Keren Bener, Rikha Ikke Nuriani! Mahasiswa S2 Keguruan Bhs Arab Universitas Negeri Malang ini Kembangkan Bahan Ajar Berbasis Diferensiasi

- Penulis

Minggu, 10 November 2024 - 07:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Rikha Ikke Nuriani, mahasiswa Magister Keguruan Bahasa Arab Universitas Negeri Malang

Rikha Ikke Nuriani, mahasiswa Magister Keguruan Bahasa Arab Universitas Negeri Malang

SUARAMUDA, MALANG – Bahasa Arab merupakan tantangan tersendiri bagi sebagian peserta didik di Indonesia. Tantangan yang dihadapi ini tidak hanya dari aspek linguistik saja, melainkan juga dari aspek non-linguistik.

Ditinjau dari aspek linguistik, bahasa Arab memiliki karakteristik yang berbeda dengan bahasa Indonesia, baik dari segi fonologi, morfologi, dan sintaksis.

Adapun dari segi non-linguistik, salah satu tantangannya adalah penyusunan bahan ajar bahasa Arab yang belum memperhatikan kebutuhan, minat, dan profil belajar peserta didik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibatnya, pembelajaran bahasa Arab menjadi pelajaran yang berfokus pada hafalan tanpa memberikan kesan mendalam dan pengalaman bermakna bagi peserta didik.

Rikha Ikke Nuriani, saat sedang mengembangkan bahan ajar bahasa Arab berbasis diferensiasi di kelas IV SDIT Mutiara Insani Batam

Sebagai upaya menghadapi tantangan tersebut, salah satu mahasiswa Magister Keguruan Bahasa Arab Universitas Negeri Malang, Rikha Ikke Nuriani, mengembangkan sebuah bahan ajar bahasa Arab berbasis diferensiasi yang diperuntukkan siswa kelas IV Sekolah Dasar.

Baca Juga :  STMT Malahayati Jakarta Gelar Wisuda, Apresiasi Lulusan Berprestasi

Pembembangan bahan ajar yang dibimbing langsung oleh Prof. Dr. Mahliatussikah, S.Ag., M.Hum., dan Dr. Muhammad Alfan, S.Pd., M.Pd ini berjudul “Asdiqa’ Al-Arabiyyah”, yang berarti para sahabat bahasa Arab.

Pemilihan judul tersebut bertujuan agar bahan ajar yang dikembangkan dapat menjadi sahabat bagi pembelajar bahasa Arab, khususnya pada tingkat sekolah dasar. Adapun, lokus penelitian Rikha ini diselenggarakan di SDIT Mutiara Insani Batam, dengan subjek 57 peserta didik kelas IV.

Rikha dalam rilis yang disampaikan suaramuda.net, Sabtu (9/11/2024) mengaku menggunakan model pengembangan ADDIE. Dikatakan dia, ada lima tahapan yang digunakan dalam pengembangan ini, yaitu Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate.

“Bahan ajar yang dikembangkan memuat empat kemahiran berbahasa (Istima’, Kalam, Qira’ah, dan Kitabah) dengan memperhatikan prinsip-prinsip diferensiasi profil belajar siswa, ” ujar Rikha dalam rilisnya.

Baca Juga :  Hmmm.... Mahasiswa KKN MBKM UM Sosialisasikan Kebudayaan Lokal di SDN Sumbergondo 1 Kota Batu, Lho! Coba, Cek!

Ditambahkan, bahan ajar itu dilengkapi dengan contoh ungkapan bahasa Arab sehari-hari, audio, serta game interaktif yang dapat diakses melalui QR code. Dengan harapan, bahan ajar yang dikembangkan dapat menumbuhkan kebermaknaan bagi siswa dalam mempelajari bahasa Arab.

Fliyer bahan ajar bahasa Arab berbasis diferensiasi

Sementara hasil angket persepsi siswa menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan memiliki daya tarik dan sesuai dengan kebutuhan serta gaya belajar siswa.

“Terima kasih kepada Departemen Sastra Universitas Negeri Malang, LPPM UM, dan SDIT Mutiara Insani yang turut berkontribusi dalam terlaksananya penelitian ini, “ujar Rikha.

Ia juga mengungkapkan, berkat dukungan dari ketiga pihak tersebut, dirinya dapat menyelesaikan pengembangan bahan ajar bahasa Arab berbasis diferensiasi ini dengan lancar dan memuaskan. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

“Sekolah Layak, Pendidikan Bermartabat”
Pameran Produk dan Penutupan MBKM Bina Desa UPN Veteran Jawa Timur: Wujud Inovasi Berkelanjutan untuk Mendukung SDGs 8, 12, dan 17
Geger! Ketua BEM FH UBK Ngaku Terima Uang Rp20 Juta dari Wapres Gibran
BEM Unsoed Kaget! Mahasiswa Ikut Kunker Gibran Tanpa Sepengetahuan Organisasi
Camp Qur’an SDIT Mumtaz Rabbani: Saat Anak Dekat dengan Al-Qur’an, Karakter Hebat Pun Tumbuh
Biar Nggak Asal Viral, Dosen UNPAM Latih Siswa SMK Puspita Husada Bikin Konten Kreatif dan Positif
Mahasiswa USM Turun ke Jalan, Suarakan Kritik untuk Pemerintah
Dukung SDGs 8 dan 9, Mahasiswa KKNT UPN Veteran Jatim Kenalkan QRIS dan AI untuk Tingkatkan Daya Saing UMKM Kalipucang
Berita ini 4 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 08:47 WIB

“Sekolah Layak, Pendidikan Bermartabat”

Rabu, 24 Juni 2026 - 23:26 WIB

Pameran Produk dan Penutupan MBKM Bina Desa UPN Veteran Jawa Timur: Wujud Inovasi Berkelanjutan untuk Mendukung SDGs 8, 12, dan 17

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:46 WIB

Geger! Ketua BEM FH UBK Ngaku Terima Uang Rp20 Juta dari Wapres Gibran

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:31 WIB

BEM Unsoed Kaget! Mahasiswa Ikut Kunker Gibran Tanpa Sepengetahuan Organisasi

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:21 WIB

Camp Qur’an SDIT Mumtaz Rabbani: Saat Anak Dekat dengan Al-Qur’an, Karakter Hebat Pun Tumbuh

Berita Terbaru

KABAR NUSANTARA

Mengapa Sekjen dan Pengurus Partai Buruh Mundur Rame-rame?

Minggu, 28 Jun 2026 - 09:08 WIB

LINTAS AKADEMIKA

“Sekolah Layak, Pendidikan Bermartabat”

Minggu, 28 Jun 2026 - 08:47 WIB