Gempa Dahsyat Picu Tsunami Guncang Kamchatka Rusia, WNI Aman dan Selamat

- Penulis

Rabu, 30 Juli 2025 - 20:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, MOSKOW — Sebuah gempa bumi berkekuatan besar terjadi di Semenanjung Kamchatka, wilayah Timur Jauh Rusia, pada hari ini.

Pusat gempa terletak sekitar 6.600 kilometer dari ibu kota Moskow dan memicu peringatan tsunami untuk wilayah pesisir di bagian utara Samudera Pasifik, termasuk sisi utara dan timur Jepang.

Berdasarkan informasi dari KBRI Moskow, tidak ada Warga Negara Indonesia (WNI) yang terdampak langsung oleh gempa ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ini, tercatat 53 WNI yang tinggal di wilayah Federal Timur Jauh Rusia per 30 Juni 2025, dengan mayoritas mahasiswa, pekerja migran, dan rohaniawan.

Baca Juga :  Makin Rumit! Israel Juga Serang Markas Hizbullah di Lebanon

Konsentrasi WNI berada di kota-kota besar seperti Vladivostok, Khabarovsk, dan Yuzhno-Sakhalinsk.

Duta Besar RI untuk Moskow telah berkoordinasi dengan Konsul Kehormatan RI di Vladivostok untuk memastikan kondisi WNI.

Menurut laporan, beberapa daerah dekat episentrum gempa, seperti Severo-Kurilsk, mengalami gelombang pasang setinggi 3-4 meter.

Sementara itu, di Petropavlovsk-Kamchatsky, dilaporkan adanya kerusakan bangunan dan infrastruktur. Namun, di Vladivostok—lokasi dengan populasi WNI terbesar—tidak dilaporkan adanya kerusakan atau gelombang tsunami yang signifikan.

KBRI Moskow terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan pihak berwenang setempat. WNI di wilayah Timur Jauh Rusia diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi gempa susulan dan dampak tsunami.

Baca Juga :  Konferensi Tentang Potensi Indonesia dan Peluang Kerjasama Indonesia-Rusia Sukses Digelar di Moskow

“Kami mengimbau WNI untuk memantau informasi resmi dari pemerintah setempat dan KBRI, serta mengikuti protokol keselamatan jika terjadi keadaan darurat,” ujar perwakilan KBRI Moskow.

Pihak berwenang Rusia juga telah mengaktifkan sistem tanggap darurat untuk memastikan keselamatan warga di wilayah terdampak.

Peringatan tsunami masih berlaku untuk beberapa wilayah pesisir, dan evakuasi telah dilakukan di daerah berisiko tinggi. (Red)

*) Lanjutkan pantauan perkembangan terbaru melalui kanal resmi KBRI Moskow.

(Sumber: KBRI Moskow, Laporan Konsulat Kehormatan RI di Vladivostok)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!
International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas
GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029
Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?
Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia
EEF-2026: Kehadiran Internasional Tunjukkan Pergeseran Ekonomi Global, Barat Tak Lagi Sentral
Iran Tebar Ranjau Lagi di Selat Hormuz, Perang dengan AS Makin Memanas
Prabowo di Rusia: Samudra Pasifik Penghubung, Indonesia Tegaskan Posisi Non-Blok
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 22:09 WIB

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Minggu, 20 September 2026 - 08:36 WIB

International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas

Minggu, 20 September 2026 - 08:25 WIB

GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029

Sabtu, 12 September 2026 - 12:14 WIB

Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?

Rabu, 9 September 2026 - 07:53 WIB

Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB