PM Israel Netanyahu Isyaratkan Palestina Berdiri di Arab Saudi: Konyol!

- Penulis

Senin, 10 Februari 2025 - 09:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi bendera Palestina/ pinterest

Ilustrasi bendera Palestina/ pinterest

SUARAMUDA, SEMARANG – Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengisyaratkan dalam sebuah wawancara bahwa negara Palestina dapat didirikan di wilayah Arab Saudi.

Sontak, statemen petinggi Israel itu pun menuai kecaman dari berbagai negara Arab serta negara-negara dunia lainnya.

Beberapa media Israel seperti diberitakan CNBC, Senin (10/2/2025) bahkan menilai apa yang disebutkan Netanyahu tidak lebih dari sekedar lelucon.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Statemen itu muncul ketika kawasan tersebut sudah gelisah dengan wacana Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang mengusulkan untuk mengambil alih di bawah kendali Washington.

Baca Juga :  Begini Cerita 2 Relawan Mer-C Asal RI di Gaza: Rakyat Palestina Butuh Dukungan Indonesia

Konyolnya lagi, Presiden Trump juga ingin memindahkan warga Gaza ke luar negeri.

Ketua Liga Arab Ahmed Aboul Gheit, Minggu (9/2/2025) kemarin, mengatakan bahwa pemikiran di balik pernyataan Netanyahu tidak dapat diterima.

“Ini mencerminkan keterpisahan total dari kenyataan … tidak lebih dari sekadar fantasi atau ilusi,” tegasnya dimuat AFP, Senin (10/2/2025).

Kementerian Luar Negeri Saudi juga menekankan penolakan tegas terhadap pernyataan semacam itu.

“Komentar Netanyahu hanya bertujuan mengalihkan perhatian dari kejahatan berkelanjutan yang dilakukan oleh pendudukan Israel terhadap saudara-saudara Palestina di Gaza,” ujarnya.

Dalam pernyataannya, Arab Saudi mengatakan “mentalitas pendudukan ekstremis ini tidak memahami apa arti tanah Palestina” bagi warga Palestina.

Baca Juga :  Jelang Jabatan Biden Berakhir, Dinamika Timur Tengah Disebut Washington Membaik: Benarkah?

Pola pikir seperti itu, tambah Arab Saudi “tidak menganggap bahwa rakyat Palestina layak untuk hidup sejak awal, karena telah menghancurkan Jalur Gaza” dan “membunuh puluhan ribu orang tanpa sedikit pun rasa kemanusiaan atau tanggung jawab moral”.

Kementerian Luar Negeri Yordania mengutuk pernyataan tersebut sebagai pelanggaran hukum internasional yang jelas.

Yordania menekankan bahwa warga Palestina memiliki hak untuk mendirikan negara yang merdeka dan berdaulat bersama Israel. (Red/ sumber: CNBC)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gokil! Trump Mau Ganti Nama Samudra Atlantik Jadi Samudra Trump
Bikin Geger! AS Bakal Siarkan Langsung Eksekusi Mati Prajurit Pengkhianat
Indonesia Segera Terima Jet Tempur China, J-10CE Bakal Mendarat di Tanah Air
Perebutan Pengaruh di Asia Tengah: Catatan dari Forum Internasional Rostov-on-Don Rusia
Mengapa Greenland Penting bagi AS, Eropa, dan Masa Depan Arktik
Netanyahu Naik Podium, Delegasi Indonesia Pilih Walk Out dari Sidang PBB
BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!
International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas
Berita ini 4 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Gokil! Trump Mau Ganti Nama Samudra Atlantik Jadi Samudra Trump

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:04 WIB

Bikin Geger! AS Bakal Siarkan Langsung Eksekusi Mati Prajurit Pengkhianat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:38 WIB

Indonesia Segera Terima Jet Tempur China, J-10CE Bakal Mendarat di Tanah Air

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:14 WIB

Perebutan Pengaruh di Asia Tengah: Catatan dari Forum Internasional Rostov-on-Don Rusia

Rabu, 30 September 2026 - 12:28 WIB

Mengapa Greenland Penting bagi AS, Eropa, dan Masa Depan Arktik

Berita Terbaru

Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (The Nation)

KILAS GLOBAL

Gokil! Trump Mau Ganti Nama Samudra Atlantik Jadi Samudra Trump

Senin, 12 Okt 2026 - 15:28 WIB

Salah satu destinasi wisata di Pulau Bali. (Gambar: pinterest)

KABAR NUSANTARA

Bali Jadi Tuan Rumah New Asia Forum, Indonesia Bidik Investor Kelas Kakap

Minggu, 11 Okt 2026 - 08:02 WIB