China Makin Lengket dengan Indonesia, Perdagangan Diprediksi Tembus Rp3.600 Triliun Tahun Ini

Selain investasi yang terus mengalir, QRIS kini juga sudah bisa dipakai di seluruh daratan China

- Penulis

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Sumber: pinterest

Ilustrasi. Sumber: pinterest

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Hubungan ekonomi Indonesia dan China makin “mesra”. Tak hanya investasi yang terus mengalir, nilai perdagangan kedua negara juga diprediksi menembus angka fantastis, yakni sekitar 200 miliar dollar AS atau setara Rp3.600 triliun hingga akhir 2026.

Optimisme itu muncul setelah nilai perdagangan Indonesia-China mencapai sekitar 101 miliar dollar AS hanya dalam enam bulan pertama tahun ini.

Duta Besar Indonesia untuk China, Djauhari Oratmangun, mengatakan China masih menjadi mitra dagang terbesar Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai perbandingan, nilai perdagangan Indonesia dengan China pada 2025 mencapai sekitar 168 miliar dollar AS. Angka tersebut jauh melampaui perdagangan Indonesia dengan seluruh negara Uni Eropa maupun Amerika Serikat.

Baca Juga :  China Siapkan Peta Jalan Baru, Malaysia Sambut Peluang Emas Kerja Sama Lima Tahun ke Depan

Tak hanya perdagangan, arus investasi dari Hong Kong dan China juga terus meningkat.

Hingga semester pertama 2026, investasi gabungan dari Hong Kong dan China ke Indonesia mencapai sekitar 10 miliar dollar AS. Jika digabungkan, kontribusinya menjadi yang terbesar dibandingkan negara lain.

Menurut Djauhari, tingginya minat investor dipengaruhi oleh semakin kondusifnya iklim investasi di Indonesia.

Di sisi lain, kerja sama ekonomi kedua negara juga semakin memudahkan aktivitas masyarakat.

Baca Juga :  Batang Makin Ngegas! Investasi Rp37,1 Triliun Bikin Daerah Ini Dijuluki 'The New Shenzhen'

Sejak Mei 2026, QRIS resmi dapat digunakan di seluruh wilayah daratan China. Artinya, wisatawan maupun pebisnis asal Indonesia kini bisa bertransaksi cukup menggunakan aplikasi pembayaran dari Indonesia tanpa harus membawa uang tunai.

Tak hanya itu, transaksi menggunakan mata uang lokal atau Local Currency Transaction (LCT) antara rupiah dan yuan juga melonjak lebih dari 200 persen sepanjang Januari-Juni 2026.

Perkembangan ini dinilai menjadi sinyal bahwa hubungan ekonomi Indonesia dan China tidak hanya semakin besar dari sisi nilai perdagangan, tetapi juga semakin terintegrasi dalam sistem pembayaran dan investasi. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?
Trump Buka Pintu untuk Mobil China di AS, Ada Satu Syarat
Indonesia Tak Mau Cuma Jadi Pasar: Investasi Industri EV Tembus Rp30 Triliun
China Bangkit Jadi Raksasa Industri, Bukan Sekadar Soal “Kelebihan Kapasitas”
China Masuk Madura! Pulau Garam Disiapkan Jadi Pusat Industri Baru Jawa Timur?
China Siapkan Peta Jalan Baru, Malaysia Sambut Peluang Emas Kerja Sama Lima Tahun ke Depan
Friends of Silk Road Club Nepal Bahas Rencana Lima Tahun China, Dinilai Bisa Jadi Inspirasi Pembangunan Nepal
Bangladesh Resmi Bentuk Friends of Silk Road Club, Hubungan dengan China Makin Erat?
Berita ini 19 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 12:14 WIB

Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?

Sabtu, 12 September 2026 - 11:34 WIB

Trump Buka Pintu untuk Mobil China di AS, Ada Satu Syarat

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:15 WIB

Indonesia Tak Mau Cuma Jadi Pasar: Investasi Industri EV Tembus Rp30 Triliun

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:31 WIB

China Bangkit Jadi Raksasa Industri, Bukan Sekadar Soal “Kelebihan Kapasitas”

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:25 WIB

China Masuk Madura! Pulau Garam Disiapkan Jadi Pusat Industri Baru Jawa Timur?

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB