Dikira Gerombolan Kriminal Bersenjata, Jet Tempur Nigeria Malah Tembaki Warganya Sendiri, 20 Tewas! Piye Jal?

- Penulis

Selasa, 3 Juni 2025 - 23:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi (cnsphoto via REUTERS)

Foto: Ilustrasi (cnsphoto via REUTERS)

SUARAMUDA, SEMARANG — Serangan udara kembali dilancarkan militer Nigeria. Tapi sayangnya, operasi itu justru menimbulkan kontroversi.

Pasalnya, serangan dengan jet tempur itu malah menghantam sekelompok warga yang sedang mengejar bandit di Negara Bagian Zamfara, kawasan barat laut yang dilanda konflik berkepanjangan.

Atas kejadian ini, sedikitnya 20 warga sipil tewas. Mengutip AFP, Selasa (3/6/2025), peristiwa tragis ini terjadi akhir pekan.

Menurut penuturan tiga warga, seperti diberitakan CNBC, para korban adalah anggota kelompok penjaga desa (vigilante) yang tengah berupaya menyelamatkan sandera dan ternak yang dicuri oleh kelompok kriminal bersenjata.

“Alih-alih membantu, jet tempur yang dikerahkan militer justru salah sasaran dan menghantam para sukarelawan tersebut, menewaskan 20 orang di antara Desa Maraya dan Wabi,” kata warga setempat Buhari Dangulbi.

“Kami mengalami dua musibah sekaligus. Bandit menculik warga dan mencuri ternak, lalu jet tempur membom orang-orang kami yang mencoba menyelamatkan mereka,” tambahnya.

Baca Juga :  Empat Cabang Istimewa Desak PBNU Susun Peta Jalan Ekonomi Menuju Muktamar Ke-35

Militer Nigeria belum memberikan keterangan resmi. Akan tetapi Angkatan Udara Nigeria menyatakan bahwa mereka telah menewaskan “sedikitnya 20 teroris bersenjata” dalam serangan “presisi”.

Sementara itu, laporan dari lapangan mengindikasikan sebaliknya. Para korban diduga besar bukan kelompok bersenjata, melainkan warga sipil yang tergabung dalam pasukan sukarela. Piye jal? (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Netanyahu Naik Podium, Delegasi Indonesia Pilih Walk Out dari Sidang PBB
BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!
International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas
GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029
Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?
Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia
EEF-2026: Kehadiran Internasional Tunjukkan Pergeseran Ekonomi Global, Barat Tak Lagi Sentral
Iran Tebar Ranjau Lagi di Selat Hormuz, Perang dengan AS Makin Memanas
Berita ini 4 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 07:49 WIB

Netanyahu Naik Podium, Delegasi Indonesia Pilih Walk Out dari Sidang PBB

Senin, 21 September 2026 - 22:09 WIB

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Minggu, 20 September 2026 - 08:36 WIB

International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas

Minggu, 20 September 2026 - 08:25 WIB

GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029

Sabtu, 12 September 2026 - 12:14 WIB

Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?

Berita Terbaru

KABAR NUSANTARA

Madas Sedarah Soroti BPH Migas, Pertanyakan Ruang Suara DEM Madura

Selasa, 29 Sep 2026 - 10:03 WIB