Dinilai Mampu Kendalikan Stunting, Kota Semarang Raih Penghargaan Terbaik Tingkat Jateng

- Penulis

Kamis, 14 November 2024 - 07:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA, SEMARANG — Portal Kantor Berita Antara dalam rilisnya menyebut, Pemerintah Kota Semarang mendapatkan penghargaan Terbaik I dalam Penilaian Kinerja 8 Aksi Konvergensi Stunting Tingkat Provinsi Jawa Tengah atas konsistensinya dalam upaya penanganan stunting.

Dikatakan, penghargaan tersebut diserahkan oleh Asisten Administrasi Sekretaris Daerah Provinsi Jateng selaku Plh Sekretaris Daerah Provinsi Jateng di Kantor Bappeda Provinsi Jateng, Rabu (13/11/2024).

Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu di Semarang menyampaikan terima kasih kepada jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) terkait dan seluruh masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah, terima kasih kepada teman-teman OPD atas kerja kerasnya dan juga warga Kota Semarang atas dukungan dan partisipasinya. Tentu ini menambah motivasi kita untuk terus mengupayakan Kota Semarang ‘zero stunting’,” kata Mbak Ita, sapaan akrab Wali Kota Semarang.

Baca Juga :  Usai Dinilai Berhasil atasi Stunting Hingga Mendapat Penghargaan dari PBB, Ketua FKUB Kota Semarang Ucapkan Selamat!

Adapun kriteria yang menjadi penilaian, yaitu kelengkapan pengisian website e-monev Bina Bangda Kemendagri tentang delapan aksi konvergensi percepatan penurunan stunting.

Di dalamnya, memuat data-data layanan, perencanaan kegiatan dan anggaran, komitmen, pemberdayaan masyarakat, regulasi pendukung, manajemen data, publikasi dan monitoring evaluasi.

Dasar penilaian lainnya adalah paparan kepala Bappeda Kabupaten/Kota tentang delapan aksi konvergensi percepatan penurunan stunting.

Baca Juga :  Pembinaan Rutin Asatidz, Jelang Wisuda Santri dan Musyawarah Kota (Muskot) Momentum Hari Guru Nasional 2024

“Hal ini menunjukkan bahwa dalam pengentasan stunting, data administrasi kita juga harus tertata dan tertib selain aksi di lapangan,” imbuhnya.

Sebelumnya, pada penilaian kinerja aksi konvergensi stunting 2022, Kota Semarang mencapai peringkat empat pengisian aksi konvergensi dan peringkat 1 untuk paparan.

Pada 2023, Kota Semarang berada di peringkat 12 dan pada 2024 ini berhasil meraih peringkat pertama.

“Saya harap jangan kendor untuk pengentasan stunting. Di sisa waktu 2024 ini, mari maksimalkan upaya agar angka stunting terus menurun,”tandas Mbak Ita. (Red)

Sumber: Antara

.

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarang Siap Jadi Kota Festival, Agustina: Seni Budaya Harus Hidup Sepanjang Tahun
Baliho Ultah Jokowi Bikin Riuh, Gerindra Solo Sentil Pemkot: “Pas Prabowo Ulang Tahun Kok Sepi?”
Sidang Sudewo Diserbu Pendukung, Ahmad Husein Muncul Lagi dan Bikin Nazar Tak Biasa
Semarang Makin Dilirik, Wacana Badan Pariwisata Kembali Menguat
Hotel Hyatt Place Segera Hadir di Semarang, Pearl of Java Makin Bergengsi!
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Bikin Kecewa, Gak Pernah Muncul Saat Demo Mahasiswa!
Grebeg Pakujoyo Meriahkan Perayaan Tahun Baru Islam di Gayamsari
Hi, Warga Semarang! New Pasar Maling Kini Kembali Buka di Pasar Johar
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:14 WIB

Semarang Siap Jadi Kota Festival, Agustina: Seni Budaya Harus Hidup Sepanjang Tahun

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:20 WIB

Baliho Ultah Jokowi Bikin Riuh, Gerindra Solo Sentil Pemkot: “Pas Prabowo Ulang Tahun Kok Sepi?”

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:06 WIB

Sidang Sudewo Diserbu Pendukung, Ahmad Husein Muncul Lagi dan Bikin Nazar Tak Biasa

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:09 WIB

Semarang Makin Dilirik, Wacana Badan Pariwisata Kembali Menguat

Minggu, 21 Juni 2026 - 01:07 WIB

Hotel Hyatt Place Segera Hadir di Semarang, Pearl of Java Makin Bergengsi!

Berita Terbaru

KABAR NUSANTARA

Mengapa Sekjen dan Pengurus Partai Buruh Mundur Rame-rame?

Minggu, 28 Jun 2026 - 09:08 WIB

LINTAS AKADEMIKA

“Sekolah Layak, Pendidikan Bermartabat”

Minggu, 28 Jun 2026 - 08:47 WIB