Desa Kelet Jepara Resmi Jadi Desa ‘Cantik’ alias Cinta Statistik, Maksudnya apa ya?

- Penulis

Jumat, 9 Agustus 2024 - 07:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA – Kabar baik buat warga Jepara Jawa Tengah. Bahwa Desa Kelet, Kecamatan Keling Jepara sedang dicanangkan sebagai Desa Cinta Statistik (Cantik), Kamis (8/8/2024) kemarin.

Penjabat (Pj) Bupati Jepara melalui Staf Ahli Bidang Pembangunan, Masyarakat, dan SDM Rini Patmini menyampaikan, statistik sektoral memainkan peran vital dalam pembangunan daerah. Data yang akurat, valid, dan dapat dipertanggungjawabkan menjadi dasar dalam perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program-program pembangunan.

“Oleh karena itu, pembinaan statistik sektoral merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas aparatur pemerintah, dalam mengelola data secara profesional dan berbasis teknologi informasi,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rini menekankan, pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, perangkat desa, BPS, dan seluruh pemangku kepentingan. Sinergi tersebut diharapkan menghasilkan data yang lebih akurat, lengkap, dan mutakhir, yang dapat digunakan untuk pengambilan keputusan yang lebih efektif dan efisien.

Baca Juga :  Usai Dinilai Berhasil atasi Stunting Hingga Mendapat Penghargaan dari PBB, Ketua FKUB Kota Semarang Ucapkan Selamat!

“Program ini merupakan upaya BPS untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi desa dalam tata kelola data statistik,” tuturnya.

Dengan program ini, lanjutnya, diharapkan Desa Kelet dapat mengelola data secara mandiri dan berkontribusi pada pembangunan yang berkelanjutan. Rini juga berharap, Desa Kelet akan menjadi rujukan bagi desa-desa lain di Kabupaten Jepara, dalam tata kelola data.

“Desa Cantik bukan tentang keindahan fisik desa, tetapi keindahan dalam tata kelola data dan informasi,” terangnya.

Sejalan dengan itu, menurut dia, di era digital adaptasi dan inovasi sangatlah penting. Pembinaan statistik sektoral dan pencanangan Desa Cantik bertujuan untuk membangun Kabupaten Jepara yang lebih baik. L

Pengelolaan data yang baik membantu mengidentifikasi potensi serta masalah desa, sehingga solusi efektif untuk kesejahteraan masyarakat dapat dirumuskan.

Baca Juga :  UIN Raden Fatah Palembang Kirimkan Relawan Pramuka untuk Korban Bencana Tapanuli Selatan; Cocok!

Kepala Diskominfo Kabupaten Jepara melalui Sekretaris Ririen Hariyanti, menyatakan dukungan penuh terhadap Satu Data Indonesia (SDI). Diskominfo berperan sebagai wali data, dan bertanggung jawab membina produsen data di tingkat desa, yang merupakan ujung tombak produksi data.

“Kami berkomitmen mendukung SDI dengan membina produsen data di desa,” ujarnya.

Kepala BPS Kabupaten Jepara Manggus Suryono menjelaskan, tahapan program Desa Cantik. Mulai Januari hingga Juni, fokus pada penyusunan pedoman dan bahan ajar.

Pada Juli, dilakukan pelatihan pembina statistik desa. Dari Agustus hingga Oktober, program meliputi sosialisasi, pembinaan, dan pendampingan. Akhirnya, pada Oktober hingga November, akan ada penilaian dan dilanjutkan penyerahan penghargaan untuk desa yang berhasil.

Desa yang berhasil, imbuhnya, nantinya akan diusulkan pada Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk mendapatkan alokasi anggaran. (Red)

 

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengapa Sekjen dan Pengurus Partai Buruh Mundur Rame-rame?
Konser Guns N’ Roses di Indonesia Bakal Pecah! Panggung Super Mewah, Produksinya Disebut Terbesar
Sri Sultan Hamengku Buwono X Sakit, Siapa yang Jadi Pelaksana Tugas Gubernur Jogja?
Waduh, Peserta SPPI Kok pada Meninggal Saat Latihan Militer?
Sino-Nusantara Institute Jembatani Peluang Investasi Kesehatan Indonesia–Tiongkok
Taufik Hidayat, Rupanya Kau Benar-benar Sangat Sadis dan Keji!
Geger! Ketua BEM FH UBK Ngaku Terima Uang Rp20 Juta dari Wapres Gibran
GEMABUDHI Sulawesi Selatan Hadiri Perayaan Syukur Ulang Tahun Vihara Maitreya Makassar Bertajuk “Simfoni Cahaya”
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 09:08 WIB

Mengapa Sekjen dan Pengurus Partai Buruh Mundur Rame-rame?

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:45 WIB

Sri Sultan Hamengku Buwono X Sakit, Siapa yang Jadi Pelaksana Tugas Gubernur Jogja?

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:10 WIB

Waduh, Peserta SPPI Kok pada Meninggal Saat Latihan Militer?

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:38 WIB

Sino-Nusantara Institute Jembatani Peluang Investasi Kesehatan Indonesia–Tiongkok

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:30 WIB

Taufik Hidayat, Rupanya Kau Benar-benar Sangat Sadis dan Keji!

Berita Terbaru

KABAR NUSANTARA

Mengapa Sekjen dan Pengurus Partai Buruh Mundur Rame-rame?

Minggu, 28 Jun 2026 - 09:08 WIB

LINTAS AKADEMIKA

“Sekolah Layak, Pendidikan Bermartabat”

Minggu, 28 Jun 2026 - 08:47 WIB