Gandeng Lapas Pemuda Plantungan, Unwahas Canangkan Pengabdian Masyarakat Lewat Penanaman Koro Pedang

- Penulis

Jumat, 18 Oktober 2024 - 07:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA, KENDAL – Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang menjalin kerja sama dengan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIB Plantungan, Kabupaten Kendal, dalam program penanaman koro pedang dan pengabdian masyarakat.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kemandirian warga binaan Lapas, serta dipusatkan di aula Lapas Plantungan pada Kamis (17/10/2024) kemarin.

Kepala Lapas Pemuda Kelas IIB Plantungan, Suharno, dalam sambutannya menyatakan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam pembinaan warga binaan.

“Penanaman koro pedang diharapkan dapat memberikan keterampilan baru dan menjadi sumber pendapatan bagi warga binaan setelah mereka bebas,” ujar Suharno.

Ia juga menambahkan bahwa koro pedang, yang merupakan tanaman legum, memiliki nilai ekonomi tinggi dan manfaat kesehatan.

Sementaea itu, Rektor Unwahas, Prof. Mudzakkir Ali, menyatakan bahwa program ini tidak hanya bertujuan untuk melatih warga binaan, tetapi juga untuk mengedukasi masyarakat tentang potensi tanaman koro pedang yang masih kurang dimanfaatkan.

“Koro pedang adalah sumber protein nabati yang dapat menjadi alternatif pangan sehat dengan peluang pasar yang menjanjikan,” ungkapnya.

Penanaman dijadwalkan dimulai dalam beberapa minggu mendatang, dengan target panen dalam waktu 4-6 bulan.

Menyaksikan program itu, Bendahara Yayasan Wahid Hasyim Semarang Dr. Nurhadi berharap kerja sama ini akan berdampak positif bagi peningkatan kualitas hidup warga binaan serta pengembangan sektor pertanian di daerah sekitar.

Dalam kerja sama ini, Unwahas bersama Paguyuban Petani Koro Pedang Indonesia (PPKPI) dan Kelompok Tani Merdeka Plantungan akan memberikan pendampingan teknis serta bimbingan ilmiah terkait budidaya, perawatan, hingga pengolahan hasil panen koro pedang.

Program ini diharapkan dapat menjadi langkah konkret dalam pemberdayaan masyarakat sekaligus meningkatkan kemandirian warga binaan di Lapas Pemuda Plantungan. (Red)

Baca Juga :  FH Unwahas Siap Buka Kelas Hukum di Kepulauan Riau, Bisa Kuliah Tanpa Pindah Pulau!
Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

“Sekolah Layak, Pendidikan Bermartabat”
Pameran Produk dan Penutupan MBKM Bina Desa UPN Veteran Jawa Timur: Wujud Inovasi Berkelanjutan untuk Mendukung SDGs 8, 12, dan 17
Geger! Ketua BEM FH UBK Ngaku Terima Uang Rp20 Juta dari Wapres Gibran
BEM Unsoed Kaget! Mahasiswa Ikut Kunker Gibran Tanpa Sepengetahuan Organisasi
Camp Qur’an SDIT Mumtaz Rabbani: Saat Anak Dekat dengan Al-Qur’an, Karakter Hebat Pun Tumbuh
Biar Nggak Asal Viral, Dosen UNPAM Latih Siswa SMK Puspita Husada Bikin Konten Kreatif dan Positif
Mahasiswa USM Turun ke Jalan, Suarakan Kritik untuk Pemerintah
Dukung SDGs 8 dan 9, Mahasiswa KKNT UPN Veteran Jatim Kenalkan QRIS dan AI untuk Tingkatkan Daya Saing UMKM Kalipucang
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 08:47 WIB

“Sekolah Layak, Pendidikan Bermartabat”

Rabu, 24 Juni 2026 - 23:26 WIB

Pameran Produk dan Penutupan MBKM Bina Desa UPN Veteran Jawa Timur: Wujud Inovasi Berkelanjutan untuk Mendukung SDGs 8, 12, dan 17

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:46 WIB

Geger! Ketua BEM FH UBK Ngaku Terima Uang Rp20 Juta dari Wapres Gibran

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:31 WIB

BEM Unsoed Kaget! Mahasiswa Ikut Kunker Gibran Tanpa Sepengetahuan Organisasi

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:21 WIB

Camp Qur’an SDIT Mumtaz Rabbani: Saat Anak Dekat dengan Al-Qur’an, Karakter Hebat Pun Tumbuh

Berita Terbaru

KABAR NUSANTARA

Mengapa Sekjen dan Pengurus Partai Buruh Mundur Rame-rame?

Minggu, 28 Jun 2026 - 09:08 WIB

LINTAS AKADEMIKA

“Sekolah Layak, Pendidikan Bermartabat”

Minggu, 28 Jun 2026 - 08:47 WIB