Lewat Kegiatan MBKM Bina Desa oleh Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur, Kini Warga Segoro Tambak Mampu Kelola Limbah Jadi Cuan

- Penulis

Selasa, 1 Juli 2025 - 19:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, SIDOARJO — Warga Desa Segoro Tambak, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, kini mulai menerapkan pengelolaan limbah rumah tangga berbasis lingkungan dan ekonomi.

Melalui kegiatan MBKM Bina Desa dari Program Studi Teknik Kimia, Fakultas Teknik dan Sains Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur, limbah minyak goreng bekas atau minyak jelantah diolah menjadi dua produk utama: sabun cuci dan lilin aroma terapi.

Desa Segoro Tambak merupakan wilayah yang memiliki banyak usaha kuliner berbasis hasil tambak, seperti bandeng presto.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akumulasi limbah minyak jelantah dari kegiatan rumah tangga dan usaha kuliner ini berisiko mencemari lingkungan jika tidak ditangani dengan baik.

Sebelumnya, sebagian besar limbah minyak tersebut dijual ke tengkulak atau bahkan dibuang ke saluran air atau tanah, yang berpotensi merusak ekosistem dan menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan.

Sebagai respons terhadap persoalan tersebut, tim dosen dan mahasiswa menginisiasi pelatihan pengolahan limbah minyak jelantah.

Baca Juga :  KKN SETIA WS Posko 3 Mengabdi di Desa Bermi: Mengajar di TPQ Secara Menyenangkan

Kegiatan ini melibatkan Maudy Pratiwi Novia Matovanni, S.T., M.T. dan Beta Cahaya Pertiwi, S.T., M.T., serta tiga mahasiswa: Naufal Dzikri Musyaffa, Bernice Barbarossa Adine Romanysah P., dan Aynia Ayu Nur Afifah.

Pelatihan yang dilaksanakan meliputi sosialisasi dampak limbah minyak jelantah, demonstrasi pengolahan, serta praktik pembuatan produk sabun dan lilin secara langsung oleh warga.

Proses pembuatan menggunakan bahan sederhana seperti soda api, air, parafin, pewarna bekas, dan essential oil.

Alat yang digunakan pun berasal dari peralatan rumah tangga, sehingga mudah diadopsi oleh masyarakat.

Produk hasil pelatihan berupa sabun cuci dan lilin aroma terapi telah berhasil dibuat dan dinyatakan siap untuk dijual.

Dalam proses pengembangan, warga juga dibekali dengan edukasi mengenai desain kemasan dan strategi pemasaran secara daring melalui toko online skala desa.

Baca Juga :  Kunjungi SMAN 1 Limbangan, Mahasiswa UIN Walisongo Beri Penyuluhan Minat dan Bakat bagi Siswa

Hasil evaluasi dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman warga terhadap pentingnya pengelolaan limbah.

Selain itu, pelatihan ini diharapkan dapat membuka peluang usaha baru, mendukung terciptanya pola konsumsi dan produksi berkelanjutan, serta mengurangi pencemaran lingkungan.

Program ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDGs 3 (Kesehatan yang Baik dan Kesejahteraan) dan SDGs 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi).

Selain itu, kegiatan ini juga berkontribusi pada pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi, yakni dosen berkegiatan di luar kampus dan penerapan hasil riset untuk masyarakat.

Dengan keberhasilan pelaksanaan program ini, Desa Segoro Tambak diharapkan dapat menjadi percontohan dalam pemanfaatan limbah rumah tangga berbasis edukasi, pemberdayaan, dan keberlanjutan.

Artikel ini ditulis oleh: Naufal Dzikri Musyaffa dan Maudy Pratiwi Novia Matovanni, S.T., M.T., Mahasiswa dan Dosen Teknik Kimia UPN “Veteran” Jawa Timur

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

“Sekolah Layak, Pendidikan Bermartabat”
Pameran Produk dan Penutupan MBKM Bina Desa UPN Veteran Jawa Timur: Wujud Inovasi Berkelanjutan untuk Mendukung SDGs 8, 12, dan 17
Geger! Ketua BEM FH UBK Ngaku Terima Uang Rp20 Juta dari Wapres Gibran
BEM Unsoed Kaget! Mahasiswa Ikut Kunker Gibran Tanpa Sepengetahuan Organisasi
Camp Qur’an SDIT Mumtaz Rabbani: Saat Anak Dekat dengan Al-Qur’an, Karakter Hebat Pun Tumbuh
Biar Nggak Asal Viral, Dosen UNPAM Latih Siswa SMK Puspita Husada Bikin Konten Kreatif dan Positif
Mahasiswa USM Turun ke Jalan, Suarakan Kritik untuk Pemerintah
Dukung SDGs 8 dan 9, Mahasiswa KKNT UPN Veteran Jatim Kenalkan QRIS dan AI untuk Tingkatkan Daya Saing UMKM Kalipucang
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 08:47 WIB

“Sekolah Layak, Pendidikan Bermartabat”

Rabu, 24 Juni 2026 - 23:26 WIB

Pameran Produk dan Penutupan MBKM Bina Desa UPN Veteran Jawa Timur: Wujud Inovasi Berkelanjutan untuk Mendukung SDGs 8, 12, dan 17

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:46 WIB

Geger! Ketua BEM FH UBK Ngaku Terima Uang Rp20 Juta dari Wapres Gibran

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:31 WIB

BEM Unsoed Kaget! Mahasiswa Ikut Kunker Gibran Tanpa Sepengetahuan Organisasi

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:21 WIB

Camp Qur’an SDIT Mumtaz Rabbani: Saat Anak Dekat dengan Al-Qur’an, Karakter Hebat Pun Tumbuh

Berita Terbaru

KABAR NUSANTARA

Mengapa Sekjen dan Pengurus Partai Buruh Mundur Rame-rame?

Minggu, 28 Jun 2026 - 09:08 WIB

LINTAS AKADEMIKA

“Sekolah Layak, Pendidikan Bermartabat”

Minggu, 28 Jun 2026 - 08:47 WIB