Mahasiswa KKN UPGRIS 39 Desa Sepakung Berinovasi: Olah Alpukat Jadi Bolu Kukus untuk Cegah Stunting

- Penulis

Senin, 3 Maret 2025 - 19:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sepakung, 3 Maret 2025 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) 39 mengadakan pelatihan inovatif di Dusun Pagergedog, Desa Sepakung.

Mereka memperkenalkan cara mengolah alpukat menjadi bolu kukus bernutrisi tinggi guna membantu pencegahan stunting serta meningkatkan nilai jual alpukat yang selama ini kurang diminati karena rasanya yang pahit.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Buah alpukat yang memiliki rasa pahit sering kali tidak dikonsumsi langsung, menyebabkan petani kesulitan dalam pemasaran.

Melalui kreativitas mahasiswa KKN UPGRIS, alpukat yang kurang diminati ini diolah menjadi bolu kukus yang lezat dan kaya manfaat gizi.

Mahasiswa membagikan teknik khusus untuk menghilangkan rasa pahit alpukat, seperti perendaman dengan baking powder sebelum diolah menjadi adonan bolu kukus.

Baca Juga :  Jawa Tengah Alami Deflasi 0,35% pada Januari 2026, Kok Bisa?

Dengan tambahan perisa alami, bolu kukus ini memiliki rasa yang enak dan tekstur yang lembut, menjadikannya camilan sehat bagi anak-anak dan keluarga.

Selain sebagai inovasi kuliner, pelatihan ini juga berfokus pada pemanfaatan alpukat untuk membantu mengurangi angka stunting di Desa Sepakung.

Berdasarkan data setempat, beberapa anak di Dusun Pagergedog mengalami stunting akibat kurangnya asupan gizi seimbang.

Alpukat yang kaya lemak sehat, vitamin, dan mineral berperan penting dalam mendukung pertumbuhan anak-anak.

Dengan mengolahnya menjadi makanan yang lebih mudah diterima oleh anak-anak, diharapkan masyarakat mulai memanfaatkan alpukat sebagai bagian dari pola makan sehat.

Pelatihan ini mendapat antusiasme tinggi dari warga, terutama ibu-ibu Dusun Pagergedog.

Mereka tertarik untuk mencoba resep bolu kukus alpukat di rumah sebagai alternatif camilan bergizi.

Baca Juga :  Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW, IKA PMII dan Keluarga Besar PMII Wahid Hasyim Semarang Gelar Pembacaan Maulid dan Sarasehan

Menurut Ibu Opah, selaku pemateri dalam pencegahan stunting, bolu kukus alpukat ini bisa menjadi solusi menarik.

“Alpukat bagus karena mengandung lemak baik untuk mencegah stunting. Bolunya enak dan lembut. Semangat terus mba-mba dan mas-mas KKN UPGRIS!” ungkapnya.

Melalui program ini, mahasiswa KKN UPGRIS 39 berharap inovasi kuliner berbasis bahan lokal dapat terus dikembangkan oleh masyarakat.

Selain meningkatkan nilai jual alpukat, langkah ini juga berpotensi memperbaiki pola konsumsi gizi di daerah tersebut.

Kolaborasi antara mahasiswa dan warga diharapkan dapat terus berlanjut dalam bentuk program inovatif lainnya demi kesejahteraan masyarakat Desa Sepakung, khususnya Dusun Pagergedog.

 

 

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harmoni Dakwah dan Seni Inklusif: BAZNAS RI Bersama Yayasan Kiblat Abinaya Semai Harapan Baru bagi Disabilitas dan Kaum Marjinal Sukoharjo
Wujudkan Inklusi Sosial Tanpa Sekat, BAZNAS RI dan Yayasan Kiblat Abinaya Gagas Pembinaan Edutainment bagi Kaum Marjinal Sukoharjo
Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat
Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Soal Geothermal, Bupati Semarang Tegas: Lanjut atau Tidak, Kewenangan Pusat
Gaji PPPK Mau Diambil Alih Pemerintah Pusat? Jateng Bisa Punya Napas Baru Rp2 Triliun
Berita ini 44 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 09:45 WIB

Harmoni Dakwah dan Seni Inklusif: BAZNAS RI Bersama Yayasan Kiblat Abinaya Semai Harapan Baru bagi Disabilitas dan Kaum Marjinal Sukoharjo

Jumat, 25 September 2026 - 09:24 WIB

Wujudkan Inklusi Sosial Tanpa Sekat, BAZNAS RI dan Yayasan Kiblat Abinaya Gagas Pembinaan Edutainment bagi Kaum Marjinal Sukoharjo

Senin, 21 September 2026 - 21:18 WIB

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak

Berita Terbaru

Jenderal Listyo Sigit Prabowo sempat mendampingi Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming dalam peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya, Jakarta Timur, sebelum DPR mengumumkan proses pemberhentiannya dari jabatan Kapolri pada Kamis (1/10/2026)./ kompas.com

KABAR NUSANTARA

Akhirnya Kapolri Diganti, Simak!

Kamis, 1 Okt 2026 - 10:56 WIB

Ilustrasi: suaramuda.net

Sino Insight

China Pimpin BRICS 2027, Dedolarisasi Kembali Jadi Sorotan

Rabu, 30 Sep 2026 - 13:42 WIB

KILAS GLOBAL

Mengapa Greenland Penting bagi AS, Eropa, dan Masa Depan Arktik

Rabu, 30 Sep 2026 - 12:28 WIB