Pengamat Politik Undip: Gagasan Calon Wali Kota Semarang Belum Sentuh Kebutuhan Anak Muda, Piye jal?

- Penulis

Sabtu, 5 Oktober 2024 - 00:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA, KOTA SEMARANG — Tak dipungkiri, salah satu yang menjadi kunci kemenangan dalam Pilwakot Semarang ialah suara generasi milenial dan generasi Z.

Data KPU Kota Semarang, misalnya, tercatat 1.265.192 sebagai daftar pemilih tetap (DPT). Dari total itu, umlah ini terdiri dari 613.751 pemilih laki-laki dan 651.441 pemilih perempuan. Pemilih DPT ini sendiri tersebar di 16 Kecamatan, 177 Kelurahan dan 2.358 TPS.

Pemilih terbanyak berada di kecamatan Pedurungan dengan 147.681 pemilih. Sedangkan pemilih terkecil berada di kecamatan Tugu dengan 24.846 pemilih. Adapun dari segi usia terdiri dari 22,11 persen Gen Z (usia 17-27 tahun) dan 32,26 persen untuk generasi milenial (28-43 tahun).

Mengutip pengamat politik Universitas Diponegoro (Undip) Semarang Wahid Abdulrahman, total pemilih dari kalangan Gen Z dan milenial mencapai 54 persen. Dengan jumlah sebesar itu dikatakan secara otomatis mereka akan menjadi penentu kemenangan calon.

Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang 2024/ Instagram: @semarangpemkot

Tapi dalam kacamata Wahid, kedua pasangan calon (paslon) yang berkontestasi di Pilwakot 2024 telah melakukan pendekatan dengan generasi muda, meski lewat media sosial.

Namun pengajar di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Undip tersebut melihat, gagasan atau program yang ditawarkan mereka belum menyentuh persoalan dan kebutuhan anak muda.

Baca Juga :  Tegas! Pilkada 2024 dalam Sorotan Kami: Debat Competition FISIP Unwahas Ungkap Isu Sosial-Politik

“Kalau dari dua pasangan calon, saya lihat belum ada spesifik melihat gagasan bagaimana membangun sumber daya manusia ke depan,” ujarnya.

Dia juga menjelaskan, masing-masing kandidat bisa mengambil suara pemilih muda melalui gagasan atau program yang kemudian dikemas dengan menarik dan kreatif.

Dikatakan, program tersebut bisa diintensifkan melalui kampanye di media sosial. Wahid mengatakan, ada dua hal yang tetap harus didukung oleh figur atau ketokohan dari masing-masing paslon.

“Yang bisa menarik dari para paslon adalah gagasan paslon. Kedua adalah media, milenial dan Gen Z adalah pemakai media sosial. Terakhir adalah figur,”tandasnya. (Red)

 

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dwi Sangita: Kongres XX IPPNU Harus Jawab Tantangan Pelajar Perempuan
Ketua IPPNU Jateng: Ratusan Kader Dikerahkan untuk Matangkan Persiapan Kongres XX di Kendal
Pantura Jateng Mau Dipagari Tanggul Raksasa, Tapi Bukan Cuma Beton!
Amelia Anggraini Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Ketahanan Masyarakat di Era Digital
Harmoni Dakwah dan Seni Inklusif: BAZNAS RI Bersama Yayasan Kiblat Abinaya Semai Harapan Baru bagi Disabilitas dan Kaum Marjinal Sukoharjo
Wujudkan Inklusi Sosial Tanpa Sekat, BAZNAS RI dan Yayasan Kiblat Abinaya Gagas Pembinaan Edutainment bagi Kaum Marjinal Sukoharjo
Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat
Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:41 WIB

Dwi Sangita: Kongres XX IPPNU Harus Jawab Tantangan Pelajar Perempuan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Ketua IPPNU Jateng: Ratusan Kader Dikerahkan untuk Matangkan Persiapan Kongres XX di Kendal

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:47 WIB

Pantura Jateng Mau Dipagari Tanggul Raksasa, Tapi Bukan Cuma Beton!

Selasa, 29 September 2026 - 14:05 WIB

Amelia Anggraini Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Ketahanan Masyarakat di Era Digital

Selasa, 29 September 2026 - 09:45 WIB

Harmoni Dakwah dan Seni Inklusif: BAZNAS RI Bersama Yayasan Kiblat Abinaya Semai Harapan Baru bagi Disabilitas dan Kaum Marjinal Sukoharjo

Berita Terbaru

Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (The Nation)

KILAS GLOBAL

Gokil! Trump Mau Ganti Nama Samudra Atlantik Jadi Samudra Trump

Senin, 12 Okt 2026 - 15:28 WIB

Salah satu destinasi wisata di Pulau Bali. (Gambar: pinterest)

KABAR NUSANTARA

Bali Jadi Tuan Rumah New Asia Forum, Indonesia Bidik Investor Kelas Kakap

Minggu, 11 Okt 2026 - 08:02 WIB