Borobudur Marathon Berdampak bagi Sosial-Budaya dan Perekonomian di Jateng, 2025 Gass Pol!?

- Penulis

Jumat, 25 April 2025 - 08:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA, SEMARANG – Even Borobudur Marathon tahun ini masuk ke penyelenggaraan tahun sembilan.

Even tersebut terus ditingkatkan sehingga berhasil mendapatkan sertifikasi Elite Label dari World Athletic pada tahun ini.

Keterlibatan elite runners diprediksi akan lebih banyak dari tahun lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Bisnis Harian Kompas, Lukminto Wibowo mengatakan, perjalanan Borobudur Marathon dari tahun ke tahun sangat berdampak bagi sosial-budaya dan perekonomian di Jawa Tengah, khususnya di Magelang.

Bahkan sudah menjadi salah satu even maraton terbesar di Indonesia. Event Borobudur Marathon, dari World Athletic Label menjadi Elite Runner World Athletic.

“Jadi tahun ini akan banyak pelari internasional terutama yang elite untuk ikut hadir memeriahkan Borobudur Marathon,” kata Lukminto usai menyampaikan paparan persiapan Borobudur Marathon 2025 kepada Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Kamis, 24 April 2025.

Sejak pertama kali digelar, Borobudur Marathon telah tumbuh sebagai pertemuan tradisi, gairah, dan daya tahan.

Bahkan telah menjadi warisan yang dimiliki seluruh masyarakat, khususnya daerah Magelang dan sekitarnya.

Kehadirannya selalu dirindukan oleh masyarakat dan para pelari dari penjuru dunia.

Baca Juga :  Tekan Inflasi dan Petakan Sumber Ekonomi Baru, Pemprov Jateng Kolaborasi dengan Bank Indonesia

Semangat itulah yang kemudian dibawa pada penyelenggaraan kesembilan pada November 2025.

Rencana 10.500 pelari akan ikut serta, termasuk para elite runners dari penjuru dunia. Hal itu jelas memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat.

Tercatat perputaran ekonomi selama gelaran Borobudur Marathon meningkat dari tahun ke tahun.

Pada 2023, perputaran ekonomi mencapai Rp 61,6 miliar. Tahun 2024 meningkat menjadi Rp 73,9 miliar.

Lukminto menjelaskan, Borobudur Marathon 2025 disiapkan untuk memberikan pengalaman baru menuju satu dekade.

Komite Borobudur Marathon juga akan menyiapkan rute baru yang nanti akan dikoordinasikan dengan World Athletic.

Mengingat tahun ini kantong parkir akan dipusatkan di sekitar Kampung Seni Borobudur, sehingga perlu adanya penyesuaian pergerakan pelari mulai dari kedatangan sampai usai penyelenggaraan, termasuk menyiapkan even-even pascarace day.

“Perubahan rute nanti akan kita jalankan. Rute itu sebenarnya empat tahun, kalau tidak ada masalah biasanya bisa kita pakai. Tapi menuju satu dekade ini, kita coba akan bikin rute baru yang pasti akan lebih menarik. Entah itu elevasi dan sebagainya, kita akan koordinasi dengan world Athletic dan sebagainya,” jelasnya.

Baca Juga :  Polsek Sukorejo Amankan Arus Mudik melalui Pos Pengamanan Idul Fitri 2025 Polres Kendal di Alun-Alun Sukorejo

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan, even Borobudur Marathon selama ini sudah luar biasa. Ia ingin hal itu terus ditingkatkan sehingga Borobudur dan Jawa Tengah semakin mendunia. Apalagi event ini tidak hanya berpusat pada olahraga saja tetapi juga pariwisata, UMKM, dan tradisi masyarakat.

“Ini berdampak sangat luar biasa sekali sehingga jauh-jauh hari Pemprov akan mendukung penuh. Semua dinas sudah saya perintahkan, UMKM dan apa pun kita geser ke sana agar momen ini tidak ketinggalan,” kata Luthfi usai pertemuan di kantornya tersebut.

Ia menambahkan, Borobudur Marathon akan menjadi visioner bagi Jawa Tengah. Tidak hanya legacy masyarakat Magelang tetapi juga daerah-daerah di sekitarnya.

Apalagi Borobudur akan menjadi salah satu pusat pengembangan destinasi aglomerasi wisata di Jawa Tengah.

“Borobudur akan menjadi bagian dari destinasi aglomerasi wisata. Mulai dari Kopeng dna sekitarnya akan kita siapkan, nanti kita akan sosialisasi di sana. Itu momentum yang pas makanya saya senang sekali beliau-beliau datang ke sini. Top,” katanya. (*)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarang Siap Jadi Kota Festival, Agustina: Seni Budaya Harus Hidup Sepanjang Tahun
Baliho Ultah Jokowi Bikin Riuh, Gerindra Solo Sentil Pemkot: “Pas Prabowo Ulang Tahun Kok Sepi?”
Sidang Sudewo Diserbu Pendukung, Ahmad Husein Muncul Lagi dan Bikin Nazar Tak Biasa
Semarang Makin Dilirik, Wacana Badan Pariwisata Kembali Menguat
Hotel Hyatt Place Segera Hadir di Semarang, Pearl of Java Makin Bergengsi!
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Bikin Kecewa, Gak Pernah Muncul Saat Demo Mahasiswa!
Grebeg Pakujoyo Meriahkan Perayaan Tahun Baru Islam di Gayamsari
Hi, Warga Semarang! New Pasar Maling Kini Kembali Buka di Pasar Johar
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:14 WIB

Semarang Siap Jadi Kota Festival, Agustina: Seni Budaya Harus Hidup Sepanjang Tahun

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:20 WIB

Baliho Ultah Jokowi Bikin Riuh, Gerindra Solo Sentil Pemkot: “Pas Prabowo Ulang Tahun Kok Sepi?”

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:06 WIB

Sidang Sudewo Diserbu Pendukung, Ahmad Husein Muncul Lagi dan Bikin Nazar Tak Biasa

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:09 WIB

Semarang Makin Dilirik, Wacana Badan Pariwisata Kembali Menguat

Minggu, 21 Juni 2026 - 01:07 WIB

Hotel Hyatt Place Segera Hadir di Semarang, Pearl of Java Makin Bergengsi!

Berita Terbaru

KABAR NUSANTARA

Mengapa Sekjen dan Pengurus Partai Buruh Mundur Rame-rame?

Minggu, 28 Jun 2026 - 09:08 WIB

LINTAS AKADEMIKA

“Sekolah Layak, Pendidikan Bermartabat”

Minggu, 28 Jun 2026 - 08:47 WIB