China, Iran, dan Rusia Latihan Perang Bareng: Dunia Sedang Tak Baik-baik Saja?

- Penulis

Kamis, 13 Maret 2025 - 07:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi kapal perang China/ pinterest

Ilustrasi kapal perang China/ pinterest

SUARAMUDA, SEMARANG – Pada hari Selasa (11/3) lalu, China, Iran, dan Rusia menggelar latihan angkatan laut gabungan di Timur Tengah.

Dilansir dari VOA Indonesia, latihan itu sebagai upaya unjuk kekuatan di kawasan yang masih gelisah atas program nuklir Teheran yang berkembang pesat dan di saat pemberontak Houthi Yaman mengancam akan melakukan serangan baru terhadap kapal-kapal yang melintas di kawasan.

Latihan dengan tema “Sabuk Keamanan Maritim 2025”, itu berlangsung di Teluk Oman dekat Selat Hormuz yang strategis, muara sempit Teluk Persia yang dilalui seperlima dari seluruh minyak mentah yang diperdagangkan di seluruh dunia.

Di masa lalu, wilayah di sekitar selat tersebut telah menyaksikan Iran menyita kapal-kapal komersial dan melancarkan serangan yang diduga terjadi sejak Presiden Donald Trump pertama kali secara sepihak menarik Amerika dari kesepakatan nuklir Iran dengan negara-negara besar dunia.

Latihan tersebut menandai tahun kelima latihan perang ketiga negara tersebut ikut serta dalam latihan gabungan.

Terlaksana Usai AS-Iran Tegang

Latihan itu dilakukan setelah beberapa hari meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran saat Trump mengupayakan kesepakatan nuklir baru.

Baik China maupun Rusia tidak secara aktif berpatroli di Timur Tengah yang lebih luas, yang jalur perairannya tetap penting untuk pasokan energi global.

Baca Juga :  Israel dan Iran Kena Semprot! Yordania Marah, Gegara Negaranya Terkena Rudal

Sebaliknya, mereka secara umum menyerahkannya kepada negara-negara Barat yang sebagian besar dipimpin oleh Armada ke-5 Angkatan Laut AS yang bermarkas di Bahrain.

Namun, baik China maupun Rusia memiliki kepentingan yang besar di Iran.

Bagi China, mereka terus membeli minyak mentah Iran meskipun menghadapi sanksi Barat, kemungkinan dengan harga yang lebih murah dibandingkan dengan harga global.

Beijing juga tetap menjadi salah satu pasar utama untuk impor Iran.

Sementara itu, Rusia mengandalkan Iran untuk pasokan drone pembawa bom yang digunakannya dalam perang melawan Ukraina. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gokil! Trump Mau Ganti Nama Samudra Atlantik Jadi Samudra Trump
Bikin Geger! AS Bakal Siarkan Langsung Eksekusi Mati Prajurit Pengkhianat
Indonesia Segera Terima Jet Tempur China, J-10CE Bakal Mendarat di Tanah Air
Perebutan Pengaruh di Asia Tengah: Catatan dari Forum Internasional Rostov-on-Don Rusia
Mengapa Greenland Penting bagi AS, Eropa, dan Masa Depan Arktik
Netanyahu Naik Podium, Delegasi Indonesia Pilih Walk Out dari Sidang PBB
BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!
International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas
Berita ini 11 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Gokil! Trump Mau Ganti Nama Samudra Atlantik Jadi Samudra Trump

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:04 WIB

Bikin Geger! AS Bakal Siarkan Langsung Eksekusi Mati Prajurit Pengkhianat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:38 WIB

Indonesia Segera Terima Jet Tempur China, J-10CE Bakal Mendarat di Tanah Air

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:14 WIB

Perebutan Pengaruh di Asia Tengah: Catatan dari Forum Internasional Rostov-on-Don Rusia

Rabu, 30 September 2026 - 12:28 WIB

Mengapa Greenland Penting bagi AS, Eropa, dan Masa Depan Arktik

Berita Terbaru

Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (The Nation)

KILAS GLOBAL

Gokil! Trump Mau Ganti Nama Samudra Atlantik Jadi Samudra Trump

Senin, 12 Okt 2026 - 15:28 WIB

Salah satu destinasi wisata di Pulau Bali. (Gambar: pinterest)

KABAR NUSANTARA

Bali Jadi Tuan Rumah New Asia Forum, Indonesia Bidik Investor Kelas Kakap

Minggu, 11 Okt 2026 - 08:02 WIB