Bukan Cuma Kuliah! Mahasiswa FISIP Unwahas Diajak Melek Duit dan Jadi Penulis Keren di Kelas Tirto

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Ruang Teater Kampus 2 FISIP Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang mendadak penuh energi, Rabu (20/5/2026).

Lewat program Kelas Tirto bertema “Jurnalisme Data”, mahasiswa diajak naik level: bukan cuma jago teori, tapi juga melek finansial dan siap jadi kreator masa depan.

Kegiatan hasil kolaborasi tirto.id dan Bank Jago itu berlangsung semarak. Mulai dari talk show literasi keuangan sampai workshop jurnalisme data, suasana acara terasa hidup dan interaktif.

Sejumlah narasumber hadir langsung menyapa mahasiswa, di antaranya External Relation Specialist Bank Jago Agus Supriyadi, Sustainability Program Activation Specialist Bank Jago Andina Ratri Aryani, hingga Pemimpin Redaksi Tirto.id, Rachmadin Ismail.

Dalam sesi talk show, Andina Ratri Aryani membedah mindset anak muda soal masa depan. Menurutnya, mahasiswa zaman sekarang harus mulai memikirkan langkah hidup sejak masih kuliah, mulai dari mengatur keuangan, membangun karier, lanjut studi, sampai membuka peluang usaha sendiri.

“Anak muda sekarang harus punya bekal. Bukan cuma IPK, tapi juga kemampuan mengelola waktu dan finansial,” ungkapnya di hadapan peserta.

Sementara itu, Rachmadin Ismail membakar semangat mahasiswa untuk mulai berani menulis. Ia menegaskan, kemampuan menulis di era digital bisa menjadi “senjata” penting untuk berbagai profesi dan passion.

Tak hanya itu, Rachmadin juga menekankan pentingnya validasi data dalam dunia jurnalistik. Menurutnya, informasi yang dipublikasikan harus berbasis data agar tidak menjadi hoaks dan justru bisa memberi pencerahan bagi publik.

“Kalau menulis berdasarkan data yang valid, tulisan kita bisa berdampak besar untuk masyarakat,” tegasnya.

Di sisi lain, Dekan FISIP Unwahas, Ali Martin, menyambut antusias hadirnya Kelas Tirto di kampusnya. Ia menyebut kegiatan tersebut bukan sekadar seminar biasa, melainkan ruang penguatan skill mahasiswa menghadapi era media digital.

Menurutnya, mahasiswa saat ini harus dibekali kemampuan teknis seperti menulis berita, membuat skrip, menjadi content creator, hingga academic writing yang relevan dengan perkembangan zaman.

Ali Martin pun berharap dari kegiatan ini akan lahir talenta-talenta muda baru yang siap bersaing di dunia media dan industri kreatif.

“FISIP Unwahas siap mencetak generasi penulis dan kreator yang berkarakter,” pungkasnya. (Red)

Redaksi Suara Muda, Saatnya Semangat Kita, Spirit Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like