VIRAL! Puncak Tertinggi Gunung Muria ‘Diserbu’ Sampah Pendaki: Netizen Geram!

Foto: Suara Jepara

SUARAMUDA.NET, JEPARA — Keindahan sakral di Gunung Muria mendadak tercoreng! Puncak tertingginya, Puncak 29 alias Songolikur, kini viral bukan karena panorama epiknya—tapi karena tumpukan sampah yang bikin geleng-geleng kepala.

Unggahan dari akun Instagram @ziharaananda_ pada Selasa (07/04/2026) langsung meledak di media sosial.

Dalam postingannya, terlihat kondisi memilukan di area Punden view Puncak 29—yang seharusnya sakral, justru “dikepung” sampah plastik sisa pendaki.

Pesannya sederhana tapi nusuk banget:

“Kalau nggak nemu tempat sampah, ya dibawa turun. Jangan ditinggal! Sekarang malah numpuk di samping punden. Sayang banget…”

Dari Spot Sakral Jadi Spot ‘Sampah Estetik’?

Puncak 29 yang berada di Desa Tempur, Kecamatan Keling, Jepara, selama ini dikenal sebagai jalur favorit dengan view luar biasa.

Tapi kini, statusnya sebagai kawasan religi dan cagar alam seolah nggak cukup bikin semua orang sadar diri.

Area Petilasan Punden—yang dihormati warga sekitar—justru jadi “korban” ulah oknum pendaki yang lebih sibuk cari foto estetik ketimbang tanggung jawab.

Netizen: “Pendaki atau Perusak Alam?”

Unggahan ini langsung jadi ajang “absen” tak langsung. Banyak netizen menyindir keras: datang bawa logistik, pulang tinggalin plastik. Mau foto bagus, tapi ninggalin jejak buruk. Ngaku pecinta alam, tapi malah nyakitin alam.

Catatan Keras Buat Kamu yang Mau Naik Puncak 29:

  • Ini Kawasan Suci! Hormati Punden dan budaya lokal Desa Tempur
  • Sampahmu adalah Tanggung Jawabmu! Nggak ada tempat sampah? Ya wajib bawa turun
  • Jangan Rusak Nama Pendaki! Satu ulah bisa bikin semua kena stigma

Kini, viralnya kondisi ini jadi tamparan keras buat semua pecinta alam. Jangan sampai Puncak 29 berubah julukan dari “negeri di atas awan” jadi “puncak penuh sampah.” (Red)

Sumber: Suara Jepara

Redaksi Suara Muda, Saatnya Semangat Kita, Spirit Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like