Jawa Tengah Dilirik Lagi! Wanxinda Group Siapkan Investasi Rp1 Triliun di KIT Batang

"Pabrik seluas 98 hektare ini bakal menggarap lima sektor strategis, mulai dari motor listrik hingga elektronik. Kehadirannya diproyeksikan memperkuat ekspor dan membuka ribuan lapangan kerja di Jawa Tengah."

- Penulis

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

POV: Pabrik Wanxinda Group Indonesia di Kawasan Industri Terpadu Batang. (Dok istimewa)

POV: Pabrik Wanxinda Group Indonesia di Kawasan Industri Terpadu Batang. (Dok istimewa)

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Arus investasi asing ke Jawa Tengah terus menguat. Kali ini, perusahaan asal China, Wanxinda Group, resmi menggelontorkan investasi senilai Rp1 triliun untuk membangun kawasan manufaktur di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Kabupaten Batang.

Perwakilan Wanxinda Group, Khairul Mahall, mengatakan perusahaan telah menyiapkan pembangunan pabrik di atas lahan seluas 98 hektare. Investasi tersebut menjadi bagian dari ekspansi bisnis Wanxinda di Indonesia.

Mengutip Investor.id, Wanxinda Group berencana membawa sekitar 700 proyek investasi ke Indonesia yang akan difokuskan pada lima sektor utama, yakni motor listrik, kosmetik, fesyen, kesehatan, dan elektronik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Rencananya Wanxinda Group membawa investasi ke Indonesia sebanyak 700 proyek, termasuk ke KITB, dengan lima sektor usaha yaitu motor listrik, kosmetik, fesyen, kesehatan, dan elektronik,” ujar Khairul.

Wanxinda sendiri bukan pemain baru di industri manufaktur global. Perusahaan asal China ini telah memiliki empat basis produksi di Guangzhou, Binzhou, Myanmar, dan Indonesia. Produk-produknya dipasarkan ke berbagai negara, termasuk menjadi pemasok bagi perusahaan besar seperti Amazon di Amerika Serikat.

Baca Juga :  China Kini Lirik AI dan Semikonduktor di Indonesia, Investasi Tak Lagi Cuma Tambang dan Pabrik

Selain bergerak di bidang manufaktur, Wanxinda juga mengembangkan bisnis teknologi informasi (IT), media, produksi aksesori teknologi, hingga perlengkapan perjalanan.

Khairul berharap kehadiran Wanxinda tidak hanya memperluas investasi China di Indonesia, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi perekonomian Jawa Tengah.

“Kami berharap kehadiran Wanxinda Group akan meningkatkan perekonomian di Jawa Tengah, menyerap banyak tenaga kerja, dan juga meningkatkan ekspor Jawa Tengah,” katanya.

Investasi Jateng Terus Melaju

Masuknya Wanxinda memperkuat tren positif investasi di Jawa Tengah dalam beberapa tahun terakhir.

Sepanjang 2025, realisasi investasi di Jawa Tengah mencapai Rp88,50 triliun, terdiri dari Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp50,86 triliun dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp37,64 triliun.

Baca Juga :  Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?

Nilai tersebut terealisasi melalui 105.078 proyek yang berhasil menyerap sekitar 418.138 tenaga kerja.

Momentum positif itu berlanjut pada Triwulan I 2026. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mencatat realisasi investasi mencapai Rp23,02 triliun, naik 5,35 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Dari total investasi tersebut, PMA masih mendominasi dengan nilai Rp12,98 triliun atau 56,40 persen, sementara PMDN mencapai Rp10,04 triliun atau 43,60 persen.

Seluruh investasi itu tersebar dalam 24.957 proyek dan menyerap sekitar 92.000 tenaga kerja.

Dominasi investasi asing tersebut menunjukkan Jawa Tengah masih menjadi salah satu tujuan utama investor global, termasuk dari China, berkat kawasan industri yang terus berkembang serta dukungan infrastruktur dan iklim investasi yang semakin kompetitif. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?
Trump Buka Pintu untuk Mobil China di AS, Ada Satu Syarat
Indonesia Tak Mau Cuma Jadi Pasar: Investasi Industri EV Tembus Rp30 Triliun
China Bangkit Jadi Raksasa Industri, Bukan Sekadar Soal “Kelebihan Kapasitas”
China Masuk Madura! Pulau Garam Disiapkan Jadi Pusat Industri Baru Jawa Timur?
China Siapkan Peta Jalan Baru, Malaysia Sambut Peluang Emas Kerja Sama Lima Tahun ke Depan
Friends of Silk Road Club Nepal Bahas Rencana Lima Tahun China, Dinilai Bisa Jadi Inspirasi Pembangunan Nepal
Bangladesh Resmi Bentuk Friends of Silk Road Club, Hubungan dengan China Makin Erat?
Berita ini 49 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 12:14 WIB

Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?

Sabtu, 12 September 2026 - 11:34 WIB

Trump Buka Pintu untuk Mobil China di AS, Ada Satu Syarat

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:15 WIB

Indonesia Tak Mau Cuma Jadi Pasar: Investasi Industri EV Tembus Rp30 Triliun

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:31 WIB

China Bangkit Jadi Raksasa Industri, Bukan Sekadar Soal “Kelebihan Kapasitas”

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:25 WIB

China Masuk Madura! Pulau Garam Disiapkan Jadi Pusat Industri Baru Jawa Timur?

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB