Netanyahu dan Trump Sakit Bersamaan: Apakah Karma Agresi Timur Tengah?

- Penulis

Senin, 21 Juli 2025 - 08:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET., SEMARANG – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengalami keracunan makanan dan diminta untuk istirahat beberapa hari.

Kantor Perdana Menteri Israel menyampaikan kondisi Netanyahu dalam rilis resmi pada Minggu (20/7/2025). Ia dilaporkan jatuh sakit di malam sebelumnya.

Setelah diperiksa dokter, PM Israel itu mengalami dehidrasi dan radang usus sehingga harus menerima cairan infus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sesuai dengan instruksi dokternya, Perdana Menteri akan beristirahat di rumah selama tiga hari ke depan dan akan mengelola urusan negara dari sana,” demikian pernyataan kantor PM Israel, dikutip Reuters.

Kesehatan Netanyahu menjadi sorotan dan perbincangan sejak 2023, terutama setelah dia melancarkan agresi ke Palestina.

Presiden Trump Juga Sakit?

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump didiagnosis mengalami insufisiensi vena kronis, sebuah kondisi umum pada lansia yang menyebabkan pembengkakan di bagian kaki.

Baca Juga :  Wow! 187 Delegasi “Serbu” Myanmar, ASEAN Bahas Masa Depan Transportasi Asia Tenggara

Hal ini disampaikan Gedung Putih usai muncul spekulasi publik terkait perubahan fisik Trump, termasuk memar pada tangan dan pembengkakan di pergelangan kaki pada Kamis (17/7/2025).

“Dalam beberapa minggu terakhir, Presiden Trump merasakan sedikit pembengkakan di kaki bagian bawahnya,” ungkap Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt, seperti dikuti AFP.

POV: pembengkakan pada tangan Presiden Amerika Serikat Donald Trump (foto: CNBC Indonesia)

Pemeriksaan ultrasonografi oleh tim medis presiden mengonfirmasi adanya insufisiensi vena kronis, kondisi di mana pembuluh darah vena kaki tidak lagi berfungsi optimal untuk mengalirkan darah ke jantung.

Leavitt menekankan bahwa kondisi tersebut bersifat jinak dan umum terjadi pada usia lanjut. “Yang penting, tidak ada tanda-tanda trombosis vena dalam, penyakit arteri, atau gangguan organ vital lainnya,” tambahnya.

Trump, yang kini berusia 79 tahun dan menjadi presiden tertua dalam sejarah AS saat menjabat Januari lalu, disebut tetap dalam kondisi sangat baik.

Baca Juga :  Mahkamah Pidana Internasional: Tangkap PM Israel Benjamin Netanyahu!

“Struktur dan fungsi jantungnya normal, tidak ada tanda-tanda gagal jantung, gangguan ginjal, atau penyakit sistemik,” jelas Leavitt.

Memar di tangan kanan Trump juga menjadi sorotan publik dalam beberapa pekan terakhir. Gedung Putih menjelaskan bahwa kondisi itu disebabkan oleh iritasi jaringan akibat sering berjabat tangan, diperparah dengan konsumsi aspirin sebagai bagian dari terapi kardiovaskular.

Dari kedua cuplikan berita di atas, pemimpin Amerika Serikat Donald Trump dan juga pemimpin zionis Benjamin Netanyahu mengalami sakit yang hampir berbarengan.

Di sisi lain, mereka nampak sibuk mengobarkan agresi dan peperangan baik di Iran, Gaza hingga Suriah. Lantas, pertanda apakah itu? (Red)

 

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Trump Ngamuk Lagi! AS Kembali Serang Iran, Gencatan Senjata Terancam Buyar
China Dorong BRICS Perkuat Kendali Mineral Strategis, Wang Yi Soroti Tantangan Global
Menteri Hukum RI dan Jaksa Agung Rusia Sepakat Perkuat Penegakan Hukum Transnasional
Paviliun Indonesia 1.500 Meter Persegi di INNOPROM 2026, Siap Pamerkan 5 Sektor Industri Unggulan
Timor Leste Berduka, Mantan Presiden Francisco Lu Olo Guterres Wafat
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer Mundur dari Jabatannya
Dari Konsultasi ke Integrasi Ekonomi: Deklarasi Kazan Buka Jalan Kerja Sama Ekonomi Rusia-ASEAN
Netanyahu dan Kebijakan Kontroversial: Israel Dianggap Abaikan Hukum Internasional dan Perluas Konflik di Timur Tengah
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:01 WIB

Trump Ngamuk Lagi! AS Kembali Serang Iran, Gencatan Senjata Terancam Buyar

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:02 WIB

China Dorong BRICS Perkuat Kendali Mineral Strategis, Wang Yi Soroti Tantangan Global

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:23 WIB

Menteri Hukum RI dan Jaksa Agung Rusia Sepakat Perkuat Penegakan Hukum Transnasional

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:48 WIB

Paviliun Indonesia 1.500 Meter Persegi di INNOPROM 2026, Siap Pamerkan 5 Sektor Industri Unggulan

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:18 WIB

Timor Leste Berduka, Mantan Presiden Francisco Lu Olo Guterres Wafat

Berita Terbaru

KABAR NUSANTARA

Mengapa Sekjen dan Pengurus Partai Buruh Mundur Rame-rame?

Minggu, 28 Jun 2026 - 09:08 WIB

LINTAS AKADEMIKA

“Sekolah Layak, Pendidikan Bermartabat”

Minggu, 28 Jun 2026 - 08:47 WIB