Jangan Coba-coba Kritik Jokowi dan Prabowo Jika Tak Mau Disentil Luhut, Begini Selengkapnya!

- Penulis

Selasa, 1 April 2025 - 09:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan / detik.com

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan / detik.com

SUARAMUDA, SEMARANG – Bagi sebagian besar rakyat Indonesia tentu tak asing lagi dengan sosok Luhut Binsar Pandjaitan.

Lebih kurang 10 tahun yang lalu pamor Luhut terus melejit, lantaran menjadi orang kepercayaan Joko Widodo (Jokowi).

Di momen lebaran, Luhut yang saat ini menjabat Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) bilang bahwa kebebasan demokrasi jangan sampai merusak budaya sopan santun bangsa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Termasuk ketika mengkritik mantan Presiden Jokoi Widodo (Jokowi).

Dilansir detik.com, Selasa (1/4/2025), Luhut menegaskan kritik yang disampaikan harus berdasarkan data, agar jelas bukan sekadar buruk sangka.

Baca Juga :  Dear, Sobat Muda! Ada Loker di PBB nih, daftar engga?

“Saya titip satu hal, selesai Ramadan ini, mari tetap memelihara santun dan ramah tamah Indonesia. Jangan berburuk sangka, saya saksi hidup sebagai pembantu Pak Jokowi selama sepuluh tahun,” kata Luhut selepas mengunjungi kediaman Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di Solo, Jawa Tengah, melansir dari Antara, Senin (31/3/2025).

Jokowi Tak Melanggar Konstitusi?

Luhut menekankan sebagai saksi hidup masa kepemimpinan Jokowi, ia tidak melihat ada pelanggaran konstitusi yang dilakukan Jokowi selama menjabat Presiden.

Luhut juga berharap masyarakat memberikan ruang pada pemerintah untuk dapat bekerja demi kesejahteraan rakyat.

Baca Juga :  Berikut Ini 8 Misi Asta Cita Presiden Prabowo dan Wapres Gibran

Ia pun meminta masyarakat bisa kompak memberikan dukungan kepada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“Saya harus katakan agak keras, karena menurut saya sudah terlalu banyak keluar koridor. Pengamat tanpa data jelas membuat keruh pemerintah. Kita beri kesempatan Pak Prabowo memimpin,” tegas mantan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi itu.

Selain itu, Luhut juga menyentil pengkritik program prioritas besutan Prabowo, yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Dulu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mengkritik sana-sini, ‘kan itu sudah jalan. Kita harus kompak, Presiden Prabowo mendengarkan masyarakat,” tuturnya. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengapa Sekjen dan Pengurus Partai Buruh Mundur Rame-rame?
Konser Guns N’ Roses di Indonesia Bakal Pecah! Panggung Super Mewah, Produksinya Disebut Terbesar
Sri Sultan Hamengku Buwono X Sakit, Siapa yang Jadi Pelaksana Tugas Gubernur Jogja?
Waduh, Peserta SPPI Kok pada Meninggal Saat Latihan Militer?
Sino-Nusantara Institute Jembatani Peluang Investasi Kesehatan Indonesia–Tiongkok
Taufik Hidayat, Rupanya Kau Benar-benar Sangat Sadis dan Keji!
Geger! Ketua BEM FH UBK Ngaku Terima Uang Rp20 Juta dari Wapres Gibran
GEMABUDHI Sulawesi Selatan Hadiri Perayaan Syukur Ulang Tahun Vihara Maitreya Makassar Bertajuk “Simfoni Cahaya”
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 09:08 WIB

Mengapa Sekjen dan Pengurus Partai Buruh Mundur Rame-rame?

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:45 WIB

Sri Sultan Hamengku Buwono X Sakit, Siapa yang Jadi Pelaksana Tugas Gubernur Jogja?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:10 WIB

Waduh, Peserta SPPI Kok pada Meninggal Saat Latihan Militer?

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:38 WIB

Sino-Nusantara Institute Jembatani Peluang Investasi Kesehatan Indonesia–Tiongkok

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:30 WIB

Taufik Hidayat, Rupanya Kau Benar-benar Sangat Sadis dan Keji!

Berita Terbaru

KABAR NUSANTARA

Mengapa Sekjen dan Pengurus Partai Buruh Mundur Rame-rame?

Minggu, 28 Jun 2026 - 09:08 WIB

LINTAS AKADEMIKA

“Sekolah Layak, Pendidikan Bermartabat”

Minggu, 28 Jun 2026 - 08:47 WIB