Sasar Remaja, Mahasiswa Kimia UPN “Veteran” Jawa Timur Kenalkan Pembuatan Wood Pellet Sebagai Energi Terbarukan dari Serbuk Kayu

- Penulis

Kamis, 29 Mei 2025 - 21:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA, MOJOKERTO – Usai pelatihan, mahasiswa Program Studi Teknik Kimia Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur lakukan sosialisasi pembuatan wood pellet.

Sebagai tugas pengabdian masyarakat, tim yang terdiri Aisyah Alifatul Zahidah Rohmah, S.T., M.T., dan dua mahasiswa, yaitu Eka Ayu Lintang Ambarwati dan Septya Virganita Ayu Ningtyas lakukan program MBKM Bina Desa.

Adalah remaja desa, khususnya dari Dusun Sukomangu, Dusun Ketegan, dan Dusun Kuten, menjadi sasaran dari pelatihan dan sosialisasi yang dihadiri Kepala Desa Karangkuten.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya itu, jajaran perangkat desa, serta dosen pembimbing lapangan juga hadir sekaligus memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan mahasiswa tersebut.

Baca Juga :  Sandiaga Uno Akui Takjub Saat Kunjungi Kampung Heritage Kayutangan Malang

Dari Limbah Kayu

Sebagai gambaran, bahan baku utama wood pellet adalah limbah kayu berupa serbuk gergaji, yang diperoleh dari Dusun Sukomangu.

Hal itu karena di daerah tersebut banyak ditemukan limbah kayu karena berbasis industri rumah tangga pengolahan kayu.

Selain serbuk kayu yang telah dihaluskan, bahan tambahan lain seperti tepung tapioka dan air digunakan untuk membantu proses pencetakan.

Dalam sesi sosialisasi, mahasiswa juga memperagakan langsung proses pencampuran dan pencetakan wood pellet menggunakan alat sederhana.

Demonstrasi ini menarik antusiasme tinggi dari warga, terutama saat sesi tanya jawab. Para remaja dan perangkat desa menunjukkan minat yang besar.

Baca Juga :  Duh, Turun Level! Jumlah Kelas Menengah di Indonesia Terus Menurun, Apa Jadi Miskin?

Terlebih, setelah dijelaskan bahwa wood pellet memiliki nilai ekspor tinggi ke negara-negara beriklim empat musim sebagai bahan penghangat ruangan.

Mahasiswa berharap dapat mendorong pemanfaatan limbah kayu menjadi produk bernilai ekonomis, sekaligus membuka peluang usaha baru bagi warga Karangkuten, khususnya generasi mudanya.

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam menerapkan ilmu pengetahuan untuk pengembangan potensi desa secara berkelanjutan.

Selain itu, kegiatan ini juga menciptakan peluang usaha baru dan pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. (Red)

* ) Artikel ditulis oleh Eka Ayu Lintang Ambarwati dan Aisyah Alifatul Zahidah Rohmah, ST., MT

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengapa Sekjen dan Pengurus Partai Buruh Mundur Rame-rame?
“Sekolah Layak, Pendidikan Bermartabat”
Konser Guns N’ Roses di Indonesia Bakal Pecah! Panggung Super Mewah, Produksinya Disebut Terbesar
Sri Sultan Hamengku Buwono X Sakit, Siapa yang Jadi Pelaksana Tugas Gubernur Jogja?
Waduh, Peserta SPPI Kok pada Meninggal Saat Latihan Militer?
Sino-Nusantara Institute Jembatani Peluang Investasi Kesehatan Indonesia–Tiongkok
Pameran Produk dan Penutupan MBKM Bina Desa UPN Veteran Jawa Timur: Wujud Inovasi Berkelanjutan untuk Mendukung SDGs 8, 12, dan 17
Taufik Hidayat, Rupanya Kau Benar-benar Sangat Sadis dan Keji!
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 09:08 WIB

Mengapa Sekjen dan Pengurus Partai Buruh Mundur Rame-rame?

Minggu, 28 Juni 2026 - 08:47 WIB

“Sekolah Layak, Pendidikan Bermartabat”

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:45 WIB

Sri Sultan Hamengku Buwono X Sakit, Siapa yang Jadi Pelaksana Tugas Gubernur Jogja?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:10 WIB

Waduh, Peserta SPPI Kok pada Meninggal Saat Latihan Militer?

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:38 WIB

Sino-Nusantara Institute Jembatani Peluang Investasi Kesehatan Indonesia–Tiongkok

Berita Terbaru

KABAR NUSANTARA

Mengapa Sekjen dan Pengurus Partai Buruh Mundur Rame-rame?

Minggu, 28 Jun 2026 - 09:08 WIB

LINTAS AKADEMIKA

“Sekolah Layak, Pendidikan Bermartabat”

Minggu, 28 Jun 2026 - 08:47 WIB