Kopri PMII Kota Padang Gelar Aksi Solidaritas untuk Perempuan, Darurat Femisida di Sumbar!

- Penulis

Minggu, 29 Juni 2025 - 19:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA, KOTA PADANG — Lonjakan kasus kekerasan seksual dan femisida di Sumatera Barat memantik keprihatinan dari berbagai pihak.

Terbaru, tragedi yang menimpa tiga perempuan di Padang Pariaman (26/06/25) lalu, membuat luka semakin menganga.

Peristiwa ini menambah daftar panjang kekerasan terhadap perempuan di daerah Sumatera Barat dan menyalakan “alarm tanda bahaya” bagi pemerintah serta masyarakat luas untuk segera bertindak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai respons terhadap kondisi ini, Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (Kopri PMII) Cabang Kota Padang menginisiasi aksi solidaritas pada Minggu (29/6/025).

Kegiatan ini diikuti oleh puluhan kader PMII dari berbagai komisariat di Kota Padang, dan berlangsung di depan kantor Gubernur Sumatera Barat.

Ketua Kopri PC PMII Kota Padang, Novita Hidayani S.Ag., menegaskan bahwa aksi ini merupakan wujud keprihatinan dan solidaritas kader terhadap para korban kekerasan seksual dan femisida.

Baca Juga :  Pameran Jalur Sutra Maritim: Semarang Perkuat Identitas sebagai Kota Maritim Dunia

“Kasus-kasus kekerasan seksual yang terus terjadi setiap hari menunjukkan bahwa Sumatera Barat sedang dalam kondisi darurat. Kita tidak bisa diam. Ini adalah bentuk kepedulian, perempuan juga punya hak untuk hidup aman dan bermartabat,” ujar Novita.

Senada dengan Novita, Koordinator Lapangan aksi, Aysah Nur Hasanah, S.H., menekankan bahwa aksi ini juga bertujuan untuk memberikan tekanan moral kepada pemerintah agar mengambil langkah tegas.

“Kami datang membawa suara perempuan yang selama ini terbungkam. Negara harus hadir, menyediakan ruang aman dan menjamin keadilan bagi korban. Kami mendesak aparat penegak hukum untuk mengadili para pelaku femisida dengan seberat-beratnya. Tidak boleh ada lagi impunitas,” tegas Aysah.

Aksi damai tersebut diwarnai dengan pembentangan poster dan spanduk yang memuat tuntutan dan seruan moral, seperti “Perempuan Berhak Aman”, “Stop Femisida”, dan “Negara Harus Hadir Melindungi Perempuan”.

Baca Juga :  Pembinaan Rutin Asatidz, Jelang Wisuda Santri dan Musyawarah Kota (Muskot) Momentum Hari Guru Nasional 2024

Adapun poin-poin utama yang dikemukakan dalam aksi Kopri PMII Kota Padang mencakup: optimalisasi penerapan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS).

Selain itu, massa juga mendesak penindakan tegas terhadap pelaku kekerasan dan pelecehan seksual, serta penguatan peran Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak (DP3A) dalam memberikan pendampingan bagi para korban.

“Harapan kami, semua pihak baik aparat, lembaga pendidikan, hingga pemerintah daerah bisa bekerja sama membangun sistem perlindungan yang nyata bagi perempuan. Jangan biarkan korban berjuang sendiri,” tutup Novita.

Aksi ini menjadi penegasan bahwa upaya memerangi kekerasan terhadap perempuan bukan semata-mata isu sektoral, melainkan tanggung jawab kolektif seluruh komponen bangsa. (–RAH)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengapa Sekjen dan Pengurus Partai Buruh Mundur Rame-rame?
“Sekolah Layak, Pendidikan Bermartabat”
Konser Guns N’ Roses di Indonesia Bakal Pecah! Panggung Super Mewah, Produksinya Disebut Terbesar
Sri Sultan Hamengku Buwono X Sakit, Siapa yang Jadi Pelaksana Tugas Gubernur Jogja?
Waduh, Peserta SPPI Kok pada Meninggal Saat Latihan Militer?
Sino-Nusantara Institute Jembatani Peluang Investasi Kesehatan Indonesia–Tiongkok
Pameran Produk dan Penutupan MBKM Bina Desa UPN Veteran Jawa Timur: Wujud Inovasi Berkelanjutan untuk Mendukung SDGs 8, 12, dan 17
Taufik Hidayat, Rupanya Kau Benar-benar Sangat Sadis dan Keji!
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 09:08 WIB

Mengapa Sekjen dan Pengurus Partai Buruh Mundur Rame-rame?

Minggu, 28 Juni 2026 - 08:47 WIB

“Sekolah Layak, Pendidikan Bermartabat”

Sabtu, 27 Juni 2026 - 11:51 WIB

Konser Guns N’ Roses di Indonesia Bakal Pecah! Panggung Super Mewah, Produksinya Disebut Terbesar

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:45 WIB

Sri Sultan Hamengku Buwono X Sakit, Siapa yang Jadi Pelaksana Tugas Gubernur Jogja?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:10 WIB

Waduh, Peserta SPPI Kok pada Meninggal Saat Latihan Militer?

Berita Terbaru

KABAR NUSANTARA

Mengapa Sekjen dan Pengurus Partai Buruh Mundur Rame-rame?

Minggu, 28 Jun 2026 - 09:08 WIB

LINTAS AKADEMIKA

“Sekolah Layak, Pendidikan Bermartabat”

Minggu, 28 Jun 2026 - 08:47 WIB