Gaungkan Salam Perdamaian Melalui Dolanan Tradisional, Lembaga Kajian Lintas Kultural Gelar FGD

- Penulis

Minggu, 8 September 2024 - 02:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA — Lembaga Kajian Lintas Kultural (LKLK) kembali menyelenggarakan acara Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Pemuda Berbudaya Cinta Damai,” bertempat di Ballroom Meeting Hotel Sarila, Kota Surakarta, Sabtu (7/9/2024).

Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari rangkaian program festival dolanan tradisional dalam rangka menebar salam perdamaian bagi remaja dan pemuda di wilayah rentan radikalisme. Dan Indika Foundation menjadi lembaga yang mensuport kegiatan ini.

Ada 50 peserta dari berbagai latar belakang, termasuk agama, organisasi kepemudaan, pelajar dan mahasiswa, serta putra-putri mantan narapidana terorisme yang hadir dalam FGD ini. Para peserta berkumpul dengan semangat yang sama, yakni memupuk budaya cinta damai melalui dialog terbuka dan diskusi konstruktif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara dimulai dengan pembukaan oleh MC yang dilanjutkan dengan sambutan dariDewan Pengawas LKLK Tri Rohmadi, mewakili Ketua LKLK, Sofwan Faizal Sifyan. Dalam sambutannya, Tri Rohmadi menekankan pentingnya peran pemuda dalam menjaga perdamaian dan kerukunan di tengah masyarakat yang beragam.

Baca Juga :  Temu Raya Pemuda Lintas Agama Solo Raya Sukses Digelar, 200 Pemuda Berkolaborasi untuk Perdamaian dan Toleransi

“Pemuda memiliki peran strategis dalam membangun jembatan perdamaian di masyarakat. Melalui budaya dan tradisi, kita dapat menanamkan nilai-nilai toleransi dan cinta damai yang kuat,”ungkapnya.

Hadir sebagai narasumber seniman dan budayawan terkemuka di Kota Surakarta, Drs. YB Rus Hardjanto. Dalam paparannya, Rus menggarisbawahi pentingnya melestarikan dolanan tradisional sebagai sarana membangun kebersamaan dan perdamaian di kalangan remaja dan pemuda.

“Dolanan tradisional bukan sekadar permainan, ia adalah warisan budaya yang kaya dengan nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan toleransi. Dengan memainkannya, kita dapat menumbuhkan rasa saling menghargai di antara generasi muda,” jelasnya.

Diskusi yang dipandu Koordinator Ikatan Pemuda Nusantara Korwil Jateng DIY, Luthfi Ahmad Awaluddin, berjalan dengan sangat dinamis. Para peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok diskusi dengan tema-tema yang berbeda, namun tetap berfokus pada cara-cara untuk menebarkan nilai-nilai perdamaian melalui budaya dan tradisi.

Baca Juga :  Tumbuhkan Nilai-nilai Perdamaian, Lembaga Kajian Lintas Kultural Gelar Lokakarya 'Dolanan Tradisional'

Masing-masing kelompok kemudian mempresentasikan hasil diskusi mereka di depan peserta lain. Dari berbagai hasil diskusi, disimpulkan bahwa dolanan tradisional dapat menjadi salah satu media efektif dalam mempromosikan perdamaian, terutama di wilayah-wilayah yang rentan terhadap radikalisme.

Peserta juga sepakat bahwa perlu ada upaya bersama dari berbagai pihak untuk terus mendorong keterlibatan pemuda dalam kegiatan-kegiatan yang bernuansa positif dan membangun.

Acara ini diakhiri dengan pembacaan kesimpulan dari hasil diskusi oleh moderator, diikuti dengan penutupan resmi oleh panitia.

Dengan terselenggaranya FGD ini, diharapkan pesan-pesan perdamaian dapat terus disebarluaskan dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama oleh para pemuda yang merupakan pilar masa depan bangsa. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Harjowinangun Ramai-Ramai Usulkan Talut dan Betonisasi Jalan, Musrenbangdes RKPDes 2027 Jadi Ajang Curhat Pembangunan
Tanam Tabebuya Bareng, Kepala Daerah se-Jateng-DIY Tinggalkan Jejak Hijau di Salatiga
Pemkab Pati Ajak Dunia Usaha Wujudkan Kabupaten Layak Anak: Apa Maksudnya?
Jateng Bakal Libatkan TNI-Polri Buat Tarik Pajak Desa: Bakal Serem, dong!?
Peserta Membludak! Belajar Bersama Persiapan Ujian PPAT 2026 Pengda IPPAT Kota Surakarta Berlangsung Meriah
BRT Trans Jateng Koridor Jekuti Segera Hadir? Jepara Sudah Siap, Kudus Menunggu, Pati Masih Tahap Masterplan
Pajak Kendaraan Banyak Nunggak, Bapenda Jateng Siapkan Jurus Baru Libatkan RT hingga RW
Wali Kota Agustina Antar Semarang Sabet PAPTI Award 2026, Dinobatkan Jadi Kota Terandal!
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 07:18 WIB

Warga Harjowinangun Ramai-Ramai Usulkan Talut dan Betonisasi Jalan, Musrenbangdes RKPDes 2027 Jadi Ajang Curhat Pembangunan

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:08 WIB

Tanam Tabebuya Bareng, Kepala Daerah se-Jateng-DIY Tinggalkan Jejak Hijau di Salatiga

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:58 WIB

Pemkab Pati Ajak Dunia Usaha Wujudkan Kabupaten Layak Anak: Apa Maksudnya?

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:16 WIB

Jateng Bakal Libatkan TNI-Polri Buat Tarik Pajak Desa: Bakal Serem, dong!?

Senin, 20 Juli 2026 - 21:14 WIB

Peserta Membludak! Belajar Bersama Persiapan Ujian PPAT 2026 Pengda IPPAT Kota Surakarta Berlangsung Meriah

Berita Terbaru