Mengenal Natrium Dehidroasetat, Zat yang Terkandung di Roti Okko

- Penulis

Kamis, 25 Juli 2024 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memutuskan menarik peredaran roti merek Okko di pasaran usai hasil pemeriksaan menunjukkan roti produksi produksi PT Abadi Rasa Food Bandung itu mengandung Natrium Dehidroasetat.

BPOM, dalam keterangan resminya, mengaku telah melakukan inspeksi ke sarana produksi roti Okko pada 2 Juli 2024.

BPOM juga melakukan sampling dan pengujian di laboratorium. Hasil pengujian terhadap sampel roti Okko dari sarana produksi dan peredaran menunjukkan kandungan Natrium Dehidroasetat dalam roti tidak sesuai dengan komposisi pada saat pendaftaran produk.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Terhadap temuan ini, BPOM memerintahkan produsen roti Okko untuk menarik produk dari peredaran, memusnahkan, dan melaporkan hasilnya kepada BPOM,” lanjut mereka.

Apa itu Natrium Dehidroasetat?

Natrium Dehidroasetat atau yang juga dikenal sebagai Sodium Dehidroasetat adalah garam natrium dari asam dehidroasetat. Senyawa ini sering digunakan sebagai bahan pengawet dari berbagai produk, termasuk dalam makanan, kosmetik, dan produk perawatan pribadi.

Baca Juga :  Marselino Ferdinan Dicoret Kluivert! Ada Apa dengan Wonderkid Timnas Ini?

Senyawa ini berfungsi untuk mencegah pertumbuhan mikroorganisme seperti bakteri dan jamur, sehingga dapat memperpanjang umur simpan produk.

Secara kimia, Natrium Dehidroasetat memiliki rumus molekul C8H7Na04. Senyawa ini bekerja menghambat enzim-enzim yang penting bagi mikroorganisme, sehingga mencegah mereka berkembang biak.

Mengutip Food Additives, senyawa ini biasanya digunakan pada roti dan kue kering untuk meningkatkan stabilitas makanan dan dengan demikian memperpanjang umur simpan.

Natrium Dehidroasetat dapat langsung ditambahkan ke makanan untuk pencampuran atau dicampur dengan bahan lain terlebih dahulu, juga dapat dibuat menjadi larutan untuk perendaman makanan, penyemprotan atau perawatan permukaan, tergantung pada jenis makanannya.

Apakah Natrium Dehidroasetat berbahaya?

Lembaga pengawas makanan dan obat Amerika Serikat (FDA) sebetulnya mengizinkan penggunaan Natrium Dehidroasetat dengan beberapa kondisi.

Misalnya, senyawa ini bisa digunakan untuk labu siam yang dipotong atau dikupas, dengan ketentuan tidak lebih dari 65 ppm.

“Digunakan atau dimaksudkan untuk digunakan sebagai pengawet untuk labu yang dipotong atau dikupas, dan digunakan sedemikian rupa sehingga tidak lebih dari 65 ppm yang dinyatakan sebagai asam dehidroasetat yang tersisa di dalam atau pada labu yang telah disiapkan,” demikian keterangan FDA dalam sebuah berkas.

Baca Juga :  Pinrang Geger! Sopir MBG Narkoba, Makanan Siswa Berbelatung—HMI Minta Korwil SPPG Angkat Kaki

Selain itu, kemasan makanan yang mengandung senyawa ini harus memberikan label atau informasi dan petunjuk penggunaan untuk memastikan kepatuhan terhadap aturan tersebut.

Ulasan terbaru dari Cosmetic Ingredient Review (CIR) juga mengungkap bahwa penggunaan Sodium Hidroasetat atau Natrium Hidroasetat ternyata memiliki efek samping.

Dalam ulasan bertajuk ‘Safety Assessment of Sodium Dehydroacetate and Dehydroacetic Acid as Used in Cosmetics’ yang terbit pada tahun 2023, mengungkap bahwa sebuah studi baru menemukan toksikologi dalam senyawa tersebut.

“Yang perlu diperhatikan adalah laporan kasus hipersensitivitas pasien yang melaporkan efek samping setelah penggunaan krim yang mengandung Sodium Dehidroasetat (untuk pengobatan maag). Selain itu, ditemukan satu penelitian yang menunjukkan potensi fotoisomerisasi Sodium Dehidroasetat dan Asam Dehidroasetat,” kata CIR. (CNN/ red)

 

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengapa Sekjen dan Pengurus Partai Buruh Mundur Rame-rame?
Keajaiban di Lereng Sindoro: Satu Dekade Stuc General Mengawal Mimpi Anak Desa
Konser Guns N’ Roses di Indonesia Bakal Pecah! Panggung Super Mewah, Produksinya Disebut Terbesar
Mengenal Ekonomi Manajerial: Kunci Pengambilan Keputusan Bisnis yang Efektif
Sri Sultan Hamengku Buwono X Sakit, Siapa yang Jadi Pelaksana Tugas Gubernur Jogja?
Waduh, Peserta SPPI Kok pada Meninggal Saat Latihan Militer?
Sino-Nusantara Institute Jembatani Peluang Investasi Kesehatan Indonesia–Tiongkok
Taufik Hidayat, Rupanya Kau Benar-benar Sangat Sadis dan Keji!
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 09:08 WIB

Mengapa Sekjen dan Pengurus Partai Buruh Mundur Rame-rame?

Minggu, 28 Juni 2026 - 08:14 WIB

Keajaiban di Lereng Sindoro: Satu Dekade Stuc General Mengawal Mimpi Anak Desa

Sabtu, 27 Juni 2026 - 11:51 WIB

Konser Guns N’ Roses di Indonesia Bakal Pecah! Panggung Super Mewah, Produksinya Disebut Terbesar

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:35 WIB

Mengenal Ekonomi Manajerial: Kunci Pengambilan Keputusan Bisnis yang Efektif

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:45 WIB

Sri Sultan Hamengku Buwono X Sakit, Siapa yang Jadi Pelaksana Tugas Gubernur Jogja?

Berita Terbaru

KABAR NUSANTARA

Mengapa Sekjen dan Pengurus Partai Buruh Mundur Rame-rame?

Minggu, 28 Jun 2026 - 09:08 WIB

LINTAS AKADEMIKA

“Sekolah Layak, Pendidikan Bermartabat”

Minggu, 28 Jun 2026 - 08:47 WIB