Kang Yod Turun ke Pesantren, Soroti Pendidikan hingga Program Makan Bergizi Gratis di Tasikmalaya

- Penulis

Sabtu, 18 April 2026 - 11:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, TASIKMALAYA — Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Jawa Barat, Yod Mintaraga, melaksanakan kegiatan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan Tahun Anggaran 2026 di lingkungan Yayasan Pendidikan Islam Kaffah, Pesantren Srahtarjuningrahyu Kiarakuda, Desa Pakemitan, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (17/4/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari fungsi pengawasan DPRD Jawa Barat dalam memastikan program dan kebijakan pemerintah daerah berjalan sesuai peraturan perundang-undangan serta tepat sasaran bagi masyarakat.

Sedikitnya ratusan pendidik dan tenaga kependidikan hadir, bersama unsur pimpinan yayasan, pengelola pesantren, kepala desa, hingga para kepala sekolah dari berbagai jenjang pendidikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Yayasan Pendidikan Islam Kaffah, KH. Ade Daruttahqiq, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan silaturahmi yang dilakukan. Ia menilai kehadiran wakil rakyat tersebut membawa manfaat nyata bagi lembaga pendidikan yang dipimpinnya, termasuk bantuan infrastruktur yang telah dirasakan.

Baca Juga :  Ramadhan Student Camp Pondok Modern Al Basthah 2025: Kolaborasi CBI Group, Abdul Rasyid Foundation, dan Wives Forum CBI

“Ini menjadi kebanggaan bagi kami. Kehadiran beliau selama ini telah memberi kontribusi nyata, termasuk pembangunan jalan hotmik di lingkungan pesantren,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, H. Yod Mintaraga—sapaan akrab Kang Yod —yang dulu pernah menimba ilmu di pesantren ini, memaparkan berbagai isu strategis sesuai ruang lingkup kerja Komisi VI DPRD Jawa Barat, khususnya terkait pembangunan infrastruktur, tata ruang, dan pendidikan.

Ia menyoroti tantangan pendidikan nasional yang menurutnya perlu mendapat perhatian serius. Salah satunya melalui penguatan kualitas sumber daya manusia sejak dini, termasuk lewat program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Program ini penting untuk meningkatkan kualitas generasi muda. Namun, dalam pelaksanaannya masih perlu pengawasan yang lebih optimal agar tepat sasaran,” katanya.

Selain itu, ia menjelaskan kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam menyalurkan bantuan pendidikan bagi sekolah swasta. Program Biaya Pendidikan Menengah Universal (BPMU) kini diarahkan menjadi skema beasiswa bagi siswa kurang mampu, guna memastikan distribusi bantuan lebih efektif.

Baca Juga :  'Man-teman', ASEAN Ulang Tahun ke-57 Hari ini, Begini Tema dan Logo Resminya!

Di tengah keterbatasan fiskal daerah, Kang Yod menegaskan bahwa pemerintah tetap berkomitmen menjaga akses pendidikan bagi masyarakat tanpa memberatkan biaya. Ia juga mengingatkan pentingnya transparansi dan pemahaman masyarakat terhadap kebijakan pendidikan.

“Sering kali persoalan muncul bukan karena kebijakan yang keliru, tetapi karena informasi yang tidak tersampaikan secara utuh kepada masyarakat,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara legislatif dan eksekutif semakin kuat, sehingga pelaksanaan pembangunan dan pelayanan publik di Jawa Barat pada Tahun Anggaran 2026 dapat berjalan optimal, berkelanjutan, serta berpihak pada kepentingan masyarakat luas. (Ade Dedi).

 

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jokowi Bikin Pernyataan Berani: “PSI Partai Baru, tapi Sudah Banyak yang Ketakutan”
Vonis Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun, Ini yang Berubah
Pidato di PBB, Sugiono Bawa Pesan Prabowo: Dunia Butuh Ketahanan dan Kerja Sama
Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
Berita ini 11 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 09:29 WIB

Jokowi Bikin Pernyataan Berani: “PSI Partai Baru, tapi Sudah Banyak yang Ketakutan”

Minggu, 27 September 2026 - 11:44 WIB

Vonis Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun, Ini yang Berubah

Minggu, 27 September 2026 - 09:31 WIB

Pidato di PBB, Sugiono Bawa Pesan Prabowo: Dunia Butuh Ketahanan dan Kerja Sama

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Minggu, 20 September 2026 - 22:54 WIB

Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan

Berita Terbaru

Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim. (Gambar: Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

KABAR NUSANTARA

Vonis Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun, Ini yang Berubah

Minggu, 27 Sep 2026 - 11:44 WIB

LINTAS AKADEMIKA

Membedah Program Unggulan Sakola Kembara (Bimbel Gratis Masuk PTN)

Minggu, 27 Sep 2026 - 09:20 WIB