Pondok Pesantren Roudlatus Sholihin Jepara Jadi Pelopor Pengajaran Bahasa Mandarin di Jawa Tengah

- Penulis

Rabu, 22 Januari 2025 - 10:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Komplek Pondok Pesantren Roudlatus Sholihin Jepara

Komplek Pondok Pesantren Roudlatus Sholihin Jepara

Jepara, SUARAMUDA – Pondok Pesantren Roudlatus Sholihin yang terletak di Desa Menganti, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara, mencatat sejarah sebagai pesantren salaf pertama di Jawa Tengah yang menawarkan program unggulan pembelajaran bahasa Mandarin.

Pesantren yang diasuh oleh Kiai Abdul Hamid Al-Hafidz ini memadukan pendidikan Al-Qur’an, kitab salaf, dan bahasa asing untuk melahirkan generasi santri unggul yang siap menghadapi tantangan global.

Seiring tren sejumlah pesantren di Indonesia yang mulai mengajarkan bahasa asing seperti Inggris, Korea, dan Mandarin, Roudlatus Sholihin hadir dengan pendekatan unik.

Para lulusannya tidak hanya diarahkan untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi regional, tetapi juga ke universitas internasional, khususnya di Tiongkok, melalui jalur reguler maupun beasiswa.

Menurut Ustadz Sholikul Hadi, salah satu pengajar di pesantren ini, program bahasa Mandarin diharapkan dapat membekali santri dengan kemampuan intelektual dan keterampilan bahasa yang relevan dengan perkembangan zaman.

“Santri tidak hanya hafal Al-Qur’an dan kitab kuning, tetapi juga unggul dalam bahasa Mandarin sehingga mampu menjawab tantangan global,” ujarnya.

Selain itu, santri diwajibkan berkomunikasi dalam bahasa Mandarin selama 24 jam di lingkungan asrama untuk memperkuat keterampilan berbicara mereka.

Tidak hanya itu, pesantren juga mempersiapkan santri untuk mengikuti ujian HSK (Hanyu Shuiping Kaoshi), yaitu standar ujian kecakapan bahasa Mandarin internasional.

Untuk pendidikan formal, para santri dapat belajar di Madrasah Matholi’ul Huda Bugel atau Madrasah Darul Hikmah untuk jenjang Tsanawiyah dan Aliyah.

Santri yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi berbasis bahasa Mandarin dapat melanjutkan studi di Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara.

Pesantren ini juga menjalin kerja sama dengan lembaga seperti PBNU dan Kedutaan Besar Tiongkok untuk memberikan peluang beasiswa kepada santri.

Dengan demikian, para lulusan tidak hanya memiliki kompetensi keagamaan, tetapi juga memiliki akses ke pendidikan tinggi dan peluang kerja yang lebih baik.

Kiai Abdul Hamid Al-Hafidz berharap Roudlatus Sholihin menjadi pemicu lahirnya pesantren-pesantren berbasis bahasa Mandarin di Jawa Tengah, seperti Pondok Pesantren Nurul Jadid Probolinggo, Amanatul Ummah, dan Gontor.

“Dengan belajar bahasa Mandarin, santri diharapkan mampu meningkatkan status sosial dan kesejahteraan, sekaligus menjadi intelektual berkarakter Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja),” pungkasnya.

Pondok Pesantren Roudlatus Sholihin membuktikan bahwa pendidikan pesantren mampu bertransformasi sesuai kebutuhan zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman. Ini menjadi bukti bahwa Islam selalu relevan dalam segala tempat dan waktu (sholihun li kulli zaman wa makan).

Penulis: Faisol

Baca Juga :  Keren, 2 Pelajar Jepara Raih Medali Perunggu di Ajang Olimpiade Siswa Nasional Tingkat Nasional 2024
Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
Staycation Seru di Montera Glamping Lembang
Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
TEP UI Dorong Hilirisasi Pala Berbasis Riset Melalui Uji Laboratorium
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia
Menyulam Kebhinekaan dalam Irama Borneo
Berita ini 49 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Rabu, 16 September 2026 - 18:44 WIB

Staycation Seru di Montera Glamping Lembang

Sabtu, 12 September 2026 - 15:04 WIB

Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak

Jumat, 11 September 2026 - 13:22 WIB

TEP UI Dorong Hilirisasi Pala Berbasis Riset Melalui Uji Laboratorium

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB