Kuliah Perdana Ekonomi Kreatif Kelas FKIP UHAMKA, Dr. Camelia Safitri Awali dengan Semangat Kreativitas

- Penulis

Selasa, 27 Mei 2025 - 09:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA, JAKARTA — Semester baru mahasiswa FKIP Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA (UHAMKA) disambut hangat lewat pertemuan perdana mata kuliah Ekonomi Kreatif yang diasuh Dr. Camelia Safitri, M.Pd.

Dalam pertemuan ini, suasana kelas terasa berbeda, penuh semangat, interaktif, dan menginspirasi sejak awal perkuliahan.

Sesi dimulai dengan perkenalan Camelia sebagai dosen pengampu, disertai dengan penjelasan umum mengenai mata kuliah Ekonomi Kreatif, tujuan pembelajaran, serta metode yang akan digunakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk menciptakan atmosfer pembelajaran yang lebih hidup, ia mengajak mahasiswa merancang jargon khas untuk mata kuliah ini.

Dari diskusi tersebut, lahirlah jargon “Mata Kuliah Ekonomi Kreatif: Mata Kuliah yang Mudah dan Menyenangkan” lengkap dengan gerakan yang menyertainya.

Simbol Kekompakan

Jargon ini diharapkan menjadi simbol semangat dan kekompakan mahasiswa selama proses perkuliahan berlangsung.

Pembelajaran Ekonomi Kreatif juga dilakukan di dalam kelas yang sudah di desain sebagai Smart Classroom, yakni lingkungan belajar modern yang mengintegrasikan teknologi digital canggih untuk menciptakan proses pembelajaran yang interaktif, dinamis, dan efektif.

Fasilitas utama yang membedakan dari Smsrt Classroom ini adalah Interactive Flat Panel / Smart Board berupa layar sentuh berukuran besar yang menggantikan papan tulis tradisional.

Baca Juga :  Siapa Mau Sekolah Gratis? SPMB SMK Gratis Dibuka, Pemprov Jateng Sediakan 652 Kuota untuk Siswa Miskin

Hal itu memungkinkan guru dan siswa berinteraksi langsung dengan konten digital seperti gambar, video, dan presentasi secara real-time.

Penggunaan aplikasi seperti Google Workspace for Education, Online Learning UHAMKA (OLU), dan perangkat lunak pembelajaran lainnya untuk mendukung komunikasi, kolaborasi, serta pengelolaan tugas dan materi.

Memudahkan Pemahaman Mahasiswa

Smart classroom ini bertujuan untuk membantu mahasiswa memahami materi dengan lebih baik melalui pengalaman belajar yang aktif dan berbasis teknologi digital serta mempersiapkan siswa dengan keterampilan teknologi yang relevan untuk masa depan.

Setelah sesi perkenalan dan penciptaan jargon, mahasiswa mulai masuk ke materi inti mengenai pengenalan sektor-sektor dalam ekonomi kreatif.

Selanjutnya, Camelia kemudian menjelaskan bahwa ekonomi kreatif memiliki cakupan yang sangat luas, mencakup berbagai sektor seperti kuliner, desain, kriya, musik, periklanan, hingga pengembangan aplikasi.

Mahasiswa tampak antusias dan aktif dalam memahami masing-masing sektor serta potensinya dalam dunia nyata.

Sebagai bentuk aplikasi awal dari materi yang dipelajari, Camelia memberikan tugas mingguan kepada seluruh mahasiswa.

Tugas tersebut terdiri dari dua bagian utama, yaitu:
1. Menyusun daftar kelompok dan memilih satu sektor Ekonomi Kreatif yang akan dijadikan fokus produk yang akan dikembangkan.

Baca Juga :  Menyala, nih! 4 Dosen UNDIP Raih Top Kolaborator BRIN 2024

2. Mengidentifikasi barang-barang bekas yang ada di rumah dan memungkinkan untuk dijadikan bahan dasar produk. Seluruh ide dituangkan dalam bentuk mind mapping sebagai alat bantu visualisasi.

Latihan Berpikir Kreatif

Tugas ini bukan sekadar pekerjaan rumah biasa, tetapi menjadi sarana latihan berpikir kreatif, inovatif, dan solutif dalam mengolah sumber daya yang ada di sekitar menjadi produk bernilai ekonomi.

Harapannya, mahasiswa dapat mengembangkan sensitivitas terhadap peluang bisnis serta membangun pola pikir enterpreneur sejak dini.

Tugas ini juga merupakan upaya mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang ramah lingkungan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis inovasi dan kreativitas.

Proses produksi yang meminimalkan limbah dan hemat energi, sejalan dengan prinsip Green Economy.

Dengan menggunakan bahan baku ramah lingkungan atau daur ulang dalam produksi kerajinan sesuai sektor ekonomi kreatif yang sudah dipilih.

Dengan dimulainya perkuliahan Ekonomi Kreatif ini, semangat mahasiswa terlihat semakin kuat untuk mengeksplorasi potensi diri dalam dunia industri kreatif.

Inovasi, keberanian untuk mencoba, serta kemampuan memanfaatkan barang sederhana menjadi sesuatu yang bernilai akan menjadi bekal penting dalam perjalanan akademik mereka ke depan. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswa KKN Unika Santu Paulus Ruteng Berikan Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Remaja di SMP Negeri 2 Borong
Gerak Jalan MTs Muhammadiyah 20 Menongo Makin Solid Jelang HUT RI ke-81
Soliditas Pramuka Tasikmalaya Warnai Parade Batik Sukapura, Dukung Hari Jadi ke-394
IAILM Suryalaya Istiqamah Cetak Pembina Pramuka Berkarakter Lewat KMD dan KML
Madrasah Ramah Anak! MIN 9 Langkat Hadirkan Sekolah Aman, Nyaman, dan Bebas Bullying
Kamu Wajib Tahu! Prabowo Bikin Kampus Baru, Namanya Universitas Republik Indonesia
14 Mahasiswa KKN UIN Walisongo Resmi Mengabdi di Demak, Siap Bawa Program Inovatif untuk Warga
Mengapa Profesor China Kunjungi Fakultas Teknik ITB?
Berita ini 6 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:43 WIB

Mahasiswa KKN Unika Santu Paulus Ruteng Berikan Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Remaja di SMP Negeri 2 Borong

Senin, 27 Juli 2026 - 22:27 WIB

Gerak Jalan MTs Muhammadiyah 20 Menongo Makin Solid Jelang HUT RI ke-81

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:28 WIB

Soliditas Pramuka Tasikmalaya Warnai Parade Batik Sukapura, Dukung Hari Jadi ke-394

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:02 WIB

IAILM Suryalaya Istiqamah Cetak Pembina Pramuka Berkarakter Lewat KMD dan KML

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:17 WIB

Madrasah Ramah Anak! MIN 9 Langkat Hadirkan Sekolah Aman, Nyaman, dan Bebas Bullying

Berita Terbaru

Foto: REUTERS/Anastasia Barashkova

KILAS GLOBAL

Malaysia Merasa Ditipu Gibran, Begini Penjelasannya!

Minggu, 2 Agu 2026 - 10:25 WIB

Gambar: Kompas.com

KABAR NUSANTARA

Masyarakat Tak Yakin Kopdes Merah Putih Akan Mampu Berkembang?

Sabtu, 1 Agu 2026 - 20:05 WIB

RAGAM

PDPM Ogan Ilir selenggarakan Madrasah Anti Korupsi

Jumat, 31 Jul 2026 - 10:58 WIB