal Brasil. Artinya, produk kopi mereka bisa masuk ke pasar domestik China tanpa bea masuk.

Hal ini memberi angin segar bagi eksportir Brasil, karena potensi kerugian akibat tarif AS bisa ditutupi lewat penjualan ke China.

Menurut laporan media lokal Brasil, Band News, yang dikutip dari Watcher Guru (Rabu, 6/8/2025), kesepakatan ini akan berlaku selama lima tahun hingga 2030—bertepatan dengan berakhirnya masa jabatan Trump.

Baca Juga :  Prabowo Datang, Tapi Putin dan Xi Jinping Absen di Pertemuan BRICS, Kenapa tuh?

Langkah ini menjadi keuntungan bersama (win-win solution) bagi dua anggota BRICS, yaitu Brasil dan China.

Selain memperkuat kerja sama ekonomi antarnegara, strategi ini juga menjadi alternatif pasar penting bagi Brasil, yang selama ini menjadi pemasok utama kopi untuk berbagai skala usaha, mulai dari pemanggang kecil hingga besar. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Trump Ngamuk Lagi! AS Kembali Serang Iran, Gencatan Senjata Terancam Buyar
China Dorong BRICS Perkuat Kendali Mineral Strategis, Wang Yi Soroti Tantangan Global
Menteri Hukum RI dan Jaksa Agung Rusia Sepakat Perkuat Penegakan Hukum Transnasional
Paviliun Indonesia 1.500 Meter Persegi di INNOPROM 2026, Siap Pamerkan 5 Sektor Industri Unggulan
Timor Leste Berduka, Mantan Presiden Francisco Lu Olo Guterres Wafat
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer Mundur dari Jabatannya
Dari Konsultasi ke Integrasi Ekonomi: Deklarasi Kazan Buka Jalan Kerja Sama Ekonomi Rusia-ASEAN
Netanyahu dan Kebijakan Kontroversial: Israel Dianggap Abaikan Hukum Internasional dan Perluas Konflik di Timur Tengah
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:02 WIB

China Dorong BRICS Perkuat Kendali Mineral Strategis, Wang Yi Soroti Tantangan Global

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:23 WIB

Menteri Hukum RI dan Jaksa Agung Rusia Sepakat Perkuat Penegakan Hukum Transnasional

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:48 WIB

Paviliun Indonesia 1.500 Meter Persegi di INNOPROM 2026, Siap Pamerkan 5 Sektor Industri Unggulan

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:18 WIB

Timor Leste Berduka, Mantan Presiden Francisco Lu Olo Guterres Wafat

Senin, 22 Juni 2026 - 17:13 WIB

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer Mundur dari Jabatannya

Berita Terbaru

KABAR NUSANTARA

Mengapa Sekjen dan Pengurus Partai Buruh Mundur Rame-rame?

Minggu, 28 Jun 2026 - 09:08 WIB

LINTAS AKADEMIKA

“Sekolah Layak, Pendidikan Bermartabat”

Minggu, 28 Jun 2026 - 08:47 WIB