Demo Gak Digubris, Petugas Irigasi Berstatus Honorer di Lingkungan Provinsi Jateng Bikin Aksi “Rebahan”

- Penulis

Rabu, 6 Agustus 2025 - 12:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

POV: petugas irigasi berstatus honorer di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air dan Penataan Ruang (Pusdataru) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) saat aksi rebahan. (Sumber: detik.com)

POV: petugas irigasi berstatus honorer di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air dan Penataan Ruang (Pusdataru) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) saat aksi rebahan. (Sumber: detik.com)

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Nasib para petugas irigasi berstatus honorer di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air dan Penataan Ruang (Pusdataru) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) masih menggantung.

Mereka yang tergabung dalam Forum Komunikasi Petugas Irigasi (FKPI) Jateng mengadakan audiensi dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Jateng, Sumarno

Mereka menyatakan, telah menanti janji pemerintah untuk diangkat sebagai pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

Mereka juga sempat demo di Kantor Gubernur, Kota Semarang, Senin (19/5/2025) lalu akan tetapi hingga kini belum ada kejelasan.

Sekitar 20 petugas irigasi itu menunggu di Kantor Sekda Jateng cukup lama. Mereka bahkan sempat merebahkan diri di depan Kantor Sekda Jateng lantaran kelelahan.

Pendamping FKPI Jateng, Zainal Petir, mengatakan bahwa sebanyak 798 petugas irigasi yang selama ini bekerja sebagai karyawan harian lepas (KHL) merasa terabaikan, meski peran mereka krusial dalam mengalirkan air dari sungai ke lahan pertanian milik warga.

Baca Juga :  Unit Saber Pungli Wonogiri Gelar Sosialisasi ke SD dan SMP: Tanamkan Jiwa Antikorupsi Sejak Dini

“Padahal mereka ini ujung tombak bagaimana supaya petani sejahtera. Tapi para petugasnya malah tidak sejahtera, “kata Zainal saat mendampingi FKPI ke Kantor Sekda Jateng, Kota Semarang, Selasa (5/8/2025).

“Gaji mereka cuma Rp 100 ribu per hari, dan kalau nggak kerja ya nggak makan,” sambungnya. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pajak Kendaraan Banyak Nunggak, Bapenda Jateng Siapkan Jurus Baru Libatkan RT hingga RW
Wali Kota Agustina Antar Semarang Sabet PAPTI Award 2026, Dinobatkan Jadi Kota Terandal!
Pati Bersiap Punya Pabrik Tas dan Koper Raksasa! Investor China Bidik Serap 3.500 Pekerja Lokal
FKUB Kota Semarang Perkuat Toleransi Lewat Dialog Lintas Agama, Libatkan Pemerintah, DPRD, Akademisi, dan Tokoh Agama
Kejati Jateng Mulai ‘Resik-Resik’ SPPG, Semua Diperiksa dari Dekat!
Sulap Sampah Jadi Rupiah, Pemuda Disabilitas Sukoharjo Sukses Gelar Pameran Seni Ekologis dan Resmikan Unit Usaha
Warga Jateng, Masih Ingat Jateng Valley di Hutan Penggaron? Proyek Rp2 Triliun yang Kini Terbengkalai
Aduh, Sidang Eks Bupati Pati Sudewo Berujung Chaos! Pendukung Jebol Pagar Pengadilan, Mobil Tahanan Tertahan 1,5 Jam
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:03 WIB

Pajak Kendaraan Banyak Nunggak, Bapenda Jateng Siapkan Jurus Baru Libatkan RT hingga RW

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:28 WIB

Wali Kota Agustina Antar Semarang Sabet PAPTI Award 2026, Dinobatkan Jadi Kota Terandal!

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:30 WIB

Pati Bersiap Punya Pabrik Tas dan Koper Raksasa! Investor China Bidik Serap 3.500 Pekerja Lokal

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:51 WIB

FKUB Kota Semarang Perkuat Toleransi Lewat Dialog Lintas Agama, Libatkan Pemerintah, DPRD, Akademisi, dan Tokoh Agama

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:16 WIB

Kejati Jateng Mulai ‘Resik-Resik’ SPPG, Semua Diperiksa dari Dekat!

Berita Terbaru