Kunjungi Ponpes Srahtarjuningrahyu Ciawi, Bupati Tasikmalaya Apresiasi Khitan Berjama’ah Ke-46 di Tahun 2025

- Penulis

Selasa, 10 Juni 2025 - 08:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Tasikmalaya H. Cecep Nurul Yakin saat berkunjung ke Ponpes Srahtarjuningrahyu Ciawi, saat acara khitan berjamaah yang ke-46, pada Sabtu (9/6/2025)  bertepatan tanggal 13 Dzulhijjah (dok istimewa)

Bupati Tasikmalaya H. Cecep Nurul Yakin saat berkunjung ke Ponpes Srahtarjuningrahyu Ciawi, saat acara khitan berjamaah yang ke-46, pada Sabtu (9/6/2025) bertepatan tanggal 13 Dzulhijjah (dok istimewa)

SUARAMUDA, TASIKMALAYA — Pondok Pesantren Srahtarjuningrahyu, Yayasan Pendidikan Islam Kaaffah Desa Pakemitan, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya kembali menyelenggarakan program tahunan khitanan berjamaah yang ke-46, pada Sabtu (9/6/2025) bertepatan tanggal 13 Dzulhijjah 1447 Hijriah.

Ketua pelaksana H. Rijal Delon dalam laporannya menyampaikan, untuk tahun ini khitanan berjamaah diikuti oleh 50 orang anak.

“Setiap tahun respon masyarakat sangat antusias, seringkali peserta khitan over kapasitas, “ungkapnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia berharap, ke depan, agar pemerintah daerah memberikan perhatian khusus berupa bantuan, sehingga semua yang berminat bisa terakomodir.

Pada kesempatan itu, Bupati Tasikmalaya H. Cecep Nurul Yakin berkunjung dan melihat langsung proses pelaksanaan khitanan.

Rutin Hingga 46 Tahun

Dalam sambutannya, Bupati H. Cecep menyampaikan terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pesantren Srahtarjuningrahyu.

Hal itu, karena rutin selama 46 tahun sampai hari ini, terus membantu pemerintah dan masyarakat dalam bidang sosial kemasyarakatan melalui kegiatan Khitanan Berjama’ah.

Baca Juga :  Dua Dekade Terbang, Kini Pesawat Jetstar Asia Berhenti Beroperasi

Ia pun menyampaikan langkah-langkahnya dalam memimpin Kabupaten Tasikmalaya. H. Cecep juga menguraikan visi Tasikmalaya yang religius Islami, hingga bicara tentang jam kerja ASN yang diselaraskan dengan waktu sholat.

“Jam kerja ASN lebih pagi. Kemudian ASN wajib salat berjamaah di masjid. Supaya apa, mesjid ini makin hidup, kita kan Kota Santri. Kemudian harus jaga kebersihan semuanya, lingkungan kerja, fasum (fasilitas umum) semuanya, dan akan mengajukan ke DPRD agar dibuat Perda Kawasan Tanpa Rokok (KTR), “jelas H. Cecep.

Sementara itu, mewakili Pesantren Srahtarjuningrahyu, Prof. Dr. H. Anton Athoillah, MBA menyampaikan terima kasih kepada Bupati, anggota DPRD dari Fraksi PKS dan PPP serta seluruh tamu undangan yang hadir dan memberikan dukungannya.

Baca Juga :  Sihar Sitorus Lantik BPN PIR 2024-2029, Targetkan Bangun Huta Raja Sitorus

Maksud Khitan Berjamaah

Istilah ‘berjama’ah’ dijadikan nama kegiatan khitanan ini, karena anak khitan bukan saja dari keluarga kurang mampu secara ekonomi, tapi termasuk dari kalangan masyarakat mampu, yang ingin mendapatkan pahala berlipat dari nilai berjama’ahnya.

Kegiatan ini dilaksanakan sejak tahun 1979, sehingga kurang lebih 2.500 anak telah dikhitan secara berjama’ah di pesantren ini.

Terlebih kegiatan khitanan berjamaah ini selalu dilaksanakan pada hari tasyrik yakni pada bulan Dzulhijjah, sehingga kegiatan ini tidak hanya semata kegiatan sosial tetapi juga bernilai ukhuwah dan ibadah.

Di tahun 2025 ini, kegiatan Khitanan Berjama’ah yang ke-46 terlaksana dengan lancar dan sukses.

Melengkapi kesempurnaan acara itu, digelar pula Tabligh Akbar Walimatul Khitan dengan mubaligh KH. MS. Hidayatullah, pimpinan Ponpes Al-Itihad Pagerageung Kabupaten Tasikmalaya. (Ade Dedi).

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta
Bukan Cuma Urusan Pemerintah, IFSRC Buka Jalur Baru Diplomasi Indonesia–Tiongkok
GCI dan Masa Depan Hubungan Indonesia–Tiongkok Dibahas di Jakarta
Berita ini 18 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Minggu, 20 September 2026 - 09:39 WIB

Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan

Jumat, 18 September 2026 - 16:42 WIB

Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Kamis, 17 September 2026 - 08:45 WIB

DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB