SMP Negeri 2 Kalinyamatan Gelar Kegiatan Sosial Bantuan Kacamata untuk Siswa

- Penulis

Sabtu, 25 Januari 2025 - 12:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pemberian bantuan kacamata gratis kepada siswa yang mengalami gangguan penglihatan di halaman SMP Negeri 2 Kalinyamatan, Jumat (24 Januari 2024).

Pemberian bantuan kacamata gratis kepada siswa yang mengalami gangguan penglihatan di halaman SMP Negeri 2 Kalinyamatan, Jumat (24 Januari 2024).

SUARAMUDA, JEPARA — Dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan siswa, SMP Negeri 2 Kalinyamatan menggelar kegiatan sosial yang sangat bermanfaat pada Jumat, 24 Januari 2024.

Kegiatan ini berupa pemberian bantuan kacamata gratis kepada siswa yang mengalami gangguan penglihatan.

Acara berlangsung di halaman sekolah dan dihadiri oleh Kepala Sekolah, Agus Nurcahyo, S.Pd., M.Pd., didampingi oleh Wakil Kepala Sekolah serta jajaran guru.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan hasil observasi yang dilakukan oleh pihak sekolah.

Observasi menunjukkan bahwa sejumlah siswa mengalami kesulitan melihat tulisan di papan tulis, terutama saat proses pembelajaran berlangsung.

Masalah ini tidak hanya memengaruhi kemampuan siswa dalam menerima pelajaran, tetapi juga berpotensi menurunkan motivasi belajar mereka.

Dalam sambutannya, Agus Nurcahyo menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pihak sekolah terhadap kebutuhan siswa yang mengalami kendala dalam belajar akibat gangguan penglihatan.

“Bantuan kacamata ini kami berikan agar siswa dapat belajar dengan lebih fokus dan nyaman. Kami berharap, dengan kacamata ini, siswa dapat mengikuti proses pembelajaran dengan lebih baik sehingga prestasi mereka meningkat,” ujar Agus Nurcahyo di depan para siswa, orang tua, dan guru yang hadir.

Pentingnya Perhatian terhadap Kesehatan Mata

Selain memberikan bantuan kacamata, Kepala Sekolah juga mengingatkan seluruh siswa tentang pentingnya menjaga kesehatan mata.

Di era digital saat ini, penggunaan perangkat seperti ponsel, tablet, dan laptop sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari.

Namun, penggunaan gawai yang berlebihan dapat berdampak negatif pada kesehatan mata, terutama bagi anak-anak dan remaja.

Baca Juga :  Sederhana Tapi Penuh Makna, Siswa Kelas X SMA Vianney Gelar Studi Ekskursi ke Bogor

“Penggunaan gawai memang tidak bisa dihindari, tetapi kita harus bijak dalam menggunakannya. Jaga jarak pandang yang aman, batasi waktu pemakaian, dan jangan lupa untuk memberikan istirahat yang cukup bagi mata. Dengan begitu, kita bisa meminimalkan risiko gangguan penglihatan,” pesan Agus Nurcahyo.

Respons Positif dari Siswa dan Orang Tua

Antusiasme siswa dan orang tua sangat terlihat dalam acara ini. Para siswa yang mendapatkan kacamata tampak bahagia dan bersyukur atas perhatian yang diberikan oleh sekolah.

Salah satu siswa kelas 8 mengungkapkan rasa terima kasihnya.

“Saya sering merasa kesulitan membaca tulisan di papan tulis, terutama saat duduk agak jauh. Dengan kacamata ini, saya merasa lebih percaya diri dan bisa belajar dengan lebih baik,” ungkapnya.

Orang tua siswa juga memberikan apresiasi tinggi kepada sekolah atas inisiatif ini.

Menurut mereka, kegiatan semacam ini tidak hanya membantu siswa dalam belajar, tetapi juga meringankan beban ekonomi keluarga.

“Kami sangat berterima kasih kepada sekolah karena telah peduli dengan kebutuhan anak-anak kami. Harga kacamata tidak murah, jadi bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ujar salah satu orang tua siswa.

Kegiatan pemberian bantuan kacamata ini tidak hanya bermanfaat bagi siswa secara individu, tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan sekolah secara keseluruhan.

Dengan terpenuhinya kebutuhan alat bantu penglihatan, suasana belajar di kelas menjadi lebih kondusif. Guru dapat mengajar dengan lebih efektif karena siswa mampu mengikuti materi pelajaran dengan baik.

Selain itu, kegiatan sosial semacam ini juga menciptakan rasa kebersamaan dan kepedulian di lingkungan sekolah.

