Gus Umar Wahid Tekankan Hubungan Erat Antara Kebangsaan-Keislaman dalam Dukungan untuk Andika-Hendi

- Penulis

Rabu, 16 Oktober 2024 - 08:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Tim Sukses Cagub/ Cawagub Jateng Andika Perkasa dan Hendrar Prihadi (Hendi), Gus Umar Wahid, saat pertemuan di Panti Marhaen, Semarang (Kamis, 10 Oktober 2024)

Ketua Tim Sukses Cagub/ Cawagub Jateng Andika Perkasa dan Hendrar Prihadi (Hendi), Gus Umar Wahid, saat pertemuan di Panti Marhaen, Semarang (Kamis, 10 Oktober 2024)

SUARAMUDA, KOTA SEMARANG – Gus Umar Wahid, Ketua Tim Sukses pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Andika Perkasa dan Hendrar Prihadi (Hendi), menegaskan kembali warisan pemikiran kebangsaan dan keislaman yang diajarkan oleh kakeknya, pendiri Nahdlatul Ulama (NU), K.H. Hasyim Asy’ari.

Dalam rapat tim pemenangan yang berlangsung di Kantor DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah, Panti Marhaen, Gus Umar menekankan pentingnya memahami hubungan erat antara nilai-nilai kebangsaan dan keislaman, sebuah prinsip yang diajarkan oleh kakeknya dan diwariskan hingga kini.

“Kakek saya, K.H. Hasyim Asy’ari, mendirikan NU dengan dasar yang kuat: bahwa kebangsaan dan keislaman itu sejalan, bukan bertentangan. Kami di NU diajarkan untuk mencintai tanah air dan mengutamakan persatuan, tanpa melupakan nilai-nilai keislaman,” ungkap Gus Umar kepada media setelah pertemuan, Kamis, 10 Oktober 2024.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keyakinan ini, menurut Gus Umar, menjadi salah satu alasan utama dirinya bersedia memimpin tim sukses pasangan Andika-Hendi. Ia melihat bahwa kedua calon ini memiliki kemampuan untuk menggabungkan nilai-nilai kebangsaan dan keislaman dalam visi mereka untuk memajukan Jawa Tengah.

Baca Juga :  Innalillahi ... PT Sritex Tutup Selamanya, Karyawan Berduka!

“Saya percaya Andika-Hendi adalah pasangan yang dapat mengedepankan nilai-nilai ini dalam memimpin Jawa Tengah. Mereka tidak hanya memiliki visi yang nasionalis, tetapi juga mengerti bagaimana nilai-nilai keislaman dapat berjalan seiring dengan kebangsaan, seperti yang selalu diajarkan oleh K.H. Hasyim Asy’ari,” jelas Gus Umar.

Dalam kunjungannya kepada sejumlah kiai NU, termasuk KH. Mustofa Bisri (Gus Mus) di Rembang, Gus Umar mengungkapkan bahwa para ulama NU menyambut baik pasangan Andika-Hendi.

Mereka yakin pasangan ini akan membawa perubahan positif bagi provinsi ini, dengan tetap menjaga harmoni antara kebangsaan dan keislaman.

“Saya terus berkomunikasi dengan kiai-kiai sepuh dan para tokoh agama di Jawa Tengah. Mereka sangat mendukung Andika-Hendi, karena melihat nilai-nilai kebangsaan dan keislaman yang terjalin kuat dalam kepemimpinan mereka,” tambahnya.

Baca Juga :  Bukan Tanggal 26 Oktober 2024, Debat Calon Gunernur Jateng Akan Berlangsung pada tanggal ini, Simak !

Gus Umar juga menolak adanya upaya untuk membuat dikotomi antara religius dan nasionalis dalam kampanye Pilgub Jawa Tengah ini.

Menurutnya, prinsip-prinsip yang diajarkan oleh kakeknya, K.H. Hasyim Asy’ari, mengajarkan bahwa kebangsaan dan agama adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan.

“Saya tidak setuju dengan adanya label-label seperti religius atau nasionalis. Dalam ajaran K.H. Hasyim Asy’ari, kebangsaan dan agama itu saling melengkapi. Saya yakin pasangan Andika-Hendi mampu menerapkan prinsip ini dalam kepemimpinan mereka,” tegas Gus Umar.

Dengan warisan pemikiran yang kuat dari kakeknya, Gus Umar berkomitmen untuk terus memperjuangkan kemenangan pasangan Andika-Hendi.

Ia juga mengajak seluruh warga Jawa Tengah untuk memilih pemimpin yang mampu menjaga keseimbangan antara kebangsaan dan keislaman demi masa depan provinsi ini.

“Pilihlah pemimpin yang memahami dan menerapkan nilai-nilai kebangsaan dan keislaman. Saya yakin Andika-Hendi adalah pilihan terbaik untuk itu,” tutupnya. (Red)

 

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarang Makin Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional, Persiapannya Sudah 80 Persen
Festival Balon Wonosobo Disorot, Saat Ikon Budaya Bersinggungan dengan Program Politik
Dihadapan Ormas Keagamaan se-Kota Semarang, Ketua FKUB: Persoalan Lingkungan dan Bencana Tanggung Jawab Bersama
Daftar Calon Gubernur Bank Indonesia Pilihan Prabowo
Ronda Adat Manggarai Iringi Final KBCK Independen Cup, Gapura FC VS Langa FC
Gemuruh Semangat di Sukoharjo, Ratusan Ksatria Penjaga Ulama Resmi Sandang Baret Kebesaran Banser
Kepala Daerah Pecah Kongsi, Wacana Pilkada Tanpa Wakil Kembali Mencuat
UCC Terboyo Diproyeksikan Jadi Mesin Ekonomi Baru Kota Semarang
Berita ini 4 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:49 WIB

Semarang Makin Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional, Persiapannya Sudah 80 Persen

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:23 WIB

Festival Balon Wonosobo Disorot, Saat Ikon Budaya Bersinggungan dengan Program Politik

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:35 WIB

Dihadapan Ormas Keagamaan se-Kota Semarang, Ketua FKUB: Persoalan Lingkungan dan Bencana Tanggung Jawab Bersama

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:07 WIB

Daftar Calon Gubernur Bank Indonesia Pilihan Prabowo

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:53 WIB

Ronda Adat Manggarai Iringi Final KBCK Independen Cup, Gapura FC VS Langa FC

Berita Terbaru

KILAS GLOBAL

Ratusan Diaspora Indonesia di Tunisia Semarakkan HUT RI ke-81

Minggu, 16 Agu 2026 - 13:10 WIB