KNPI Sukoharjo Vs Pemuda Lintas Iman Satukan Langkah Lawan Polarisasi dan Ekstremisme Berbasis Agama

- Penulis

Minggu, 1 Juni 2025 - 10:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA, SUKOHARJO — Sebanyak 50 pemuda lintas iman dan kepercayaan dari berbagai wilayah di Kabupaten Sukoharjo menghadiri kegiatan “Generasi Harmoni: FGD Pemuda Sukoharjo untuk Moderasi dan Toleransi”.

Acara yang diselenggarakan Bidang Keagamaan DPD KNPI Kabupaten Sukoharjo itu digelar pada Sabtu, 31 Mei 2025, bertempat di Balai Desa Cemani, Kecamatan Grogol.

Acara dimulai pukul 19.00 WIB dengan pembukaan oleh Intan Putri Sejati selaku pembawa acara. Nuansa khidmat langsung terasa ketika seluruh peserta berdiri menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dipimpin oleh Sri Puji Lestari sebagai dirigen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Suasana semakin teduh ketika Sarwanto memimpin doa pemberkatan yang penuh harapan akan persaudaraan sejati di tengah keberagaman.

Ketua Penyelenggara, Fadhel Moubharok Ibni Faisal, yang juga menjabat Wakil Ketua Bidang Keagamaan DPD KNPI Sukoharjo, menyampaikan laporan kegiatan sekaligus latar belakang pelaksanaan forum dialog tersebut.

Dalam laporannya, Fadhel menekankan urgensi menghadirkan ruang lintas iman di tengah meningkatnya gejala polarisasi sosial pasca-pandemi serta maraknya konten ekstremisme di ruang digital.

Acara dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua DPD KNPI Sukoharjo, Didit Ardiyanto, yang menegaskan pentingnya pemuda sebagai ujung tombak penjaga nilai-nilai kebhinekaan.

Baca Juga :  Bangun Generasi Anti Narkoba dan Melek Digital, Kesbangpol Sukoharjo Gelar Pembinaan Calon Paskibraka 2025

Sambutan berikutnya disampaikan oleh PJ Kepala Desa Cemani, Mardiyanto, yang mengapresiasi kegiatan tersebut dan menyatakan dukungannya atas inisiatif yang dilakukan oleh para pemuda di wilayahnya.

Setelah sesi foto bersama, acara memasuki inti kegiatan yang dimoderatori oleh Akbar, SH dari Bidang Keagamaan KNPI Sukoharjo.

Ia membuka sesi diskusi dengan pengantar yang menyoroti fenomena disinformasi dan intoleransi berbasis agama di kalangan generasi muda.

Paparan pertama disampaikan oleh Roudhotul Jannah, SH., MA, Duta Damai Jawa Tengah, yang mengajak peserta memahami ancaman radikalisme dari perspektif literasi digital dan pentingnya narasi damai di media sosial.

Ia juga berbagi pengalaman dalam upaya deradikalisasi berbasis komunitas dan pendidikan.

Paparan kedua dibawakan oleh Antonius Alvaro D.S.J, Wakil Ketua OMK St. Bonaventura Solo Baru, Paroki Kristus Raja, yang menekankan pentingnya dialog lintas iman sejak usia muda.

Ia mengajak peserta untuk membangun jembatan empati melalui kerja-kerja sosial lintas agama di komunitas masing-masing.

Sesi diskusi berlangsung dinamis. Yusuf Dwi Akhial, salah satu peserta, mengajukan pertanyaan seputar kiat jitu menyebarkan kerukunan antar umat beragama melalui media sosial, mengingat maraknya ujaran kebencian yang tersebar secara digital.

Baca Juga :  Bangun SDM Unggul, KNPI Sukoharjo Dorong Pemuda Siap Kerja Lewat Seminar Inspiratif

Pertanyaan lain datang dari Brian, perwakilan pemuda Buddhis, yang menanyakan indikator untuk menilai apakah suatu kota atau kabupaten termasuk toleran atau intoleran, serta bagaimana survei tersebut diukur secara metodologis.

Anis Maksum menambahkan perspektif penting dengan bertanya bagaimana peran pendidikan, baik formal maupun informal, dalam membentuk karakter anak-anak usia dini agar cinta damai dan menghargai perbedaan sejak kecil.

Seluruh pertanyaan tersebut dijawab secara komprehensif oleh narasumber dengan pendekatan akademik dan praktis, memperkaya wawasan seluruh peserta yang hadir.

Kegiatan ini ditutup dengan penyerahan kenang-kenangan kepada narasumber serta moderator oleh Ketua DPD KNPI Sukoharjo, Didit Ardiyanto, yang juga memberikan apresiasi tinggi terhadap keberhasilan forum ini.

Forum ini menjadi wujud nyata semangat generasi muda Sukoharjo dalam menjaga persatuan bangsa. “Generasi Harmoni” bukan hanya forum diskusi, tapi tonggak awal konsolidasi pemuda lintas iman menuju masyarakat yang inklusif dan damai.

Dengan semangat “Pemuda sebagai Pilar Pemersatu Bangsa”, Generasi Harmoni diharapkan menjadi cikal bakal jejaring pemuda lintas iman di Sukoharjo yang aktif mempromosikan nilai-nilai toleransi, perdamaian, dan kemanusiaan. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarang Siap Jadi Kota Festival, Agustina: Seni Budaya Harus Hidup Sepanjang Tahun
Baliho Ultah Jokowi Bikin Riuh, Gerindra Solo Sentil Pemkot: “Pas Prabowo Ulang Tahun Kok Sepi?”
Sidang Sudewo Diserbu Pendukung, Ahmad Husein Muncul Lagi dan Bikin Nazar Tak Biasa
Semarang Makin Dilirik, Wacana Badan Pariwisata Kembali Menguat
Hotel Hyatt Place Segera Hadir di Semarang, Pearl of Java Makin Bergengsi!
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Bikin Kecewa, Gak Pernah Muncul Saat Demo Mahasiswa!
Grebeg Pakujoyo Meriahkan Perayaan Tahun Baru Islam di Gayamsari
Hi, Warga Semarang! New Pasar Maling Kini Kembali Buka di Pasar Johar
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:14 WIB

Semarang Siap Jadi Kota Festival, Agustina: Seni Budaya Harus Hidup Sepanjang Tahun

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:20 WIB

Baliho Ultah Jokowi Bikin Riuh, Gerindra Solo Sentil Pemkot: “Pas Prabowo Ulang Tahun Kok Sepi?”

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:06 WIB

Sidang Sudewo Diserbu Pendukung, Ahmad Husein Muncul Lagi dan Bikin Nazar Tak Biasa

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:09 WIB

Semarang Makin Dilirik, Wacana Badan Pariwisata Kembali Menguat

Minggu, 21 Juni 2026 - 01:07 WIB

Hotel Hyatt Place Segera Hadir di Semarang, Pearl of Java Makin Bergengsi!

Berita Terbaru

KABAR NUSANTARA

Mengapa Sekjen dan Pengurus Partai Buruh Mundur Rame-rame?

Minggu, 28 Jun 2026 - 09:08 WIB

LINTAS AKADEMIKA

“Sekolah Layak, Pendidikan Bermartabat”

Minggu, 28 Jun 2026 - 08:47 WIB