Melalui LBH, Ansor Kendal Dorong Kader Melek Hukum dan Peduli Masyarakat

- Penulis

Selasa, 28 Januari 2025 - 20:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua LBH Ansor Kendal Agus Sulistiyono, SH, MH saat memberikan materi Hukum di PKD Ansor Ringinarum Kendal. Dok: Istimewa

Ketua LBH Ansor Kendal Agus Sulistiyono, SH, MH saat memberikan materi Hukum di PKD Ansor Ringinarum Kendal. Dok: Istimewa

Kendal, SUARAMUDA
Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Kendal terus mengedukasi para kader Gerakan Pemuda (GP) Ansor agar memiliki pemahaman mendalam tentang perkembangan hukum.

Langkah ini bertujuan untuk mencetak kader yang paham dan melek hukum, sehingga mampu menjadi motor penggerak perubahan di masyarakat.

Dalam acara Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) yang digelar Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Ringinarum di Desa Kedunggading, Ketua LBH Ansor Kendal, Agus Sulistiyono, SH, MH, menyampaikan materi tentang berbagai isu hukum terkini.

Ia mengupas perkembangan hukum yang sedang viral di media nasional hingga permasalahan hukum yang terjadi di daerah masing-masing.

“Para kader perlu memahami hukum, bukan hanya sekadar teori, tetapi bagaimana hukum ini diterapkan dalam kehidupan masyarakat. Kami ingin mereka sadar bahwa melek hukum adalah bagian penting dari perjuangan Ansor untuk menegakkan keadilan dan menjaga ketertiban,” ujarnya.

Agus menegaskan bahwa GP Ansor adalah organisasi kaderisasi yang menuntut anggotanya untuk terus belajar dan berkembang.

“Tidak ada kader Ansor tanpa melalui pengkaderan. Ini adalah pondasi utama agar nilai-nilai organisasi bisa tertanam dengan baik. Untuk sahabat Banser, banggalah mengenakan seragam loreng. Tapi ingat, jangan pernah mencoreng kehormatan seragam itu dengan tindakan yang bertentangan dengan nilai perjuangan kita,” tegasnya.

Agus juga mengajak para kader untuk menjadikan hukum sebagai alat perjuangan, bukan hanya untuk diri sendiri tetapi juga untuk masyarakat luas.

Menurutnya, pemahaman hukum yang baik akan membantu para kader menjadi pelopor dalam menciptakan masyarakat yang taat hukum dan adil.

Mencetak Generasi Muda yang Cerdas dan Berakhlak Mulia
GP Ansor Kendal tidak hanya berfokus pada pembentukan kader yang paham hukum, tetapi juga mencetak generasi muda yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia.

Ketua PC GP Ansor Kendal, H. Ahmad Ali Nurudin, menjelaskan bahwa PKD ini adalah momentum penting untuk membangkitkan kesadaran generasi muda tentang peran mereka di tengah masyarakat.

“PKD ini bukan sekadar pelatihan formal, tetapi sebuah proses pembentukan karakter. Kami berharap para kader yang telah dilatih dapat menjadi ujung tombak dalam memperjuangkan nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan kemanusiaan. Mereka harus menjadi teladan yang mampu menginspirasi lingkungan sekitarnya,” jelas Ahmad Ali Nurudin.

Ia menekankan bahwa pelatihan seperti PKD menjadi fondasi penting untuk menciptakan pemimpin masa depan yang tangguh, cerdas, dan memiliki semangat kolektif.

Dengan pembimbingan yang konsisten, Ansor yakin bahwa kader yang telah dilatih mampu menghadapi tantangan zaman dan menjadi agen perubahan di masyarakat.

“GP Ansor adalah wadah terbaik bagi generasi muda untuk belajar, berjuang, dan mengembangkan potensi mereka. Kami mengajak semua pemuda untuk bergabung dan merasakan manfaat besar dari proses kaderisasi ini. Perubahan besar dimulai dari langkah kecil, dan kami percaya langkah kecil ini akan membawa dampak yang besar,” imbuhnya.

Peran Kader dalam Masyarakat dan Hukum
Melalui edukasi hukum yang diberikan LBH Ansor Kendal, para kader GP Ansor diharapkan tidak hanya paham hak dan kewajiban sebagai warga negara, tetapi juga mampu menjadi pemimpin yang melindungi hak-hak masyarakat.

Para kader diajarkan untuk tidak hanya menjadi pelaku perubahan di organisasi, tetapi juga menjadi penegak keadilan di tengah-tengah masyarakat.

LBH Ansor Kendal berkomitmen untuk terus mendampingi para kader dalam memahami dan mengimplementasikan hukum di berbagai aspek kehidupan.

“Hukum bukan hanya teori, tetapi juga praktik nyata yang bisa membawa manfaat besar bagi masyarakat jika dipahami dan dijalankan dengan baik,” tutup Agus Sulistiyono.

Dengan semangat yang terus dikobarkan, GP Ansor Kendal yakin bahwa kader-kader muda ini akan menjadi generasi penerus bangsa yang tidak hanya cerdas dan berakhlak mulia, tetapi juga berani memperjuangkan keadilan dan kebenaran.

Baca Juga :  2 Sekolah Swasta di Semarang Bakal Jadi Negeri, Tebak Sekolah Mana jal?
Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarang Siap Jadi Kota Festival, Agustina: Seni Budaya Harus Hidup Sepanjang Tahun
Baliho Ultah Jokowi Bikin Riuh, Gerindra Solo Sentil Pemkot: “Pas Prabowo Ulang Tahun Kok Sepi?”
Sidang Sudewo Diserbu Pendukung, Ahmad Husein Muncul Lagi dan Bikin Nazar Tak Biasa
Semarang Makin Dilirik, Wacana Badan Pariwisata Kembali Menguat
Hotel Hyatt Place Segera Hadir di Semarang, Pearl of Java Makin Bergengsi!
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Bikin Kecewa, Gak Pernah Muncul Saat Demo Mahasiswa!
Grebeg Pakujoyo Meriahkan Perayaan Tahun Baru Islam di Gayamsari
Hi, Warga Semarang! New Pasar Maling Kini Kembali Buka di Pasar Johar
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:14 WIB

Semarang Siap Jadi Kota Festival, Agustina: Seni Budaya Harus Hidup Sepanjang Tahun

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:20 WIB

Baliho Ultah Jokowi Bikin Riuh, Gerindra Solo Sentil Pemkot: “Pas Prabowo Ulang Tahun Kok Sepi?”

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:06 WIB

Sidang Sudewo Diserbu Pendukung, Ahmad Husein Muncul Lagi dan Bikin Nazar Tak Biasa

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:09 WIB

Semarang Makin Dilirik, Wacana Badan Pariwisata Kembali Menguat

Minggu, 21 Juni 2026 - 01:07 WIB

Hotel Hyatt Place Segera Hadir di Semarang, Pearl of Java Makin Bergengsi!

Berita Terbaru

KABAR NUSANTARA

Mengapa Sekjen dan Pengurus Partai Buruh Mundur Rame-rame?

Minggu, 28 Jun 2026 - 09:08 WIB

LINTAS AKADEMIKA

“Sekolah Layak, Pendidikan Bermartabat”

Minggu, 28 Jun 2026 - 08:47 WIB