Baca Juga :  UPI Latih Guru PJOK tentang Literasi Fisik Anak Usia Muda di Pangandaran

Para guru, siswa, dan orang tua menjadi lebih sadar akan pentingnya bekerja sama untuk mendukung kemajuan pendidikan.

Upaya Berkelanjutan untuk Pendidikan yang Lebih Baik

Kegiatan sosial ini merupakan bagian dari komitmen SMP Negeri 2 Kalinyamatan untuk terus meningkatkan mutu pendidikan.

Kepala Sekolah, Agus Nurcahyo, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus berupaya mencari solusi untuk berbagai masalah yang dihadapi siswa.

“Kami ingin memastikan bahwa semua siswa memiliki kesempatan yang sama untuk belajar dengan maksimal, tanpa hambatan,” tegasnya.

Sebagai langkah lanjutan, pihak sekolah berencana mengadakan program pemeriksaan kesehatan mata secara rutin bagi siswa.

Program ini akan bekerja sama dengan pihak-pihak terkait, seperti puskesmas atau lembaga kesehatan, guna memastikan bahwa gangguan penglihatan pada siswa dapat terdeteksi lebih awal.

Melalui kegiatan seperti ini, SMP Negeri 2 Kalinyamatan berharap dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih inklusif dan mendukung.

Dengan terpenuhinya kebutuhan dasar siswa, seperti alat bantu penglihatan, diharapkan siswa dapat fokus mengejar prestasi akademik dan non-akademik.

Penutup

Kegiatan pemberian bantuan kacamata gratis ini menjadi salah satu contoh nyata bagaimana sebuah sekolah dapat berperan aktif dalam mendukung siswa.

Tidak hanya memberikan solusi terhadap masalah kesehatan mata, kegiatan ini juga menunjukkan bahwa kepedulian terhadap siswa adalah bagian dari tanggung jawab bersama.

Dengan adanya upaya seperti ini, SMP Negeri 2 Kalinyamatan memberikan pesan bahwa pendidikan bukan hanya tentang transfer ilmu, tetapi juga mencakup aspek kesejahteraan siswa secara menyeluruh.

Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menginspirasi lembaga pendidikan lainnya untuk melakukan hal serupa. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

“Sekolah Layak, Pendidikan Bermartabat”
Pameran Produk dan Penutupan MBKM Bina Desa UPN Veteran Jawa Timur: Wujud Inovasi Berkelanjutan untuk Mendukung SDGs 8, 12, dan 17
Geger! Ketua BEM FH UBK Ngaku Terima Uang Rp20 Juta dari Wapres Gibran
BEM Unsoed Kaget! Mahasiswa Ikut Kunker Gibran Tanpa Sepengetahuan Organisasi
Camp Qur’an SDIT Mumtaz Rabbani: Saat Anak Dekat dengan Al-Qur’an, Karakter Hebat Pun Tumbuh
Biar Nggak Asal Viral, Dosen UNPAM Latih Siswa SMK Puspita Husada Bikin Konten Kreatif dan Positif
Mahasiswa USM Turun ke Jalan, Suarakan Kritik untuk Pemerintah
Dukung SDGs 8 dan 9, Mahasiswa KKNT UPN Veteran Jatim Kenalkan QRIS dan AI untuk Tingkatkan Daya Saing UMKM Kalipucang
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 08:47 WIB

“Sekolah Layak, Pendidikan Bermartabat”

Rabu, 24 Juni 2026 - 23:26 WIB

Pameran Produk dan Penutupan MBKM Bina Desa UPN Veteran Jawa Timur: Wujud Inovasi Berkelanjutan untuk Mendukung SDGs 8, 12, dan 17

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:46 WIB

Geger! Ketua BEM FH UBK Ngaku Terima Uang Rp20 Juta dari Wapres Gibran

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:31 WIB

BEM Unsoed Kaget! Mahasiswa Ikut Kunker Gibran Tanpa Sepengetahuan Organisasi

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:21 WIB

Camp Qur’an SDIT Mumtaz Rabbani: Saat Anak Dekat dengan Al-Qur’an, Karakter Hebat Pun Tumbuh

Berita Terbaru

KABAR NUSANTARA

Mengapa Sekjen dan Pengurus Partai Buruh Mundur Rame-rame?

Minggu, 28 Jun 2026 - 09:08 WIB

LINTAS AKADEMIKA

“Sekolah Layak, Pendidikan Bermartabat”

Minggu, 28 Jun 2026 - 08:47 WIB