Mahasiswa UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten Magang di UMKM Cireng Tekdung Bruno, Apa engga malu tuh? Cek selengkapnya!

- Penulis

Jumat, 22 November 2024 - 10:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA, BANTEN – Sejumlah mahasiswa dari Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten ikut berpartisipasi dalam program magang kewirausahaan di UMKM Cireng Tekdung Bruno, Kota Serang.

Program magang itu bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam mengelola bisnis lokal serta membantu meningkatkan inovasi pada produk UMKM.

Selama magang, para peserta yang berjumlah enam mahasiswa itu terlibat dalam kegiatan operasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mulai dari proses produksi cireng yang menjadi ciri khas UMKM ini, pemasaran produk melalui media sosial, hingga strategi pengemasan yang menarik.

Pemilik usaha juga mengadakan survei pasar untuk membantu pengembangan usaha dengan mengidentifikasi kebutuhan konsumen dan menciptakan varian rasa baru, sesuai tren terkini.

Pelaku usaha Cireng Tekdung Bruno, Reni mengaku awalnya membuat olahan cireng hanya sebagai cemilan sore untuk keluarga.

Baru, kemudian ia mencoba untuk menjualnya sebagai frozen food lalu berkembang hingga bisa membuka tiga cabang penjualan yakni di Palima, Ciceri, dan Stadion Maulana Yusuf

“Saya sangat senang dapat membagi kisah dan proses pengolahan hingga penjualan cireng dengan mahasiswa lewat program ini. Kehadiran mereka membawa semangat baru dan ide-ide segar untuk usaha kami,” ujar Reni.

Baca Juga :  Anggota DPRD Jember Terciduk Main Game dan Merokok Saat Rapat Kesehatan, PMII Cabang Jember menyoroti Krisis Etika

Dalam proses magang, mahasiswa juga diberikan pelatihan kewirausahaan langsung dari Reni, yang telah menjalankan bisnisnya selama lebih dari lima tahun.

Proses produksi cireng/ dok.istimewa

Omset Rp 120 Juta

Salah seorang peserta, Eka Meliyanti, menyampaikan pengalamannya mengikuti magang.

Eka bahkan tak mengira kalau makanan yang berasal dari olahan tepung tapioka dan tepung terigu itu bisa menghasilkan omset penjual per bulannya hampir 120 juta.

“Kami belajar banyak tentang bagaimana mengelola UMKM secara riil, termasuk menghadapi tantangan seperti fluktuasi harga bahan baku dan persaingan pasar. Kunci membuka usaha yaitu tekun, mempertahankan kualitas produk yang dijual, “ujarnya.

Di hari terakhir magang, para mahasiswa mendatangi lokasi produksi rumahan Cireng Tekdung yang berlokasi di Perumahan Mutiara, Kali Gandu.

Di sana, terlihat pemilik usaha juga memberikan pelatihan digital marketing kepada staf UMKM untuk meningkatkan penjualan online.

Setelah program magang selama enam hari berada di lokasi usaha, tugas berikutnya dari Mata Kuliah Praktik Kewirausahaan ini adalah menyusun Bussiness Plan atau Perencanaan Usaha yang harus memunculkan sisi inovasi dari pengalaman yang sudah mereka dapatkan selama tahap magang.

Baca Juga :  Rapat Perdana MGMP Sejarah Jakarta Barat I, Usung Inovasi dan Kolaborasi

Bussiness Plan ini selanjutnya akan dipresentasikan di hadapan dosen pembimbing lapangan.

Setelah mendapatkan masukan, mereka kemudian kembali lagi ke lapangan untuk mulai menjalankan usaha yang tidak lain adalah inovasi produk di tempat magang selama 18 hari dari mulai pengadaan bahan baku, proses produksi, sampai pada pemasaran produk.

Program magang ini menjadi salah satu wujud kolaborasi strategis antara perguruan tinggi dan dunia industri, khususnya UMKM lokal, dalam mencetak generasi muda yang kreatif, inovatif, dan berjiwa wirausaha.

Kegiatan ini tidak hanya bermanfaat bagi mahasiswa sebagai sarana belajar langsung di lapangan, mahasiswa diharapkan mampu memahami peran penting UMKM dalam perekonomian.

Serta, terinspirasi untuk membangun usaha yang berkelanjutan di masa depan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi UMKM Cireng Tekdung.

Kini, UMKM Cireng Tekdung lebih memiliki rencana strategis yang lebih terarah untuk pengembangan usahanya di masa depan.

Dengan semangat kolaborasi yang terjalin, sinergi antara akademisi dan pelaku usaha diharapkan dapat terus berlanjut untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HIMPASS PAI UIN Sunan Kalijaga Kenalkan Pengurus Baru, Bawa Semangat Satu Ukhuwah!
Rifan Jerawut dan Natriyana Nde’e Terpilih Pimpin IMKKAR Raya Periode 2026/2027
Kuliah Terbuka Aqobah Kupas Isu LGBT dari Perspektif Fikih dan Hukum Negara
Riset Kampus Tak Boleh Cuma Berakhir di Jurnal, Kini Harus Pecahkan Masalah Nyata!
Bukan Makrab Biasa! Hellcom KPI Ajak Mahasiswa Jago Bicara dan Bikin Audiens Bergerak
Gawat! Mendikti Bilang: Kampus Jangan Hobi Buka Prodi Baru, Mending Dimerger!
Membedah Program Unggulan Sakola Kembara (Bimbel Gratis Masuk PTN)
Bukan Sekadar Datang! Guru MTs Muhammadiyah 20 Menongo Siap “Berburu” Inspirasi di EXTRANAS 2026
Berita ini 17 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 07:23 WIB

HIMPASS PAI UIN Sunan Kalijaga Kenalkan Pengurus Baru, Bawa Semangat Satu Ukhuwah!

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Rifan Jerawut dan Natriyana Nde’e Terpilih Pimpin IMKKAR Raya Periode 2026/2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:28 WIB

Kuliah Terbuka Aqobah Kupas Isu LGBT dari Perspektif Fikih dan Hukum Negara

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:48 WIB

Riset Kampus Tak Boleh Cuma Berakhir di Jurnal, Kini Harus Pecahkan Masalah Nyata!

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:12 WIB

Bukan Makrab Biasa! Hellcom KPI Ajak Mahasiswa Jago Bicara dan Bikin Audiens Bergerak

Berita Terbaru

Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (The Nation)

KILAS GLOBAL

Gokil! Trump Mau Ganti Nama Samudra Atlantik Jadi Samudra Trump

Senin, 12 Okt 2026 - 15:28 WIB

Salah satu destinasi wisata di Pulau Bali. (Gambar: pinterest)

KABAR NUSANTARA

Bali Jadi Tuan Rumah New Asia Forum, Indonesia Bidik Investor Kelas Kakap

Minggu, 11 Okt 2026 - 08:02 WIB