Miliki Hubungan Spesial, DPR RI Apresiasi Peningkatan Kerja Sama Indonesia-Rusia

- Penulis

Kamis, 19 Desember 2024 - 07:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kongres Indonesia-Rusia yang dilaksankan di Russian State For The Humanities (RSUH), Moskow pada tanggal 18 Desember 2024

Kongres Indonesia-Rusia yang dilaksankan di Russian State For The Humanities (RSUH), Moskow pada tanggal 18 Desember 2024

SUARAMUDA, MOSKOW, RUSIA — Apresiasi terhadap meningkatnya hubungan dan kerjasama Indonesia dan Rusia disampaikan anggota DPR RI Rizki Aulia Rahman Natakusuma saat menghadiri Kongres Indonesia-Rusia yang dilaksankan di Russian State For The Humanities (RSUH), Moskow pada tanggal 18 Desember 2024.

Menurut Rizki, hubungan Indonesia-Rusia adalah hubungan spesial, karena dibangun atas dasar kepercayaan.

“Kami sangat mengingat bagaimana Rusia banyak membantu Indonesia dalam moment krusial, terutama pada momen Indonesia memperjuangkan kemerdekaannya”, ungkapnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut Rizki menambahkan bahwa pemerintah Indonesia sangat percaya kepada Rusia, dan banyak harapan dimasa depan bagi kedua negara.

“Indonesia ingin maju bersama, dan kami melihat BRICS sebagai harapan baru persahabatan dan kemajuan ekonomi”, tegasnya.

Kongres Indonesia-Rusia yang mengambil tema “Rusia – Indonesia: Masa Lalu, Sekarang, Masa Depan”, diselenggarakan oleh Russian Association for International Cooperation (RAMS), Society for Friendship with Indonesia, Russian State For Humanities (RSUH) bersama Kedutaan Besar Indonesia di Rusia bekerja sama dengan Russian Historical Society dan History of the Fatherland Foundation sebagai bagian dari proyek “Rusia Jalan Besar ke Timur”.

Baca Juga :  Mahasiswa NU di Tunisia Resmikan Komunitas “NU Book TN”, Siap Hidupkan Semangat Literasi

Konferensi ini dihadiri oleh Penjabat Rektor RSUH A. V. Loginov, Ketua Komite Nasional Sejarawan Rusia, Direktur Ilmiah Institut Sejarah Universal Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia Akademisi A. O. Chubaryan.

Selain itu, Duta Besar Indonesia untuk Rusia Jose Antonio Morato Tavares, Duta Besar Rusia untuk Indonesia Sergey G. Tolchenov, Ketua Dewan Masyarakat Sejarah Rusia, Direktur Eksekutif Yayasan ” History of the Fatherland Gagkuev, Presiden Society for Friendship with Indonesia R. F. Bayramov, Sekretaris Jenderal RAMS V. M. Polozkov, perwakilan badan-badan negara dan organisasi publik dari kedua negara.

Tak terkecuali, pakar terkemuka di bidangnya hubungan Rusia-Indonesia, termasuk Ketua Peneliti Institut Ekonomi Dunia dan Hubungan Internasional Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia V. V. Sumsky, Ketua Komisi Kerjasama Ekonomi Luar Negeri dengan Mitra di A. V. Popov juga hadir.

Baca Juga :  Catatan Penting 75 Tahun Hubungan Diplomasi Indonesia-Rusia

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Rizki Aulia Rahman Natakusuma, profesor Studi Rusia di Jurusan Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia Ahmad Fakhruji, dan masih banyak lagi. Tidak ketinggalan mahasiswa Indonesia yang berkuliah di Rusia diundang ke konferensi tersebut.

Kedua negara akan merayakan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Rusia pada bulan februari 2025.

Indonesia dan Uni Soviet menjalin hubungan diplomatik formal pada tahun 1954. Serangkaian kunjungan Dr. Subandrio, duta besar pertama Indonesia untuk Uni Soviet, semakin mempererat kerja sama kedua negara di bidang politik, ekonomi, militer, dan lainnya. (Red)

(Penulis: Amy Maulana)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Trump Ngamuk Lagi! AS Kembali Serang Iran, Gencatan Senjata Terancam Buyar
China Dorong BRICS Perkuat Kendali Mineral Strategis, Wang Yi Soroti Tantangan Global
Menteri Hukum RI dan Jaksa Agung Rusia Sepakat Perkuat Penegakan Hukum Transnasional
Paviliun Indonesia 1.500 Meter Persegi di INNOPROM 2026, Siap Pamerkan 5 Sektor Industri Unggulan
Timor Leste Berduka, Mantan Presiden Francisco Lu Olo Guterres Wafat
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer Mundur dari Jabatannya
Dari Konsultasi ke Integrasi Ekonomi: Deklarasi Kazan Buka Jalan Kerja Sama Ekonomi Rusia-ASEAN
Netanyahu dan Kebijakan Kontroversial: Israel Dianggap Abaikan Hukum Internasional dan Perluas Konflik di Timur Tengah
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:01 WIB

Trump Ngamuk Lagi! AS Kembali Serang Iran, Gencatan Senjata Terancam Buyar

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:02 WIB

China Dorong BRICS Perkuat Kendali Mineral Strategis, Wang Yi Soroti Tantangan Global

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:23 WIB

Menteri Hukum RI dan Jaksa Agung Rusia Sepakat Perkuat Penegakan Hukum Transnasional

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:48 WIB

Paviliun Indonesia 1.500 Meter Persegi di INNOPROM 2026, Siap Pamerkan 5 Sektor Industri Unggulan

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:18 WIB

Timor Leste Berduka, Mantan Presiden Francisco Lu Olo Guterres Wafat

Berita Terbaru