Surati Pemimpin Iran, Trump Ajukan Opsi Damai Soal Nuklir

- Penulis

Sabtu, 8 Maret 2025 - 07:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Sumber; Tommy Hyman (pinterest)

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Sumber; Tommy Hyman (pinterest)

SUARAMUDA, SEMARANG — Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut dirinya berkirim surat kepada pemimpin Iran, Jumat (7/3/2025).

Dilansir CNN Indonesia, Trump telah menulis surat kepada pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei untuk mendesak digelar perundingan baru mengenai program nuklirnya.

AFP mengabarkan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi bilang negaranya tidak akan berunding selama AS menerapkan “tekanan maksimum”.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski begitu pernyataan itu tidak menanggapi secara langsung surat Trump kepada Khamenei.

Baca Juga :  Rupiah Terdepresiasi, UMKM Terancam: Tantangan Struktural dan Respons Kebijakan

Pendekatan Trump ini menandai perubahan dari sikap kerasnya saat menjabat presiden untuk pertama kali.

Cara ini juga kemungkinan bisa menempatkan AS di posisi janggal dengan sekutu dekatnya, Israel, yang tahun lalu melakukan serangan bom ke Iran.

“Semoga kita dapat mencapai kesepakatan damai,” kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih. “Kita berada di saat-saat final,” ujar lagi mengenai program nuklir Iran.

“Saya lebih suka melihat kesepakatan damai daripada yang lain,” ucap dia soal opsi militer. “Tetapi yang lain akan menyelesaikan masalah”.

Baca Juga :  Delegasi Parlemen Rusia Kunjungi Indonesia, Perkuat Kerja Sama Bilateral dan Bahas Isu Strategis

Surat untuk Khamenei itu sebelumnya diungkap Trump dalam sebuah wawancara di Fox Business.

Trump bilang di surat itu dia mengatakan pada Khamenei: “Saya harap Anda akan bernegosiasi karena jika kita harus secara militer, itu akan menjadi hal yang mengerikan bagi mereka”.

Hingga artikel ini ditayangkan, belum ada kejelasan bagaimana Trump berkirim surat tersebut, yang menurut perwakilan Iran di PBB belum diterima. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Trump Ngamuk Lagi! AS Kembali Serang Iran, Gencatan Senjata Terancam Buyar
China Dorong BRICS Perkuat Kendali Mineral Strategis, Wang Yi Soroti Tantangan Global
Menteri Hukum RI dan Jaksa Agung Rusia Sepakat Perkuat Penegakan Hukum Transnasional
Paviliun Indonesia 1.500 Meter Persegi di INNOPROM 2026, Siap Pamerkan 5 Sektor Industri Unggulan
Timor Leste Berduka, Mantan Presiden Francisco Lu Olo Guterres Wafat
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer Mundur dari Jabatannya
Dari Konsultasi ke Integrasi Ekonomi: Deklarasi Kazan Buka Jalan Kerja Sama Ekonomi Rusia-ASEAN
Netanyahu dan Kebijakan Kontroversial: Israel Dianggap Abaikan Hukum Internasional dan Perluas Konflik di Timur Tengah
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:02 WIB

China Dorong BRICS Perkuat Kendali Mineral Strategis, Wang Yi Soroti Tantangan Global

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:23 WIB

Menteri Hukum RI dan Jaksa Agung Rusia Sepakat Perkuat Penegakan Hukum Transnasional

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:48 WIB

Paviliun Indonesia 1.500 Meter Persegi di INNOPROM 2026, Siap Pamerkan 5 Sektor Industri Unggulan

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:18 WIB

Timor Leste Berduka, Mantan Presiden Francisco Lu Olo Guterres Wafat

Senin, 22 Juni 2026 - 17:13 WIB

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer Mundur dari Jabatannya

Berita Terbaru

KABAR NUSANTARA

Mengapa Sekjen dan Pengurus Partai Buruh Mundur Rame-rame?

Minggu, 28 Jun 2026 - 09:08 WIB

LINTAS AKADEMIKA

“Sekolah Layak, Pendidikan Bermartabat”

Minggu, 28 Jun 2026 - 08:47 WIB