Unit Saber Pungli Wonogiri Gelar Sosialisasi ke SD dan SMP: Tanamkan Jiwa Antikorupsi Sejak Dini

- Penulis

Kamis, 3 Oktober 2024 - 02:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA, WONOGIRI — Sebagai langkah untuk menanamkan jiwa antikorupsi sejak dini, Unit Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Kabupaten Wonogiri menggelar Sosialisasi Penanaman Nilai Dasar Antikorupsi di dua Sekolah Dasar (SD) dan dua Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Keempat sekolah yang dikunjungi Unit Saber Pungli Kabupaten Wonogiri adalah SDN 1 Wonogiri, SDN 7 Wonogiri, SMPN 2 Wonogiri, dan SMPN 6 Wonogiri. Kunjungan dan sosialisasi dilaksanakan selama dua hari, yakni pada hari Selasa hingga Rabu (1-2/10/2024).

Sebanyak dua narasumber dihadirkan dalam kegiatan ini. Mereka adalah Penyuluh Antikorupsi Kabupaten Wonogiri, Ruslina Dwi Wahyuni dari Staimas Wonogiri, dan Sri Wahyuni yang juga guru SMAN 1 Girimarto.

Kedua narasumber ini memberikan wawasan mendalam tentang korupsi, gratifikasi, dan praktik suap di lingkungan sekolah serta pentingnya integritas pada generasi muda Indonesia.

Tujuan dari kegiatan ini, menurut Ruslina adalah untuk menanamkan nilai-nilai integritas dan kejujuran sejak dini kepada para siswa, sehingga mereka dapat menjadi generasi yang bebas dari korupsi di masa depan.

Kepala SDN 1 Wonogiri, Yoni Ernawanto menyampaikan, pemahaman tentang bahaya korupsi amat penting bagi para siswanya.

“Perlu kita tanamkan pemahaman di benak para siswa, bahwa tindakan kecil yang jujur dapat memberikan dampak besar bagi masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Kota Besar Tak Bisa Santai! Agustina Ungkap Krisis Pangan Jadi Tantangan Serius Semarang

Yoni berharap melalui sosialisasi ini, para siswa dapat memahami dan menerapkan nilai-nilai antikorupsi dalam kehidupan sehari-hari.

“Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat membentuk karakter siswa yang berintegritas dan berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari korupsi,” tuturnya.

Rangkaian kegiatan yang berlangsung di empat sekolah ini mendapat respon positif baik dari para guru maupun para siswa. Siswa tampak antusias mengikuti setiap sesi materi yang disampaikan. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pajak Kendaraan Banyak Nunggak, Bapenda Jateng Siapkan Jurus Baru Libatkan RT hingga RW
Wali Kota Agustina Antar Semarang Sabet PAPTI Award 2026, Dinobatkan Jadi Kota Terandal!
Pati Bersiap Punya Pabrik Tas dan Koper Raksasa! Investor China Bidik Serap 3.500 Pekerja Lokal
FKUB Kota Semarang Perkuat Toleransi Lewat Dialog Lintas Agama, Libatkan Pemerintah, DPRD, Akademisi, dan Tokoh Agama
Kejati Jateng Mulai ‘Resik-Resik’ SPPG, Semua Diperiksa dari Dekat!
Sulap Sampah Jadi Rupiah, Pemuda Disabilitas Sukoharjo Sukses Gelar Pameran Seni Ekologis dan Resmikan Unit Usaha
Warga Jateng, Masih Ingat Jateng Valley di Hutan Penggaron? Proyek Rp2 Triliun yang Kini Terbengkalai
Aduh, Sidang Eks Bupati Pati Sudewo Berujung Chaos! Pendukung Jebol Pagar Pengadilan, Mobil Tahanan Tertahan 1,5 Jam
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:03 WIB

Pajak Kendaraan Banyak Nunggak, Bapenda Jateng Siapkan Jurus Baru Libatkan RT hingga RW

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:28 WIB

Wali Kota Agustina Antar Semarang Sabet PAPTI Award 2026, Dinobatkan Jadi Kota Terandal!

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:30 WIB

Pati Bersiap Punya Pabrik Tas dan Koper Raksasa! Investor China Bidik Serap 3.500 Pekerja Lokal

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:51 WIB

FKUB Kota Semarang Perkuat Toleransi Lewat Dialog Lintas Agama, Libatkan Pemerintah, DPRD, Akademisi, dan Tokoh Agama

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:16 WIB

Kejati Jateng Mulai ‘Resik-Resik’ SPPG, Semua Diperiksa dari Dekat!

Berita Terbaru