UCC Terboyo Diproyeksikan Jadi Mesin Ekonomi Baru Kota Semarang

Bukan Sekadar Gudang dan Logistik, Pemkot Semarang ingin UCC Terboyo menghubungkan UMKM, transportasi, investasi, hingga distribusi barang dalam satu ekosistem.

- Penulis

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar: Tribunnews.com

Gambar: Tribunnews.com

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Urban Consolidation Center (UCC) Terboyo tak ingin hanya menjadi tempat keluar-masuk barang. Pemerintah Kota Semarang sedang mendorong kawasan tersebut naik kelas menjadi simpul baru ekosistem ekonomi kota.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng menilai UCC Terboyo punya peluang besar untuk menghubungkan berbagai aktivitas ekonomi, mulai dari logistik, UMKM, koperasi, transportasi, tenaga kerja, hingga sektor pendukung lainnya.

Gagasan itu disampaikan Agustina saat memaparkan proposal Semarang Logistic Hub UCC Terboyo dalam Investment Challenge 2026 di Gumaya Hotel Tower Semarang, Senin (10/8).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Forum tersebut dihadiri panelis dari Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Bappeda Jateng, Universitas Diponegoro, PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia, serta sejumlah konsultan ahli.

Bukan Cuma Sewa Lahan

Bagi Agustina, potensi UCC Terboyo jauh lebih besar jika hanya dimanfaatkan sebagai kawasan sewa lahan.

“Proyek ini lebih dari sekadar bisnis sewa lahan fisik. Banyak peluang yang bisa kita eksplorasi untuk menjadi pendapatan pemerintah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi.”

Lokasi menjadi salah satu modal utama UCC Terboyo. Kawasan ini berada dekat dengan Pelabuhan Tanjung Emas, akses jalan tol, bandara, stasiun kereta api, hingga kawasan industri di sekitar Semarang.

Posisi tersebut membuat UCC Terboyo memiliki peluang menjadi titik strategis dalam rantai pasok barang. Distribusi bisa dibuat lebih efisien, sementara konektivitas antarkawasan ekonomi dapat semakin kuat.

Baca Juga :  Sino-Nusantara Institute Jembatani CAMSR Tiongkok Kerja Sama dengan Pemerintah Kota Semarang

Angkutan Besar Tak Lagi Bebas Masuk Kota

Konsep UCC Terboyo juga tidak berhenti pada urusan bisnis. Pemkot Semarang melihat kawasan ini sebagai salah satu solusi untuk mengurangi persoalan transportasi perkotaan.

Dengan sistem konsolidasi, barang dari berbagai sumber dapat dikumpulkan terlebih dahulu di UCC Terboyo sebelum didistribusikan ke titik-titik tujuan menggunakan sistem transportasi yang lebih terencana.

Artinya, aktivitas bongkar muat kendaraan besar yang selama ini tersebar di berbagai titik kota diharapkan bisa dikurangi.

Agustina menilai persoalan kemacetan tidak bisa dipisahkan dari aktivitas ekonomi.

“Secara ekonomi, kemacetan sangat berkorelasi terhadap laju pertumbuhan ekonomi. Hal ini menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Semarang.”

Terhubung dengan 16 Gudang dan 33 Ribu UMKM

Rencana pengembangan UCC Terboyo juga akan dikaitkan dengan pembangunan jaringan 16 gudang di setiap kecamatan.

Gudang-gudang tersebut nantinya dapat berfungsi sebagai titik pengumpulan maupun distribusi barang dari dan menuju UCC Terboyo. Dengan pola tersebut, arus barang tidak harus langsung masuk ke pusat kota.

Yang menarik, jaringan ini juga diarahkan untuk memperkuat posisi UMKM. Pemkot Semarang mencatat terdapat sekitar 33.000 UMKM yang tersebar di 177 kelurahan.

Melalui sistem klasterisasi produk dan distribusi yang lebih terarah, UCC Terboyo diharapkan mampu membuka akses pasar sekaligus meningkatkan efisiensi rantai distribusi bagi pelaku UMKM.

Baca Juga :  Resmi Dilantik Ketum GP Ansor, Ini Susunan Pengurus PC GP Ansor Kendal 2024-2028

Dengan kata lain, UCC Terboyo bukan hanya bicara soal truk dan gudang, tetapi juga bagaimana produk UMKM bisa bergerak lebih cepat dari tingkat lokal menuju pasar yang lebih luas.

Investasi Awal Rp71,17 Miliar

Semarang Logistic Hub UCC Terboyo dirancang sebagai pusat konsolidasi dan distribusi yang menghubungkan pelabuhan, kawasan industri, pusat perdagangan, hingga pasar perkotaan.

Proyek ini memanfaatkan aset Pemerintah Kota Semarang seluas sekitar 5,1 hektare, dengan area yang ditawarkan mencapai 4,4 hektare. Kebutuhan investasi awal diperkirakan sekitar Rp71,17 miliar.

Untuk menarik investor, Pemkot Semarang menyiapkan sejumlah dukungan, mulai dari penyediaan lahan, fasilitasi perizinan, pembangunan infrastruktur, hingga penguatan ekosistem investasi.

Pemkot juga membuka ruang kolaborasi yang fleksibel bagi investor dan pengelola. Skala bisnis dapat disesuaikan dengan kebutuhan pasar, sementara tenant yang masuk diharapkan memiliki fungsi yang saling terhubung.

Jika konsep ini berjalan sesuai rencana, UCC Terboyo berpotensi menjadi lebih dari sekadar kawasan logistik.

Kawasan ini bisa menjadi salah satu simpul penting yang mempertemukan logistik, investasi, UMKM, transportasi, dan perdagangan dalam satu ekosistem ekonomi.

Bagi Kota Semarang, proyek tersebut sekaligus menjadi upaya mencari sumber pertumbuhan baru—dengan harapan manfaatnya tidak hanya kembali kepada pemerintah dan investor, tetapi juga dirasakan langsung oleh masyarakat. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wujudkan Inklusi Sosial Tanpa Sekat, BAZNAS RI dan Yayasan Kiblat Abinaya Gagas Pembinaan Edutainment bagi Kaum Marjinal Sukoharjo
Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat
Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Soal Geothermal, Bupati Semarang Tegas: Lanjut atau Tidak, Kewenangan Pusat
Gaji PPPK Mau Diambil Alih Pemerintah Pusat? Jateng Bisa Punya Napas Baru Rp2 Triliun
MUI Jateng Punya “Skuad” Baru: Banyak Profesor, Siap Jadi Cooling System di Tengah Dinamika Zaman
Berita ini 22 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 21:18 WIB

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak

Kamis, 10 September 2026 - 15:15 WIB

FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!

Senin, 7 September 2026 - 20:18 WIB

Soal Geothermal, Bupati Semarang Tegas: Lanjut atau Tidak, Kewenangan Pusat

Berita Terbaru

Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim. (Gambar: Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

KABAR NUSANTARA

Vonis Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun, Ini yang Berubah

Minggu, 27 Sep 2026 - 11:44 WIB

LINTAS AKADEMIKA

Membedah Program Unggulan Sakola Kembara (Bimbel Gratis Masuk PTN)

Minggu, 27 Sep 2026 - 09:20 WIB