Kendal Dikepung Banjir, Relawan Bagana Kendal Bergerak Cepat

- Penulis

Selasa, 21 Januari 2025 - 08:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar video banjir di Puskesmas Patebon. Dok: video amatir warga. Selasa, 21/1/2025

Tangkapan layar video banjir di Puskesmas Patebon. Dok: video amatir warga. Selasa, 21/1/2025

Kendal, SUARAMUDA Intensitas hujan tinggi yang mengguyur Kabupaten Kendal sejak Senin malam (20/1/2025) mengakibatkan banjir besar di beberapa wilayah, terutama di Kecamatan Patebon, Brangsong, Kendal, Ngampel, Cepiring, dan Rowosari.

Kerusakan terparah terjadi di Kecamatan Patebon, di mana tanggul Sungai Bodri jebol sekitar tengah malam, menyebabkan air meluap hingga ketinggian 2 meter.

Menurut Kepala Unit (Kanit) Banser Tanggap Bencana (Bagana) Kendal, Ahmad Sahri, banjir melumpuhkan beberapa titik strategis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Berdasarkan info sementara yang kami himpun, daerah yang terdampak paling parah adalah Perumahan Patebon Indah Babadan dan Puskesmas Patebon. Jebolnya tanggul Sungai Bodri menjadi penyebab utama. Saat ini, masyarakat terdampak telah mengungsi ke tempat aman, baik di rumah kerabat maupun tetangga,” ujarnya.

Bagana Kendal telah melakukan kaji cepat bersama relawan kebencanaan untuk memastikan penanganan darurat berjalan lancar.

“Kami juga membawa bantuan logistik dari pedagang pasar Limbangan dan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) di bawah naungan Dinas Sosial. Dua unit ambulans sudah dikerahkan untuk mendukung evakuasi dan distribusi bantuan,” tambah Sahri.

Baca Juga :  Dictum Varius Duis Consectetur Lorem Massa
Kasatkorcab Banser Kendal Primardiyanto memberikan arahan kepada Unit Banser Tanggap Bencana (Bagana) Kendal. Selasa, 21/1/2025.

Koordinasi Posko Tanggap Darurat
Kepala Satuan Koordinasi Cabang (Kasatkorcab) Banser Kendal, Primardiyanto, menyebutkan bahwa posko tanggap darurat sementara didirikan di Gedung PCNU Kendal untuk memudahkan koordinasi.

“Meski Bagana Kendal bersifat membantu stakeholder resmi, kami tetap menjalankan prosedur operasi SAR sesuai standar. Relawan diwajibkan memakai alat pelindung diri (APD) untuk menjaga keselamatan selama proses evakuasi,” tegas Ndan Jefri sapaan akrabnya.

Berdasarkan laporan awal Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kendal, banjir telah melanda tujuh desa di empat kecamatan:
Kecamatan Patebon: Desa Lanji, Bangunsari, Kebonharjo
Kecamatan Cepiring: Desa Botomulyo
Kecamatan Rowosari: Desa Tambaksari, Jatipurwo
Kecamatan Boja: Desa Bebengan

BPBD terus memperbarui data kerusakan dan memantau perkembangan di lapangan. Masyarakat diimbau untuk tetap siaga terhadap kemungkinan hujan susulan dan segera mengungsi jika situasi memburuk.

Baca Juga :  Demo Gak Digubris, Petugas Irigasi Berstatus Honorer di Lingkungan Provinsi Jateng Bikin Aksi "Rebahan"

Kanit Bagana Kendal, Ahmad Sahri menegaskan bahwa masyarakat yang ingin membantu diharapkan berkoordinasi dengan relawan resmi agar penanganan dapat berjalan efektif.

“Masyarakat yang mau membantu bisa untuk evakuasi harta benda yang masih bisa diselamatkan. Relawan dan masyarakat umum diminta bergerak di bawah arahan tim penyelamat,” katanya.

Berdasarkan pantauan jurnalis SUARAMUDA, Sungai Kali Kuto yang semalam mencapai level tertinggi dalam sejarah akibat luapan air dari wilayah hulu kini mulai menunjukkan penurunan ketinggian air.

Di tengah bencana ini, semangat solidaritas warga Kendal terlihat jelas. Bantuan logistik terus berdatangan dari berbagai pihak untuk memenuhi kebutuhan pengungsi. Upaya bersama ini diharapkan dapat meringankan beban para korban banjir dan mempercepat pemulihan.

Hingga berita ini diturunkan, petugas dan relawan masih bekerja di lapangan untuk melakukan evakuasi, pendataan, dan distribusi bantuan. Masyarakat di wilayah terdampak diimbau untuk terus mengikuti informasi resmi dan tetap berhati-hati dalam menghadapi potensi hujan susulan.

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarang Siap Jadi Kota Festival, Agustina: Seni Budaya Harus Hidup Sepanjang Tahun
Baliho Ultah Jokowi Bikin Riuh, Gerindra Solo Sentil Pemkot: “Pas Prabowo Ulang Tahun Kok Sepi?”
Sidang Sudewo Diserbu Pendukung, Ahmad Husein Muncul Lagi dan Bikin Nazar Tak Biasa
Semarang Makin Dilirik, Wacana Badan Pariwisata Kembali Menguat
Hotel Hyatt Place Segera Hadir di Semarang, Pearl of Java Makin Bergengsi!
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Bikin Kecewa, Gak Pernah Muncul Saat Demo Mahasiswa!
Grebeg Pakujoyo Meriahkan Perayaan Tahun Baru Islam di Gayamsari
Hi, Warga Semarang! New Pasar Maling Kini Kembali Buka di Pasar Johar
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:14 WIB

Semarang Siap Jadi Kota Festival, Agustina: Seni Budaya Harus Hidup Sepanjang Tahun

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:20 WIB

Baliho Ultah Jokowi Bikin Riuh, Gerindra Solo Sentil Pemkot: “Pas Prabowo Ulang Tahun Kok Sepi?”

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:06 WIB

Sidang Sudewo Diserbu Pendukung, Ahmad Husein Muncul Lagi dan Bikin Nazar Tak Biasa

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:09 WIB

Semarang Makin Dilirik, Wacana Badan Pariwisata Kembali Menguat

Minggu, 21 Juni 2026 - 01:07 WIB

Hotel Hyatt Place Segera Hadir di Semarang, Pearl of Java Makin Bergengsi!

Berita Terbaru