Breaking News! 1.400 Eks Anggota Jemaah Islamiyah di Jateng Nyatakan “BUBAR”!

- Penulis

Senin, 23 Desember 2024 - 06:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber foto: Kompas.com

Sumber foto: Kompas.com

SUARAMUDA, SEMARANG – Ribuan mantan anggota Jemaah Islamiyah dari Solo Raya, Kedu Raya dan Semarang resmi membubarkan diri serta kembali ke Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ada sebanyak 1.400 eks anggota JI itu berkumpul di convention hall Terminal Tirtonadi, Solo, Jawa Tengah, untuk melakukan deklarasi.

Dalam kegiatan ini, hadir pula Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, Plt Deputi Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Moderasi Beragama Kemenko PMK, Warsito.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, hadir juga Kepala Datasemen Khusus 88 Anti Teror Mabes Polri atau Densus 88 Irjen. Pol. Sentot Prasetyo, Kepala BNPT, Irjen Pol Eddy Hartono, serta Pj Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana.

Dilansir detik.com, dalam kesempatan itu, Sentot mengatakan deklarasi juga diikuti bersama 7.000 peserta dari 34 daerah lainnya.

Sumber foto: detik.com

“Dengan penuh ketulusan mereka kini menyadari bahwa perjuangan yang sebenarnya bukanlah untuk melawan negara, tetapi justru untuk bersama-sama membangun bangsa dan negara,” katanya di Convention Hall Terminal Tirtonadi, Sabtu (21/12/2024).

Baca Juga :  Konferwil XIII PW GP Ansor Sumatera Barat Jalin Warisan Sejarah dengan Semangat Baru, Chaydirul Yahya Terpilih sebagai Nahkoda Baru

“Hari ini telah hadir lebih kurang 1.400 perwakilan saudara kita dari mantan anggota Jemaah Islamiyah. Ada juga yang hadir secara daring dengan peserta kurang lebih 7000 peserta dari34daerah,” tambah Sentot.

Dirinya menegaskan bahwa Jemaah Islamiyah tidak dibubarkan oleh pemerintah. Melainkan, pembubaran organisasi yang terlarang itu karena kemauan sendiri.

“Jemaah Islamiyah tidak dibubarkan oleh pemerintah atau pihak kepolisian, melainkan membubarkan diri atas keputusan internal mereka sendiri. Keputusan ini (pembubaran) bukan hasil tekanan atau paksaan, melainkan berdasarkan kajian mendalam serta refleksi panjang, yang dilakukan tokohnya,” jelasnya.

Dirinya mengatakan, proses kembalinya JI ini dimulai sejak tahun 2019 dengan menjalin dengan para Amir atau pimpinan tertinggi JI yakni dengan Para Wijayanto alias Abang.

Baca Juga :  "Mas Mbak Jateng" Kembali Digelar, Anantya Haryo dan Chairunisa Ardelia Jadi Pemenangnya

“Proses ini diawali pada tahun 2019 melalui komunikasi dengan para Amin jamaah islamiyah saat itu yaitu ustaz Para Wijayanto diskusi ini dilakukan dengan tulus penuh kehangatan saling keterbukaan, saling tukar pikiran, dengan menggunakan berbagai macam literasi,” bebernya.

“Tetapi tetap dengan tujuan untuk mengubah cara pandang ideologis mereka secara bertahap dan alhamdulillah kita pun berhasil Ini baru pertama kali di dunia organisasi teror sebesar jamaah islamiyah membubarkan diri atas kemauannya sendiri,” pungkasnya.

Sementara itu, Aris Iswanto yang pernah menjadi eks Dewan Syuro Jemaah Islamiyah mengatakan dengan deklarasi ini, eks anggota JI bisa kembali ke negara. Pihaknya berharap bisa berkontribusi untuk bangsa dan negara.

“Mudah-mudahan kembali berintegrasi, kembali ke masyarakat mudah-mudahan lebih mudah berkontribusi pada bangsa dan negara,” ungkapnya.

“Untuk ajakan kembali ke NKRI sudah berkomunikasi dengan karesidenan setempat,” lanjutnya. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengapa Sekjen dan Pengurus Partai Buruh Mundur Rame-rame?
Konser Guns N’ Roses di Indonesia Bakal Pecah! Panggung Super Mewah, Produksinya Disebut Terbesar
Sri Sultan Hamengku Buwono X Sakit, Siapa yang Jadi Pelaksana Tugas Gubernur Jogja?
Waduh, Peserta SPPI Kok pada Meninggal Saat Latihan Militer?
Sino-Nusantara Institute Jembatani Peluang Investasi Kesehatan Indonesia–Tiongkok
Taufik Hidayat, Rupanya Kau Benar-benar Sangat Sadis dan Keji!
Geger! Ketua BEM FH UBK Ngaku Terima Uang Rp20 Juta dari Wapres Gibran
GEMABUDHI Sulawesi Selatan Hadiri Perayaan Syukur Ulang Tahun Vihara Maitreya Makassar Bertajuk “Simfoni Cahaya”
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 09:08 WIB

Mengapa Sekjen dan Pengurus Partai Buruh Mundur Rame-rame?

Sabtu, 27 Juni 2026 - 11:51 WIB

Konser Guns N’ Roses di Indonesia Bakal Pecah! Panggung Super Mewah, Produksinya Disebut Terbesar

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:45 WIB

Sri Sultan Hamengku Buwono X Sakit, Siapa yang Jadi Pelaksana Tugas Gubernur Jogja?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:10 WIB

Waduh, Peserta SPPI Kok pada Meninggal Saat Latihan Militer?

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:38 WIB

Sino-Nusantara Institute Jembatani Peluang Investasi Kesehatan Indonesia–Tiongkok

Berita Terbaru

KABAR NUSANTARA

Mengapa Sekjen dan Pengurus Partai Buruh Mundur Rame-rame?

Minggu, 28 Jun 2026 - 09:08 WIB

LINTAS AKADEMIKA

“Sekolah Layak, Pendidikan Bermartabat”

Minggu, 28 Jun 2026 - 08:47 WIB