Bangun Generasi Anti Narkoba dan Melek Digital, Kesbangpol Sukoharjo Gelar Pembinaan Calon Paskibraka 2025

- Penulis

Selasa, 27 Mei 2025 - 09:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA, SUKOHARJO – Pemerintah Kabupaten Sukoharjo melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) kembali menunjukkan komitmennya dalam membina generasi muda melalui kegiatan Pembinaan Pencegahan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang digelar di Auditorium Utama Gedung Menara Wijaya Sukoharjo pada Senin (26/5/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh 75 siswa-siswi SMA/SMK/MA terpilih yang merupakan Calon Pasukan Pengibar Bendera (Paskibraka) Kabupaten Sukoharjo Tahun 2025.

Acara dimulai dengan laporan kegiatan oleh Trimo, SE., MM., Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Ketahanan Ekonomi, Sosial Budaya, dan Agama Badan Kesbangpol Sukoharjo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam laporannya, Trimo menekankan pentingnya menanamkan kesadaran kolektif kepada generasi muda mengenai bahaya narkotika dan penguatan literasi kebangsaan sejak dini.

Selanjutnya, Kepala Badan Kesbangpol Sukoharjo, Budi Santoso, SE., MM., menyampaikan sambutan yang menyoroti peran strategis Paskibraka sebagai duta pemuda yang tak hanya bertugas mengibarkan bendera, namun juga membawa nilai-nilai keteladanan, disiplin, dan integritas dalam kehidupan bermasyarakat.

“Mereka adalah representasi masa depan. Maka, mereka harus bersih dari narkoba, dan kuat dalam mental serta ideologi,” tegas Budi.

Baca Juga :  Mengapa Sejumlah SD di Kudus Sampai Kekurangan Murid?

Materi pertama disampaikan oleh Muhammad Anwar, S.Sos, Penyuluh Narkoba dari Badan Kesbangpol Sukoharjo.

Ia memaparkan data dan fakta mengejutkan tentang penyebaran narkotika di kalangan pelajar serta modus-modus terbaru yang kerap mengintai remaja.

Dengan gaya komunikatif dan pendekatan berbasis pengalaman lapangan, Anwar mengajak peserta untuk menyadari bahwa narkoba bukan hanya merusak tubuh, tapi juga menghancurkan masa depan.

Sesi yang paling menyita perhatian peserta adalah saat Fadhel Moubharok Ibni Faisal, Wakil Ketua DPD KNPI Sukoharjo sekaligus Ketua Yayasan Kiblat Abinaya Indonesia, menyampaikan materi bertajuk “Bijak Bermedia Sosial di Era Kecerdasan Buatan.”

Dalam paparannya, Fadhel menekankan bahwa ancaman terhadap generasi muda saat ini tidak hanya datang dari narkoba, tetapi juga dari disinformasi digital yang menyebar luas melalui media sosial.

“Di era kecerdasan buatan seperti sekarang, informasi bohong bisa dibuat dengan sangat meyakinkan. AI bisa menciptakan gambar, suara, bahkan video palsu yang bisa menjatuhkan reputasi siapa pun. Kalau kita tidak hati-hati, kita bisa ikut menyebarkan hoaks tanpa sadar,” ujar Fadhel.

Baca Juga :  Penyuluhan Bahaya Zat Kimia di Desa Segoro Tambak: Upaya UPN Veteran Jatim Dukung Air Bersih dan Sanitasi Layak (SDGs 6)

Ia mengajak peserta untuk menjadi pelopor literasi digital di lingkungan sekolah dan komunitasnya masing-masing, serta menekankan pentingnya verifikasi informasi, menjaga etika berkomunikasi daring, dan menjadi pengguna media sosial yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab.

Kegiatan ini diakhiri dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif. Para peserta aktif mengajukan pertanyaan seputar bahaya narkoba, pengaruh media sosial terhadap mental remaja, serta cara menangkal hoaks.

Antusiasme peserta menunjukkan bahwa semangat belajar dan ingin tahu para calon Paskibraka Sukoharjo 2025 sangat tinggi.

Melalui kegiatan ini, Badan Kesbangpol Sukoharjo berharap dapat membentuk karakter generasi muda yang tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga tangguh secara mental, melek digital, dan berjiwa nasionalis.

Pembinaan ini menjadi bagian penting dari proses kaderisasi pemuda unggul yang siap menjadi teladan bagi sesamanya dalam membangun Indonesia yang bebas narkoba dan bijak bermedia. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat
Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Soal Geothermal, Bupati Semarang Tegas: Lanjut atau Tidak, Kewenangan Pusat
Gaji PPPK Mau Diambil Alih Pemerintah Pusat? Jateng Bisa Punya Napas Baru Rp2 Triliun
MUI Jateng Punya “Skuad” Baru: Banyak Profesor, Siap Jadi Cooling System di Tengah Dinamika Zaman
Demi Rp5,3 Triliun, Perut Gunung Ungaran Mau Dibongkar: Dapat Listrik atau Cuma Lubang?
Berita ini 10 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 21:18 WIB

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak

Kamis, 10 September 2026 - 15:15 WIB

FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!

Senin, 7 September 2026 - 20:18 WIB

Soal Geothermal, Bupati Semarang Tegas: Lanjut atau Tidak, Kewenangan Pusat

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB