Sekelas Jepang Saja Impor Beras dari Korea Selatan, Ada Apa Sebenarnya?

- Penulis

Rabu, 23 April 2025 - 08:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi beras; pinterest

Ilustrasi beras; pinterest

SUARAMUDA, SEMARANG – Langkah Jepang dengan impor beras rupanya menjadi perbincangan hangat publik.

Pasalnya, negara yang terkenal tangguh itu belum lama ini mengimpor beras dari Korea Selatan (Korsel) untuk pertama kalinya sejak 1999.

Dikutip dari The Guardian, beras dari Korsel tiba di Jepang pada bulan lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah impor ini dilakukan untuk mengatasi lonjakan harga beras yang diproduksi secara domestik dan meningkatnya kemarahan konsumen.

Harga beras yang ditanam di Jepang telah naik lebih dari dua kali lipat sejak tahun lalu.

Kondisi ini mendorong permintaan beras asing yang lebih murah, meskipun dikenakan tarif impor yang tinggi.

Harga Beras Rp100 ribu/ Kg

Melansir CNN Indonesia, pada 6 April lalu, harga beras di supermarket Jepang mencapai rata-rata 4.214 yen atau US$30 atau Rp506 ribu (kurs Rp16.867 per dolar AS) untuk 5 kg. Artinya beras dibanderol sekitar Rp100 ribu per kg.

Baca Juga :  Merdeka di Tanah Rantau! WNI di Islamabad Rayakan HUT ke-80 RI dengan Penuh Rasa Bangga

Tren kenaikan harga beras ini memaksa pemerintah Jepang untuk mengambil langkah yang tidak biasa dengan memanfaatkan cadangan yang besar.

Pada Maret lalu, mereka mulai mengguyur 210 ribu ton beras ke pasar untuk mencoba mengatasi kenaikan harga yang disebabkan oleh kombinasi panas terik musim panas, pembelian panik, dan masalah distribusi.

Padahal sebelumnya Jepang menggunakan cadangan berasnya hanya untuk bencana alam atau kegagalan panen.

Sementara itu, menurut laporan media lokal Jepang, NHK, jumlah beras asal Korsel yang dijual secara online dan di supermarket masih relatif rendah yakni hanya dua ton. Tapi ada rencana penambahan 20 ton dalam beberapa hari mendatang.

Baca Juga :  Kata Pakar PBB: Tentara Israel Paling Bejat!

Ekspor beras Korsel ke Jepang diperkirakan akan mencapai level tertinggi sejak 1990.

Peluang Ekspor bagi Amerika Serikat?

Di lain sisi, krisis beras di Jepang ini juga membuka peluang ekspor bagi Amerika Serikat (AS).

Salah satunya yang dilakukan Arata Hirano, pemilik restoran di Tokyo. Ia beralih dari beras Jepang ke produk Amerika pada tahun lalu.

Hal itu ia lakukan ketika harga beras domestik melambung tajam imbas kekurangan pasokan.

Ia mengatakan harga beras asal California yang sekarang ia sajikan telah dua kali lipat naik sejak pembelian pertamanya musim panas lalu. Namun, harganya masih lebih murah dibandingkan beras lokal. (Red/ CNN Indonesia)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Trump Ngamuk Lagi! AS Kembali Serang Iran, Gencatan Senjata Terancam Buyar
China Dorong BRICS Perkuat Kendali Mineral Strategis, Wang Yi Soroti Tantangan Global
Menteri Hukum RI dan Jaksa Agung Rusia Sepakat Perkuat Penegakan Hukum Transnasional
Paviliun Indonesia 1.500 Meter Persegi di INNOPROM 2026, Siap Pamerkan 5 Sektor Industri Unggulan
Timor Leste Berduka, Mantan Presiden Francisco Lu Olo Guterres Wafat
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer Mundur dari Jabatannya
Dari Konsultasi ke Integrasi Ekonomi: Deklarasi Kazan Buka Jalan Kerja Sama Ekonomi Rusia-ASEAN
Netanyahu dan Kebijakan Kontroversial: Israel Dianggap Abaikan Hukum Internasional dan Perluas Konflik di Timur Tengah
Berita ini 4 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:02 WIB

China Dorong BRICS Perkuat Kendali Mineral Strategis, Wang Yi Soroti Tantangan Global

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:23 WIB

Menteri Hukum RI dan Jaksa Agung Rusia Sepakat Perkuat Penegakan Hukum Transnasional

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:48 WIB

Paviliun Indonesia 1.500 Meter Persegi di INNOPROM 2026, Siap Pamerkan 5 Sektor Industri Unggulan

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:18 WIB

Timor Leste Berduka, Mantan Presiden Francisco Lu Olo Guterres Wafat

Senin, 22 Juni 2026 - 17:13 WIB

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer Mundur dari Jabatannya

Berita Terbaru

KABAR NUSANTARA

Mengapa Sekjen dan Pengurus Partai Buruh Mundur Rame-rame?

Minggu, 28 Jun 2026 - 09:08 WIB

LINTAS AKADEMIKA

“Sekolah Layak, Pendidikan Bermartabat”

Minggu, 28 Jun 2026 - 08:47 WIB