“Nampu Klayar”: Lagu Cinta yang Terpisah oleh Takdir dan Waktu

- Penulis

Rabu, 11 Desember 2024 - 12:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA, JAKARTA – Penyanyi sekaligus pencipta lagu, Ronald Dewa, kembali merilis karya terbarunya berjudul “Nampu Klayar”.

Lagu yang diciptakan Ronald Dewa Hutomo Putro ini dirilis melalui PT Irama Musik Production.

Isi lagunya menyuguhkan kisah tentang cinta yang terhalang oleh takdir, dengan latar belakang dua pantai yang sangat dekat namun terpisah oleh batas provinsi, Pantai Nampu di Wonogiri dan Pantai Klayar di Pacitan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lagu ini menceritakan perjalanan hubungan yang diawali dengan penuh harapan, namun harus berakhir di tengah jalan karena kehadiran orang ketiga.

Janji yang diucapkan di Pantai Nampu berakhir dengan kepedihan di Pantai Klayar, menggambarkan perpisahan yang tak terhindarkan.

Tumbnail YouTube Nampu Klayar di Channel Irama Production

Lirik yang Menyentuh Hati

Melalui lirik yang mendalam, Ronald Dewa menggambarkan perasaan kehilangan dan keikhlasan yang muncul setelah hubungan yang penuh cinta harus berakhir.

Baca Juga :  Anggit Wp Resmi Bentuk Band “Aadik Music” Asal Kroya, Cilacap

Salah satu lirik yang cukup menyentuh adalah:
“Matur nuwun sampon nate nresnani, senajan karepku iseh pengen dueni,” yang mencerminkan rasa terima kasih meskipun hubungan itu tak dapat diteruskan.

Bagian reff lagu ini menggambarkan perasaan pahit yang harus diterima:
Neng pantai Nampu Wonogiri dadi saksi
Yen koe ro aku ra bakal ono pengganti
Nanging nyatane pantai Klayar seng misahke
Koe pamit yen meh rabi ro liyane

Pantai Nampu dan Klayar: Simbol Cinta yang Tak Tersampaikan

Pantai Nampu dan Klayar bukan sekadar lokasi dalam lagu ini, tetapi juga menjadi simbol dari dua sisi perjalanan cinta yang penuh harapan dan kenyataan yang menyakitkan.

Meskipun jaraknya hanya 30 menit perjalanan, kedua pantai tersebut menggambarkan perbedaan antara janji yang terucap dan kenyataan yang harus diterima.

Pesan Mendalam dari Ronald Dewa

Baca Juga :  "Nampu Klayar", Kisah Cinta yang Tersampaikan Melalui Kolaborasi Chelsya Reta dan Sweetydays

Lagu ini, menurut Ronald Dewa, bukan hanya tentang kisah cinta yang berakhir, tetapi juga tentang proses melepaskan dan menerima kenyataan.

“Saya berharap lagu ini bisa menjadi penghiburan bagi mereka yang sedang mengalami perpisahan dan mengajarkan bahwa terkadang, kita harus ikhlas untuk melanjutkan hidup setelah kehilangan,” ungkapnya.

Harmoni Musik Jawa dalam Karya Kontemporer
Dengan memadukan lirik berbahasa Jawa dan melodi yang menenangkan, “Nampu Klayar” menghadirkan warna baru dalam musik Indonesia.

Lagu ini memperkenalkan sentuhan musik tradisional yang tetap relevan dengan pendengar masa kini, menjadikannya karya yang cocok dinikmati oleh semua kalangan.

Lagu “Nampu Klayar” kini sudah bisa dinikmati di berbagai platform musik digital. Bagi para pencinta musik dengan kisah cinta yang penuh makna, lagu ini akan membawa pendengarnya menyelami perjalanan emosi yang tak terlupakan. (Red)

 

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
Staycation Seru di Montera Glamping Lembang
Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
TEP UI Dorong Hilirisasi Pala Berbasis Riset Melalui Uji Laboratorium
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia
Menyulam Kebhinekaan dalam Irama Borneo
Berita ini 23 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Rabu, 16 September 2026 - 18:44 WIB

Staycation Seru di Montera Glamping Lembang

Sabtu, 12 September 2026 - 15:04 WIB

Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak

Jumat, 11 September 2026 - 13:22 WIB

TEP UI Dorong Hilirisasi Pala Berbasis Riset Melalui Uji Laboratorium

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB