2 Sekolah Swasta di Semarang Bakal Jadi Negeri, Tebak Sekolah Mana jal?

- Penulis

Senin, 6 Januari 2025 - 08:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Semarang, Hevearita G Rahayu/ sumber Instagram: @mbakitasmg

Wali Kota Semarang, Hevearita G Rahayu/ sumber Instagram: @mbakitasmg

SUARAMUDA, SEMARANG – Dalam upaya pemerataan pendidikan, Pemerintah Kota Semarang berencana mengakuisisi sejumlah sekolah swasta di Kota Semarang.

Dalam pemberitaan TribunBanyumas.com (5/1/2025), sekolah yang masuk radar akuisisi, terutama yang ada di wilayah yang belum memiliki sekolah negeri.

Menyikapi wacana ini, Wali Kota Semarang Hevearita G. Rahayu mengatakan, rencana akuisisi itu sudah masuk kajian. Menurutnya, rencana akuisisi dipicu oleh sistem zonasi dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) yang diterapkan pemerintah pusat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Zonasi domainnya dari pusat. Saya baca informasi, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah akan meninjau lagi (sistem PPDB). Moga-moga memberikan dampak positif ke depan,” terangnya.

Wali Kota yang akrab dipanggil Mbak Ita, mengatakan pihaknya tengah mengkaji berapa sekolah yang akan diajukan untuk diakuisisi.

“Dari pada swasta istilahnya tidak mampu mengcover biaya, kami coba akuisisi menjadi sekolah negeri. Kami sedang meminta arahan (kepada pemerintah pusat) apakah ini bisa jadi satu solusi,”ujarnya.

Baca Juga :  Koperasi KPI Siap Gemakan Gerakan Koperasi di Kalangan Pers Lewat Kongres Kopi 2025

Mbak Ita mengatakan, mengakuisisi sekolah swasta jauh lebih mudah dibanding membangun sekolah baru.

Dari sisi sarana prasarana, sekolah swasta sudah tersedia. Misalnya, tidak perlu membangun gedung sekolah. Sementara, dari sisi tenaga kependidikan pun sudah ada.

“Sudah ada murid, bisa ditambah. Gurunya juga sudah ada, tinggal bagaimana mekanismenya,” imbuh Mbak Ita.

Proses Pengkajian Disdik dan Bappeda

Kepala Disdik Kota Semarang, Bambang Pramusinto turut angkat bicara terkait hal itu. Ia mengatakan, kajian akuisisi sekolah swasta sedang dilakukan Disdik bersama dengan Bappeda.

Dikatakan, akuisisi ini terutama dalam upaya efisiensi anggaran untuk memberikan akses pendidikan gratis di Kota Semarang.

“Terobosan bu Wali (baca: Wali Kota), akuisisi sekolah swasta ke negeri. Dan saat ini, ada dua sekolah, TK Puruhita Semarang Barat dan SMP PGRI 2, ” jelas Bambang.

Baca Juga :  Sevaldo-Mutia Juara Denok-Kenang, Wali Kota Agustina: Harus Kenalkan Pariwisata Kota Semarang

Ia menambahkan, ini merupakan usulan untuk diverifikasi dan diakuisisi menjadi sekolah negeri. Dalam penilaiannya, akuisisi menjadi langkah yang lebih efisien dibanding membangun sekolah.

“Kalau membangun sekolah negeri, harus membangun fisiknya, belum lagi perabotannya, akan lebih hemat mengakuisisi,” ujarnya.

Lanjut Bambang, mengakuisisi sekolah swasta sama artinya pemerintah sedang mengambil alih pengelolaan lembaga. Oleh karenanya, pihaknya akan mempertimbangkan tingkat kebutuhan masyarakat terhadap sekolah di wilayah itu.

“Misalnya, di kecamatan itu cukup, tidak perlu ada penambahan sekolah negeri, ketika ada usulan sekolah swasta diakuisisi, kami tolak. Kami mencari sekolah lain. Mekanismenya, harus ada pengajuan dulu dari sekolah,”jelas Bambang. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dwi Sangita: Kongres XX IPPNU Harus Jawab Tantangan Pelajar Perempuan
Ketua IPPNU Jateng: Ratusan Kader Dikerahkan untuk Matangkan Persiapan Kongres XX di Kendal
Pantura Jateng Mau Dipagari Tanggul Raksasa, Tapi Bukan Cuma Beton!
Amelia Anggraini Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Ketahanan Masyarakat di Era Digital
Harmoni Dakwah dan Seni Inklusif: BAZNAS RI Bersama Yayasan Kiblat Abinaya Semai Harapan Baru bagi Disabilitas dan Kaum Marjinal Sukoharjo
Wujudkan Inklusi Sosial Tanpa Sekat, BAZNAS RI dan Yayasan Kiblat Abinaya Gagas Pembinaan Edutainment bagi Kaum Marjinal Sukoharjo
Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat
Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian
Berita ini 10 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:41 WIB

Dwi Sangita: Kongres XX IPPNU Harus Jawab Tantangan Pelajar Perempuan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Ketua IPPNU Jateng: Ratusan Kader Dikerahkan untuk Matangkan Persiapan Kongres XX di Kendal

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:47 WIB

Pantura Jateng Mau Dipagari Tanggul Raksasa, Tapi Bukan Cuma Beton!

Selasa, 29 September 2026 - 14:05 WIB

Amelia Anggraini Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Ketahanan Masyarakat di Era Digital

Selasa, 29 September 2026 - 09:45 WIB

Harmoni Dakwah dan Seni Inklusif: BAZNAS RI Bersama Yayasan Kiblat Abinaya Semai Harapan Baru bagi Disabilitas dan Kaum Marjinal Sukoharjo

Berita Terbaru

Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (The Nation)

KILAS GLOBAL

Gokil! Trump Mau Ganti Nama Samudra Atlantik Jadi Samudra Trump

Senin, 12 Okt 2026 - 15:28 WIB

Salah satu destinasi wisata di Pulau Bali. (Gambar: pinterest)

KABAR NUSANTARA

Bali Jadi Tuan Rumah New Asia Forum, Indonesia Bidik Investor Kelas Kakap

Minggu, 11 Okt 2026 - 08:02 WIB